7 Buah yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

13 Juni 2019 15:31
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ceri Australia. Foto: Luthfa Nurridha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ceri Australia. Foto: Luthfa Nurridha/kumparan
ADVERTISEMENT
Penderita diabetes dianjurkan untuk mengatur dan membatasi pola makannya. Pasalnya, tak semua makanan punya kadar gula yang aman untuk dikonsumsi. Salah satu jenis makanan yang kerap dilarang adalah buah-buahan.
ADVERTISEMENT
Padahal, hanya karena mengandung gula, bukan berarti semua buah-buahan tak boleh dikonsumsmi oleh penderita diabetes. Menurut ahli gizi dan nutrisionis Jessica Crandall, RDN, CDE, tubuh kita tetap membutuhkan asupan karbohidrat agar tetap berenergi. Dan salah satu sumber energi terbaik adalah buah-buahan.
Makanan dengan rasa manis alami ini juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan serat yang baik bagi tubuh. Bukan itu saja, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam British Medical Journal mengungkapkan, mengkonsumsi buah utuh dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2 secara signifikan.
Maka itu, mengkonsumsi buah-buahan tetap aman bagi penderita diabetes sekalipun. Asalkan, porsinya diperhatikan. Nah, berikut telah kumparan rangkum 7 buah yang baik dikonsumsi penderita diabetes. Apa saja?
ADVERTISEMENT
1. Blackberry
Buah blackberry Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Buah blackberry Foto: Pixabay
Semua jenis beri sangat disarankan oleh ahli gizi untuk para penderita diabetes.
Blackberry kaya akan serat yang dapat membantu mengontrol diabetes. Tubuh tak bisa memecah komponen pada serat, sehingga tak meningkatkan tingkat gula darah. Serat tersebut juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan membuat kita kenyang lebih lama.
2. Blueberry
Blueberry Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Blueberry Foto: dok.shutterstock
Buah blueberry kaya akan antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan membantu meningkatkan sirkulasi. Diabetes bisa menyebabkan pembuluh darah di kaki mengeras, menyumbat aliran darah. Karenanya, konsumsi blueberry sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.
3. Stroberi
Buah Stroberi Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Buah Stroberi Foto: Thinkstock
Semanis apapun rasanya, satu cangkir buah stroberi hanya mengandung tujuh gram gula dan 12 gram karbohidrat. Menurut ahli diet klinis dan konsultan diabetes tersertifikasi, Marina Chaparro, RD, CDE, stroberi juga rendah kalori dan kaya akan vitamin C. Kandungan vitamin itu akan membantu sistem imun tubuh tetap kuat.
ADVERTISEMENT
4. Apel
Buah apel
zoom-in-whitePerbesar
Buah apel
Salah satu buah yang direkomendasikan nutrisionis untuk para penderita diabetes adalah apel. Serat larut dalam buah apel akan membantu memperlambat proses pencernaan dan menstabilkan tingkat kolesterol.
Selain dapat menurunkan risiko diabetes, sebuah studi yang dipublikasikan di Atherosclerosis menyebutkan bahwa apel juga berpeluang menurunkan risiko penyakit stroke.
5. Pir
Buah pir Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Buah pir Foto: Thinkstock
Dilansir HealthiNation, buah pir mengandung banyak serat, bahkan lebih tinggi dibanding buah apel. Serat tersebut berfungsi untuk mencegah penyakit jantung yang kerap dipicu oleh diabetes. Konsumsi pir secara rutin untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
6. Jeruk
Buah Jeruk Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Buah Jeruk Foto: Pixabay
Sisipkan buah jeruk ke dalam asupan menu sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan vitamin C. Buah jeruk punya indeks glikemik rendah dengan karbohidrat sebanyak 15 gram dan 62 kalori, sehingga aman bagi penderita diabetes.
ADVERTISEMENT
Selain itu, jeruk mengandung folat dan potassium yang bisa menstabilkan tekanan darah.
7. Ceri
Ilustrasi Buah Ceri Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Buah Ceri Foto: Pixabay
Sama halnya seperti jeruk, buah ceri pun punya indeks glikemik yang rendah. Satu cangkir ceri hanya mengandung 78 kalori dan 19 gram karbohidrat. Buah bercita rasa manis dan agak asam ini sangat baik untuk melawan inflamasi yang disebabkan diabetes.
Namun, sebelum membeli buah ceri kalengan atau ceri kering, jangan lupa perhatikan label nutrisinya. Sebagian besar di antaranya mengandung pemanis tambahan yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan berbahaya bagi penderita diabetes.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020