7 Makanan dan Minuman Ini Ditemukan Secara Tidak Sengaja

Hingga saat ini, banyak peneliti yang terus berinovasi untuk menciptakan penemuan baru agar mempermudah hidup manusia. Tak selalu berjalan mulus, proses pembuatan suatu penemuan terkadang akan menemukan sejumlah rintangan, hambatan, bahkan berujung pada kegagalan dan kekecewaan.
Kendati demikian, tak selamanya kegagalan membawa kesedihan, lho. Misalnya saja penemuan beberapa jenis makanan dan minuman berikut ini. Berawal dari kegagalan dan ketidaksengajaan, beberapa orang tersebut justru menemukan sebuah penemuan yang tidak terduga, bahkan terus dikenang dan dikonsumsi orang-orang hingga saat ini. Apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir Reader Digest:
1. Keripik kentang

Keripik kentang tercipta pada tahun 1853 oleh seorang chef bernama George Crum. Karena banyak pelanggan yang mengeluhkan soal potongan kentang yang terlalu tebal, Crum pun berinisiatif untuk mengiris tipis kentang, menggorengnya hingga matang, lalu membubuhkannya dengan sedikit garam dibagian atas. Meski sederhana, namun cita rasa keripik kentang yang begitu gurih dan renyah banyak disukai masyarakat, sehingga menyebar cepat hingga ke penjuru dunia.
2. Corn Flakes

Pada tahun 1898, WK Kellogg dan John Kellogg, dua bersaudara yang bekerja pada sebuah sanatorium di Michigan ini mencoba untuk menemukan hidangan sehat bagi para pasien vegetariannya. Dan, saat sedang mencari makanan, secara tidak sengaja mereka meninggalkan rendaman gandum dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan gandum tersebut menjadi apek dan lembek.
Kendati demikian, Kellog bersaudara tetap mengolah gandum itu dengan cara menumbuknya, memanggang kepingan gandum hingga kering, lalu menyajikannya pada para pasien. Tak berselang lama, mereka pun mencoba bereksperimen menggunakan jagung sebagai bahan utamanya, dan voila! terciptalah corn flake yang sering kita temukan di pasaran.
3. Kukis choco chip

Terciptanya kukis choco chip bermula dari seorang pengelola pondok wisata bernama Ruth Wakefield yang kehabisan stok cokelat saat akan membuat kukis untuk pelanggannya. Dan, untuk mengakalinya, Ruth pun memutuskan untuk memotong cokelat tersebut menjadi pecahan-pecahan kecil, lalu mencampurkannya ke dalam adonan kukis, dengan anggapan bahwa potongan cokelat tersebut akan melebur bersama adonan kuenya. Namun setelah matang, pecahan cokelat tersebut justru tidak meleleh, dan tetap berbentuk gumpalan layaknya kukis choco chip yang ada saat ini.
4. Kismis

Kismis pertama kali diperkenalkan oleh William Thompson. Terbuat dari anggur merah yang matang langsung dari pohon, kismis memiliki tampilan kering berkerut tanpa biji, serta memiliki rasa yang sangat manis. Sejak penemuannya tersebut, kismis selalu digunakan sebagai menu camilan pendamping teh atau kopi di sore hari.
5. Yoghurt

Banyak orang percaya bahwa yoghurt ditemukan tanpa sengaja. Yup, saat seseorang menyimpan susu pada suhu ruang terlalu lama, bakteri yang tumbuh dalam wadah susu akan memicu proses fermentasi, sehingga menghasilkan sajian yoghurt kental dengan rasa yang asam. Berawal dari hal tersebut, yoghurt kini terus dikonsumsi sebagai minuman segar nan menyehatkan.
6. Cone es krim

Penemuan cone es krim dicetuskan oleh seorang pria bernama Ernest A. Hamwi. Pada Pameran St. Louis World tahun 1904 silam, ia berjualan wafel kering tepat di sebelah seorang penjual es krim. Saat penjual es krim kehabisan piring, Hamwi memutuskan untuk mengguling wafelnya menyerupai kerucut, lalu menjadikannya sebagai wadah es krim.
7. Es loli

Siapa sangka, kudapan dingin nan menyegarkan ini rupanya diciptakan oleh seorang anak berumur 11 tahun. Ya, pada tahun 1905, seorang anak bernama Frank Epperson tanpa sengaja meninggalkan stik pengaduk minuman dalam campuran bubuk soda dan air. Keesokan harinya, soda tersebut pun beku hingga membentuk kudapan kecil layaknya permen lolipop. Sejak saat itu, penemuan unik Epperson ini diberi nama popsickle.
