Kumparan Logo

6 Asupan yang Bantu Pernapasan Terasa Lebih Lega

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
buah apel Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
buah apel Foto: shutterstock

Udara di Jakarta sedang tidak sehat, begitulah gambaran singkatnya. Jakarta menempati urutan pertama sebagai kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia versi AirVisual (situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia).

Bahkan pada tahun 2018, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan 4,2 juta kematian yang terjadi setiap tahunnya di seluruh dunia diakibatkan oleh udara yang tercemar. Kalau sudah begini, tentu pernapasan akan terganggu dan membuat kita mudah sesak.

Kondisi ini mengharuskan kita untuk memakai masker saat berpergian ke luar rumah. Bukan hanya itu, sebaiknya imbangi juga tubuhmu dengan asupan nutrisi yang baik terutama untuk kesehatan paru-paru. Asupan yang kaya antioksidan diharapkan dapat menangkal radikal bebas akibat polusi yang terhirup.

Lalu, apa saja makanan dan minuman yang bisa membantumu bernapas lebih lega? Berikut rekomendasinya.

1. Air panas

Ilustrasi uap air panas Foto: dok.shutterstock

Bukan diminum, namun kamu butuh menghirup uap air panas yang berfungsi membuka saluran udara, dan membantu paru-paru mengeringkan lendir. Cara seperti ini disebut juga dengan terapi uap.

Sebuah studi yang dipublikasikan lewat Journal of Pulmonary & Respiratory Medicine tahun 2018 menemukan, terapi masker uap berpengaruh membuat pernapasan terasa lebih lega pada pasien penyakit paru obstruktif kronik (COPD).

Namun sayangnya, penemuan ini belum melaporkan adanya keterkaitan antara terapi masker uap dengan kesehatan paru-paru, sehingga ini mungkin merupakan solusi bersifat sementara.

2. Teh hijau

Teh Hijau Foto: pixabay

Bukan rahasia umum jika teh hijau kaya akan antioksidan. Maka tak heran, minuman ini masuk dalam daftar asupan yang baik untuk pernapasan. Antioksidannya mampu memerangi radikal bebas dan mengurangi peradangan di paru-paru.

Studi dalam The Journal of Nutrition tahun 2018 yang melibatkan 1.000 orang dewasa di Korea melaporkan, orang yang meminum setidaknya dua cangkir teh hijau setiap hari, memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik daripada mereka yang tak minum.

3. Kenikir

Ilustrasi kenikir Foto: dok.shutterstock

Untuk mengatasi masalah pernapasan, kita juga butuh asupan yang mampu mengatasi peradangan (inflamasi) penyebab sesak. Melansir Journal of Research in Medical Sciences of Isfahan University di Iran, daun dengan sebutan ulam raja atau salad raja ini bermanfaat sebagai anti-inflamasi.

4. Ceri

Ilustrasi Buah Ceri Foto: Pixabay

Sama dengan kenikir, buah merah ini juga bermanfaat sebagai asupan anti-inflamasi. Ceri dapat mengurangi peradangan untuk meredakan sesak napas. Selain itu, buah asam-manis ini juga kaya akan antioksidan, kedua kandungan ini mampu bekerja sama melawan sesak napas akibat polusi udara.

5. Apel

Ilustrasi apel dan cokelat Foto: dok.shutterstock

Menurut penelitian Nutrition journal tahun 2004, apel juga bisa menjadi asupan sehat yang bermanfaat mengurangi risiko asma, serta peradangan. Apel kaya akan antioksidan; seperti katekin, asam klorogenik, dan phloridzin yang dapat menjaga kesehatan paru-paru.

6. Aprikot

Ilustrasi biji buah aprikot Foto: Shutter Stock

Aprikot juga bisa menjadi pelindung bagi paru-paru. Penelitian dalam Biological research tahun 2014 menemukan, aprikot mengandung antioksidan; seperti vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan likopen. Senyawa tersebut membantu menangkal radikal bebas akibat polusi. Selain itu, aprikot juga bersifat antialergi, antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker.

embed from external kumparan