Kumparan Logo

Amankah Menggunakan Reusable Bag saat Berbelanja di Masa Pandemi?

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi reusable bag Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi reusable bag Foto: Shutter stock

Reusable bag, atau tas belanja yang bisa dipakai berulang kali memang menjadi opsi paling ramah lingkungan. Namun, di tengah masa pandemi, penggunaan tas belanja pakai ulang justru tak disarankan. Beberapa pusat perbelanjaan di Amerika Serikat bahkan telah mengeluarkan larangan membawa tas belanja sendiri.

Pasalnya, tas belanja pakai ulang ini riskan tak higienis, sebab tak semua orang mencucinya tiap selesai dipakai. Di saat merebaknya virus corona, hal ini tentu akan memperbesar risiko penyebaran virus.

Beberapa pemerintah negara bagian di Amerika Serikat, seperti Massachussett, Illinois, dan Maine pun telah melarang penggunaan tas belanja pakai ulang tersebut, demi melindungi pembeli dan karyawan supermarket.

Marion Nestle, profesor ilmu pangan, nutrisi, dan kesehatan masyarakat di New York University mengungkapkan, faktor utama penyebaran penyakit COVID-19 adalah interaksi jarak dekat dengan seseorang yang membawa virus. Lalu, yang kedua adalah memegang permukaan barang yang telah disentuh mereka sebelumnya.

tas belanja Foto: Shutterstock

"Supermarket bisa menanggung risiko kalau-kalau tas belanja kita terkontaminasi. Kasir akan menyentuhnya, dan meneruskan virus tersebut. Kita, sebagai pembeli juga akan berisiko, karena kasir bisa jadi adalah carrier virus, dan menyentuh tas belanjaan kita yang akan dibawa pulang," jelasnya seperti dikutip dari Huffington Post.

Namun, bagaimana bila supermarket tak menyediakan kantung plastik atau kertas sekali pakai? Apalagi, kalau pusat perbelanjaan kekurangan persediaan tas belanja sekali pakai.

Menurut Jeff Nelken, ahli keamanan pangan, supaya tetap aman, tas belanja pakai ulang harus dibersihkan tiap kali kita memakainya. Hal ini sangat penting dilakukan, khususnya di tengah pandemi.

Caranya sangat mudah, kita bisa menggunakan tisu disinfektan untuk mengelap permukaan tas. Namun, pastikan kadar kandungan di dalamnya telah memenuhi ketentuan yang bisa membunuh kuman dan virus.

Ilustrasi penggunaan tas belanja. Foto: REUTERS/Soe Zeya Tun

Bila tak memiliki tisu disinfektan, kita juga bisa membuat cairan disinfektan sendiri. Campurkan empat sendok teh pemutih tanpa parfum dengan empat gelas air. Masukkan ke dalam botol semprotan, dan semprot permukaan tas, lalu lap menggunakan handuk.

Cairan disinfektan ini bisa digunakan untuk tas belanja pakai ulang yang terbuat dari plastik maupun kain.

Sisa semprotan tersebut juga bisa digunakan untuk menyemprot barang lainnya. Nelken menyarankan, untuk membuat cairan baru setiap hari.

Bila memang lebih nyaman menggunakan tas belanja pakai ulang, jangan lupa untuk selalu cuci tangan usai memegangnya, serta membersihkan tas dengan disinfektan, ya!

embed from external kumparan