kumparan
10 Okt 2019 8:51 WIB

6 Manfaat Kunyit, si Rempah yang Serba Guna

Teh kunyit Foto: Shutter Stock
Kunyit atau kunir adalah salah satu rempah yang banyak digunakan dalam makanan Indonesia. Meskipun rempah yang dikenal dengan sebutan tumeric ini bukan berasal dari Indonesia, tapi kehadirannya tak asing bagi masyarakat di Asia Tenggara, bahkan kini menyebar hingga ke negara di benua lainnya.
ADVERTISEMENT
Terdapat senyawa curcumin yang menjadi nutrisi jagoan dalam sebatang kunyit. Menurut penelitian jurnal Nutrition and Cancer, setidaknya terdapat 3 persen curcumin dalam sebatang kunyit tersebut yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh sebagai obat super.
Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi kunyit? Mari simak ulasannya berikut ini.
1. Mengurangi risiko radang sendi
kaki bengkak Foto: Shutter Stock
Radang sendi atau arthritis sering terjadi pada seseorang yang sudah lanjut usia. Gejalanya seperti tangan atau kaki mulai membengkak, hingga sulit digerakkan. Namun tak perlu khawatir, kamu bisa mencegahnya mulai dari sekarang dengan rutin mengonsumsi kunyit.
Soalnya, penelitian Phytotherapy research, PTR tahun 2012, telah membuktikan efek baik pada pasien rheumatoid arthritis. Penelitian lain juga telah menemukan bahwa efek curcumin dapat membantu mengobati gejala radang sendi.
ADVERTISEMENT
2. Mengobati depresi
Ilustrasi perempuan depresi. Foto: Shutterstock
Dalam penelitian yang sama juga menemukan bahwa curcumin mampu menjadi obat antidepresi. Bahkan efeknya sama dengan obat antidepresan seperti Prozac.
Hal ini sudah diujicoba terhadap 60 responden yang mengalami depresi, mereka terbagi menjadi tiga kelompok; satu kelompok meminum Prozan dan kelompok lainnya rutin meminum satu gram kunyit hingga enam minggu lamanya.
3. Mencegah Alzheimer
Orang tua sakit Alzheimer. Foto: Pixabay
Penyakit yang disebabkan demensia ini memang belum ada obatnya, namun tak ada salahnya mencegah penyakit ini sejak dini, bukan? Nah, kamu bisa mencegahnya dengan menyisipkan kunyit dalam bumbu masakanmu atau menjadikannya minuman segar.
Soalnya dalam jurnal Annals of Indian Academy of Neurology, telah dibuktikan bahwa curcumin mampu mencegah peradangan dan oksidatif yang memicu Alzheimer. Selain itu, penumpukan plak amiloid --yang juga menjadi penyebab Alzheimer-- dapat dibersihkan dengan mengonsumsi kunyit.
ADVERTISEMENT
4. Menetralkan radikal bebas
Ilustrasi kanker Foto: THINKSTOCK
Curcumin juga memiliki sifat antioksidan yang bisa menetralkan radikal bebas. Ini bahkan telah terbukti dalam beberapa penelitian yang salah satunya dipublikasikan dalam jurnal Antioxidants and redox signaling tahun 2005.
Kehadiran curcumin dalam kunyit mampu meningkatkan aktivitas enzim antioksidan; yang di sisi lain juga bisa mencegah risiko kanker.
5. Menurunkan risiko penyakit jantung
Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Thinkstock
Melansir dari WHO, penyakit jantung menjadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. Penyebab utamanya adalah disfungsi endotel yang melibatkan ketidakmampuan endotelium untuk mengatur tekanan darah.
Untuk itu, para peneliti melakukan penelitian soal efek curcumin; dan hasilnya senyawa utama kunyit ini mampu meningkatkan fungsi endotel. Sehingga juga mampu menurunkan risiko penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
6. Mengobati jerawat
ilustrasi jerawat Foto: Shutterstock
Sifatnya yang selain jadi antioksidan, kunyit juga banyak digunakan dalam campuran produk kecantikan karena bisa memerangi jerawat, lho.
Ini karena, sifat anti peradangannya yang bisa mengobati jerawat membandel. Caranya, kamu bisa menggunakan kunyit sebagai masker alami.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan