Kumparan Logo

6 Manfaat Alpukat, Bantu Turunkan Berat Badan sampai Kolesterol

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Alpukat Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Alpukat Foto: Shutterstock

Buah-buahan kaya nutrisi seperti alpukat kerap menjadi santapan favorit bagi mereka yang sedang diet. Kaya akan lemak tak jenuh tunggal menjadi alasan utama mengapa buah ini begitu digemari. Lemak bernama asam oleat tersebut juga membantu perut terasa lebih kenyang.

Beberapa penelitian menunjukkan, alpukat memiliki jenis lemak yang sama dengan minyak zaitun. Sehingga minyak atau lemak dalam alpukat jadi yang paling sehat; apalagi lemak tersebut berasal dari buah.

Selain membantu menurunkan berat badan, lemak sehat dalam alpukat konon juga memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Lalu, apalagi manfaat alpukat yang tubuh kita bisa serap? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Mengurangi kadar kolesterol

alpukat Foto: Shutterstock

Delapan studi yang diterbitkan PubMed menunjukkan, bahwa alpukat dapat secara signifikan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) 22 persen, dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) hingga 11 persen.

Bahkan salah satu studi dalam jurnal Archives of Medical Research menemukan, alpukat dapat meningkatkan profil kolesterol baik bagi para vegetarian.

2. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi serangan jantung. Foto: Shutterstock

Dalam 40 gram alpukat, enam gram di antaranya adalah lemak. Lemak sehat yang dikenal dengan asam oleat ini menurut beberapa penelitian, terbukti menjaga kadar kolesterol sehingga membantu meningkatkan kesehatan jantung. Lemak sehat alpukat juga tahan terhadap oksidasi sehingga aman kalau dimasak.

3. Melindungi kesehatan mata

Ilustrasi mata sehat Foto: dok.pixabay.com

Dalam jurnal berjudul Distribution of Lutein and Zeaxanthin Stereoisomers in the Human Retina mengungkapkan, kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat sangat penting bagi kesehatan mata. Studi lain juga menunjukkan bahwa mengonsumsi alpukat bisa mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula.

4. Menurunkan tekanan darah

Ilustrasi jus alpukat Foto: dok.shutterstock

Menurut SELF Nutrition Data, dalam 100 gram alpukat menunjang 14 persen kebutuhan kalium kita. Kandungan kalium dalam alpukat bahkan lebih banyak dari pisang.

Maka banyaknya kandungan kalium pada alpukat tersebut, menurut British Medical Journal dapat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.

5. Makanan sehat bagi usus

ilustrasi wanita yang mengalami endometriosis Foto: shutterstock

Alpukat juga kaya akan serat, dalam 100 gram daging alpukat tujuh gram di antaranya merupakan serat larut. Dalam penelitian Alimentary Pharmacology & Therapeutics tahun 2006, serat larut tersebut menjadi makanan baik untuk bakteri di usus sehingga menjaganya tetap sehat.

6. Mencegah osteoporosis

Ilustrasi Osteoporosis. Foto: Shutterstock

Setengah dari satu buah alpukat sekitar 25 persennya adalah vitamin K. Vitamin ini biasanya juga dibarengi kandungan kalsium dan vitamin D yang mampu menutrisi tulang. Dengan begitu juga bisa membantu mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis.

embed from external kumparan

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!