6 Alasan Kita Merasa Lapar saat Bangun Tidur

Pernahkah kamu merasa amat kelaparan saat bangun tidur? Bukannya segar, tubuh malah terasa lemas dan lesu meski sudah tidur lama. Atau, sering terbangun pada dini hari, hanya karena perut keroncongan?
Kok bisa, sih kita merasa kelaparan, padahal sudah makan banyak. Lagipula, tidak ada aktivitas apa pun yang dilakukan, cuma memejamkan mata saja.
Ternyata, ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya rasa lapar ketika kita bangun tidur, lho. Mulai dari kebiasaan hidup yang buruk, sampai gejala kesehatan tertentu. Simak rangkuman selengkapnya berikut ini, yuk!
1. Makan terlalu banyak sebelum tidur
Tahukah kamu, rasa lapar yang muncul saat bangun tidur justru bisa dipicu karena kita makan terlalu banyak sebelum tidur. Mengonsumsi makanan --terutama yang tinggi gula dan pati-- sebelum tidur bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
Pankreas kemudian akan melepaskan hormon bernama insulin, yang memerintahkan sel tubuh menyerap gula darah. Akibatnya, kadar gula darah akan anjlok, menciptakan rasa lapar.
Studi berjudul The Health Impact of Nighttime Eating: Old and New Perspectives juga menunjukkan, makan di malam hari justru kurang memuaskan bila dibandingkan di pagi hari. Para peneliti juga menyarankan, untuk mengonsumsi kudapan dalam porsi kecil namun kaya nutrisi sebelum tidur, dengan kalori kurang dari 200.
2. Kurang tidur
Tak mendapatkan waktu tidur yang cukup juga bisa menyebabkan kontrol gula darah yang buruk. Saat kita kurang tidur, kadar ghrelin --hormon pencipta rasa lapar-- akan meningkat. Pastikan selalu mendapat waktu tidur yang cukup, selama enam sampai delapan jam untuk mencegah kelaparan di pagi hari.
3. PMS (Premenstrual Syndrome)
PMS bisa memengaruhi kesehatan dan perilaku fisik, yang biasanya terjadi saat masa menstruasi akan dimulai. Kondisi ini bisa terjadi akibat adanya perubahan pada kadar hormon.
Salah satu gejala yang umum terjadi adalah keinginan untuk sering makan, khususnya kudapan yang bercita rasa manis. Kalau kamu sering merasa kelaparan saat bangun tidur, atau bahkan terbangun pada dini hari karena lapar, bisa jadi penyebabnya adalah PMS.
4. Melewatkan waktu makan
Dengan rutinitas sehari-hari yang sangat padat, bukan tak mungkin jadwal makan kita jadi berantakan. Melewatkan waktu makan pun sangat sering terjadi.
Nah, kalau defisit kalori pada tubuh sudah terlalu besar, hal ini bisa mengganggu waktu tidur. Sebab, sinyal lapar yang dikirimkan tubuh cukup kuat, sampai bisa membangunkan kita. Apalagi, dilansir Cooking Light, tubuh dan otak lebih memprioritaskan makan ketimbang tidur.
Selain mengubah kebiasaan buruk melewatkan makan tersebut, para ahli gizi juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein tanpa lemak, serat, dan lemak sehat. Dengan begitu, kadar gula darah dan energi akan tetap stabil.
5. Dehidrasi
Rasa haus seringkali disalah artikan sebagai lapar. Pasalnya, dehidrasi membuat kita merasa lemas, mirip dengan gejala saat lapar.
Ketika sel kekurangan air untuk berfungsi normal, tubuh akan 'membunyikan alarm' dan membangunkan tidur kita. Bila terbangun di tengah malam dengan rasa lapar, cobalah minum segelas air dan tunggu selama beberapa menit.
6. Stres
Salah satu penyebab meningkatnya rasa lapar adalah stres. Ketika tingkat stres bertambah, tubuh kita akan mengeluarkan hormon tertentu seperti kortisol. Imbasnya, gula akan dilepaskan menuju aliran darah, untuk mendapatkan asupan energi yang cepat.
