Kumparan Logo

5 Manfaat Salak, Si Manis yang Tajam dan Bersisik

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi salak Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salak Foto: dok.shutterstock

Masyarakat Indonesia tentu familier dengan salak? Ya, buah dengan kulit bersisik seperti ular ini memiliki rasa yang unik. Manis dengan rasa sedikit sepat, menjadi salah satu keunikan buah yang sering disebut snake fruit ini.

Selain rasanya yang manis, salak juga memiliki tekstur daging yang renyah. Tak heran, jika buah ini sering dijadikan camilan.

Ternyata, di balik rasa dan tekstur kulitnya yang unik, buah yang memiliki nama Salacca zalacca ini menyimpan segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Manfaat kesehatan apa saja yang ditawarkan salak? Berikut kumparan rangkum untuk kamu.

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Buah salak Foto: dok Reisefreiheit_eu/ pixabay

Salak, mengandung senyawa polifenol dan flavonoid yang bisa membantu memerangi kerusakan sel dan jaringan tubuh. Tak hanya itu, salak juga mengandung beta karoten yang baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular; seperti stroke dan kanker.

Sebuah penelitian bahkan menyebut, jika ekstrak salak pondoh yang ditambahkan etanol (sebagai pelarut) bisa meningkatkan imunitas tikus yang sebelumnya terinfeksi bakteri.

Sayangnya, penelitian tersebut masih terbatas pada hewan dan belum ada penelitian yang mencoba membuktikan pada manusia.

2. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi sakit jantung Foto: Shutterstock

Selanjutnya, salak juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan kandungan kalium, antioksidan, dan mineral yang ada di dalamnya, berfungsi mengatur kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Bahkan, kandungan kalium yang ada di dalam salak, bisa membantu mengirimkan impuls saraf yang mempengaruhi detak jantung. Dengan mengkonsumsi banyak asupan kalium ini, maka jantung akan tetap sehat.

3. Melancarkan pencernaan

Usus besar dan saluran pencernaan manusia. Foto: Elionas2 via pixabay

Banyak sekali anggapan yang menyebut, salak bisa menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Padahal, anggapan tersebut hanyalah mitos dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Menurut ahli gizi dan olahraga, Jansen Ongko, M.Sc., RD., salak justru membantu melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan, kandungan serat, kalsium, tanin, saponin, flavonoid dan beta karotennya baik untuk sistem pencernaan.

Sebagai contoh, kandungan serat yang ada di dalam salak bisa membantu mempercepat proses pembuangan zat-zat sisa, racun, dan kandungan lainnya yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, kamu akan terhindar dari sembelit.

4. Menjaga berat badan

Ilustrasi timbangan berat badan. Foto: Shutter Stock

Manfaat yang keempat,t ini mungkin cocok bagi kamu yang sedang menjalani program diet. Menurut penelitian, kandungan serat yang ada di dalam salak bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Alhasil, kamu akan makan lebih sedikit dan berat badan pun bisa berkurang.

Selain itu, salak juga kaya akan kalsium dan karbohidrat yang bisa mendukung energi tubuh saat sedang menjalani program diet.

5. Meningkatkan kepadatan tulang

Ilustrasi tulang sehat Foto: Clam Onejeghuo/Unsplash

Selain bisa mendukung energi tubuh, kandungan kalsium yang ada di dalam salak juga baik untuk meningkatkan kepadatan dan kesehatan tulang. Selain itu, salak juga mengandung zat besi yang bisa memperkuat otot dan sendi.

Kabarnya, kandungan zat besi dan kalsium yang ada di dalam salak juga bermanfaat dalam mengatur kekentalan darah serta meningkatkan fungsi saraf di seluruh tubuh.