Kumparan Logo

Selain Tingkatkan Gairah Seksual, Ini Manfaat Lain Daging Kambing

kumparanFOODverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi daging kambing Foto: Dok. Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daging kambing Foto: Dok. Thinkstock

Selain daging sapi, daging kambing juga biasanya jadi santapan istimewa saat Idul Adha. Daging kambing sendiri punya tekstur dan aroma yang khas, sehingga ia disukai oleh sebagian orang.

Di balik tekstur dan aromanya yang khas, ternyata ada alasan tersendiri kenapa daging kambing begitu disukai. Salah satunya, soal khasiat daging kambing yang dipercaya bisa tingkatkan gairah seksual pada laki-laki.

Selain manfaat tadi, berikut kumparan rangkum empat manfaat mengonsumsi daging kambing untuk kesehatan:

1. Meningkatkan gairah seksual

Ilustrasi berhubungan seks atau bercinta. Foto: Shutterstock

Anggapan bahwa daging kambing sebagai makanan afrodisiak --zat yang mampu meningkatkan gairah seksual-- sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu. Daging kambing mengandung senyawa asam amino bernama L-arginin, yang bekerja melebarkan pembuluh darah pada tubuh.

Pembuluh darah yang melebar tersebut akan melancarkan aliran darah dan secara tidak langsung akan meningkatkan libido pria. Peningkatkan aliran darah segar dari jantung ke testis juga bisa membantu memicu produksi hormon seks testosteron.

Selain itu, kandungan zat besi yang ada pada daging kambing juga dipercaya bisa membantu meningkatkan produksi testosteron.

Meski dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual laki-laki, kamu tetap tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daging kambing terlalu banyak.

2. Pembentukan otot

Ilustrasi olahraga kickboxing. Foto: Shutterstock

Selain bisa meningkatkan gairah seksual, daging kambing juga mengandung protein yang bermanfaat untuk pembentukan otot. Manfaat ini tentunya berguna bagi laki-laki yang sedang menjalani program pembesaran otot.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, asupan protein yang tidak memadai bisa mempercepat dan memperburuk pengecilan otot. Hal ini juga bisa meningkatkan risiko sarkopenia atau suatu kondisi degenerasi otot seiring bertambahnya usia.

Jika kamu ingin memperbesar otot, konsumsilah daging dan makanan tinggi protein lain secara teratur.

3. Meningkatkan kinerja fisik

Ilustrasi olahraga plank. Foto: Shutterstock

Manfaat daging kambing selanjutnya adalah meningkatkan kinerja fisik. Hal ini karena daging kambing mengandung beta-alanine atau sejenis asam amino yang menghasilkan carnosine --zat yang diperlukan untuk fungsi otot.

Beta-alanine sendiri biasanya ditemukan dalam daging kambing, sapi, hingga babi. Menurut studi yang dipublikasikan dalam J Appl Physiol, kadar carnosine yang tinggi pada otot manusia bisa menurunkan kelelahan dan meningkatkan kinerja saat berolahraga.

4. Mencegah anemia

Kelelahan, salah satu gejala anemia Foto: Pixabay

Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi demikian, tubuh akan merasa letih dan lelah sehingga tidak bisa melakukan aktivitas secara optimal.

Kekurangan zat besi menjadi penyebab utama anemia. Untuk bisa mendapatkan sumber zat besi terbaik, maka konsumsilah daging kambing. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada 2009, daging kambing mengandung zat besi yang berasal dari sumber hewani.

Sederhananya, daging kambing memang bisa meningkatkan asupan zat besi dalam tubuh. Akan tetapi, daging kambing tidak bisa mengatasi semua jenis anemia. Hanya jenis anemia defisiensi besi saja yang bisa diatasi oleh daging kambing.

embed from external kumparan