Kumparan Logo

5 Tips Memasak Daging Kambing agar Tidak Alot dan Bau Prengus

kumparanFOODverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sate kambing Madura H Husain Blok S Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sate kambing Madura H Husain Blok S Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Menjelang Idul Adha biasanya stok daging kambing akan melimpah. Wajar bila di momen seperti ini sebagian dari kita menyajikan masakan dengan bahan daging tersebut; seperti sate, gulai, tongseng, dan makanan enak lainnya.

Sayangnya, memasak daging kambing memang agak tricky --alias susah-susah gampang. Enggak semua orang ahli dalam mengolah daging yang punya bau khas ini. Salah teknik pengolahan, cita rasa daging kambing bisa menjadi kurang sedap.

Tak perlu khawatir, ada beberapa teknik dan trik sederhana dalam mengolah daging kambing agar bebas bau prengus. Tekstur dagingnya pun enggak akan alot. Penasaran? Yuk, langsung simak tips memasak selengkapnya berikut ini:

1. Potong daging dengan cara yang tepat

Ilustrasi daging kambing Foto: Dok. Thinkstock

Kualitas dan rasa daging kambing sangat tergantung pada cara pemotongannya. Saat memotong daging kambing, usahakan potong berlawanan dengan seratnya. Sebab memotong daging mengikuti seratnya, justru membuat daging sulit untuk dikunyah.

Begitu pula menurut pemilik warung Sate Kambing Sor Talok yang legendaris di Yogyakarta, Harto mengatakan jika ingin dagingnya empuk teknik ketika menyembelih kambing pun harus tepat.

"Sebelum dipotong, mulutnya itu dibuka. Ditahan dulu biar udara masuk jadi daging menggembung. Lalu setelah mulutnya dilepas, langsung disembelih," jelasnya kepada kumparan.

2. Jangan buang lapisan putih pada daging

Ilustrasi daging kambing Foto: Dok. Thinkstock

Laki-laki berusia 53 tahun itu juga menyarankan, jika ingin dagingnya terasa gurih maka sebaiknya lapisan putih yang menempel pada daging jangan dibuang. "Itu kalau orang Jawa menyebutnya sandung lamur. Nah, itu yang bikin gurih, itu bukan lemak," tambahnya.

3. Jauhkan dari jeroan

Potongan jeroan sebagai lauk nasi krawu Foto: Safira Maharani/ kumparan

Menurut Harto, salah satu yang juga membuat daging kambing prengus yakni karena sering digabungkan dengan jeroan. Jadi, agar tak bau prengus atau amis sebaiknya pisahkan langsung daging dengan potongan jeroan lainnya.

"Biar enggak bau prengus, jeroan jangan didekati sama daging. Jadi, enggak amis. Jeroan diambil dulu jangan didekati sama daging, dipisahin yang jauh. Lemak atau gajihnya itu juga jangan didekati," pungkasnya.

4. Marinasi sebelum mengolah daging kambing

Nanas digunakan sebagai obat anti peradangan. Foto: Thinkstockphotos

Ada banyak bahan alami yang dapat membuat daging kambing menjadi empuk dan enggak bau prengus. Misalnya kamu bisa menggunakan nanas, daun pepaya, atau rempah-rempah; seperti asam jawa atau belimbing wuluh.

Tipsnya pun mudah, kamu perlu menghaluskan bahan marinasi terlebih dahulu sebelum mengoleskannya ke daging kambing. Diamkan selama kurang lebih setengah jam, baru kemudian bersihkan menggunakan tisu atau tangan yang bersih.

5. Jangan mencuci daging kambing

Ilustrasi Mencuci Daging Foto: Shutterstock/Halfpoint

Tips terakhir dan enggak kalah penting yakni jangan cuci daging kambing, karena justru akan membuat aromanya semakin menyengat dan teksturnya jadi alot.

Menurut penjelasan jebolan chef Master Chef Indonesia season 4, Denny Gumilang, daging kambing sebaiknya langsung dimasak tanpa perlu dicuci.

"Banyak yang mengira bahwa daging kambing harus dicuci karena baunya prengus. Padahal bau tersebut disebabkan oleh bakteri. Yang penting jaga higienitas saat memotong daging kambing," ujarnya.

Agar Daging Kurban Tahan Lama. Foto: Kiagoos Aulianshah/kumparan
embed from external kumparan