5 Manfaat Sari Kurma, Minuman Kaya Vitamin B Peningkat Daya Tahan Tubuh

Sebentar lagi bulan Ramadan akan tiba, rasanya menyetok kurma di rumah menjadi suatu hal lumrah, ya? Biasanya kurma enak dimakan begitu saja atau tersedia dalam bentuk suplemen siap minum. Yup, sari kurma juga merupakan bentuk lain dari sajian buah ini yang praktis untuk kita konsumsi.
Sari kurma memiliki rasa yang enggak kalah legit dari buah aslinya; bahkan mirip-mirip madu. Bukan hanya itu, sari kurma juga mengandung segudang manfaat kesehatan, lho.
Ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa sari kurma dapat meningkatkan daya tahan tubuh hingga kesehatan otak. Untuk itu, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini:
1. Meningkatkan kesehatan otak
Mengonsumsi kurma, rupanya menurut penelitian dalam jurnal Neural Regeneration Research tahun 2016, dapat mengurangi aktivitas protein beta amiloid, yang dapat membentuk plak di otak.
Jika plak tersebut menumpuk di otak, maka bisa menimbulkan gangguan komunikasi antara sel-sel otak; yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer.
2. Minuman penambah energi
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat menambah stok energi dalam tubuh. Hal ini juga terbukti dalam penelitian International Journal of Food Sciences and Nutrition yang membuktikan, seseorang mengonsumsi kurma usai berolahraga energinya kembali meningkat.
Itulah mengapa, saat berbuka puasa kita sangat disarankan untuk mengonsumsi kurma ataupun sarinya. Dengan begitu yang tadinya badan lemas karena menahan lapar dan haus seharian dapat kembali segar.
3. Menjaga daya tahan tubuh
Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of the American College of Nutrition tahun 2005, kurma kaya akan antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit. Ada tiga antioksidan yang terkandung di dalamnya, yakni flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik.
Selain itu, dikutip dari Food NDTV kurma juga terkandung beragam vitamin B; mulai dari B1, B2, B3, dan B5, serta vitamin A1 dan C. Vitamin-vitamin tersebut memiliki sifat imunoterapi yang turut membantu menjaga daya tahan tubuh.
4. Melancarkan pencernaan
Dalam seporsi kurma dengan berat 100 gram, setidaknya mengandung tujuh gram serat.
Kandungan serat yang cukup banyak tersebut, menurut sebuah studi World Journal of Gastroenterology, dapat membantu kelancaran kerja sistem pencernaan kita. Dengan begitu pula masalah pencernaan seperti sembelit pun dapat terhindar.
5. Mengontrol gula darah
Dikutip dari penelitian International Journal of Clinical and Experimental Medicine tahun 2014, kurma berpotensi mengontrol kadar gula darah. Ini karena dalam kurma terkandung indeks glikemik yang rendah, serat, dan berbagai jenis antioksidan.
Makanya enggak heran kalau sari kurma menjadi salah satu pemanis alami yang bisa kamu campur dalam minuman maupun makanan.
