Kumparan Logo

Antibiotik Alami, Ini 5 Makanan yang Bisa Mencegah Infeksi Bakteri

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bawang putih Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bawang putih Foto: Shutter Stock

Saat ini, banyak masalah kesehatan yang dipicu karena infeksi bakteri. Infeksi ini terjadi ketika ada bakteri merugikan yang masuk ke dalam tubuh, lalu berkembang biak dengan cepat.

Risiko infeksi bakteri dapat meningkat, kalau sistem kekebalan tubuh kita lemah. Bila tak segera ditangani, bakteri bisa menyerang seluruh organ tubuh dan menimbulkan beberapa penyakit kronis.

Salah satu cara untuk mengatasi infeksi bakteri adalah mengonsumsi antibiotik. Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung komponen antibakterial juga bisa mencegah penyebaran bakteri berbahaya dalam tubuh.

Berikut telah kumparan rangkum lima makanan yang bisa mencegah infeksi bakteri, di antaranya:

1. Madu

ilustrasi madu Foto: Shutterstock

Madu sudah digunakan sebagai antibiotik alami dan mengobati luka pada kulit oleh suku Mesir kuno sejak puluhan tahun silam. Madu mengandung hydrogen peroxide, yang berperan sebagai antibakteri. Kandungan gula di dalam madu juga tinggi, sehingga bisa menghentikan pertumbuhan bakteri tertentu.

Selain itu, tingkat pH madu tergolong rendah, sehingga bisa membunuh bakteri dengan cara menarik kelembaban dan membuatnya dehidrasi.

Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi satu sendok makan madu dengan cara menelannya langsung, atau bisa juga dicampur dengan teh herbal hangat.

2. Bawang putih

Bawang putih Foto: Wikimedia Commons

Bawang putih mengandung komponen antibakteri yang bisa melawan infeksi jamur, fungus, dan pertumbuhan bakteri parasit lainnya. Sebuah penelitian berjudul Garlic: a review of potential therapeutic effects menemukan, bawang putih bisa menjadi obat efektif untuk melawan berbagai bakteri, termasuk salmonella dan e. coli.

Selain itu, bumbu dapur ini mengandung komponen pelindung bernama alisin dan minyak volative yang akan aktif saat dikunyah atau dihancurkan. Supaya manfaatnya makin maksimal, coba geprek bawang putih terlebih dahulu sebelum menyantap atau mencampurnya ke berbagai hidangan.

3. Jahe

Jahe untuk mencegah pembekuan darah Foto: Dok.pixabay

Selain bawang putih, rempah lain yang juga bisa mencegah infeksi bakteri adalah jahe. Beberapa penelitian, salah satunya yang berjudul Antibacterial and Antifungal Activities of Spices telah membuktikan kemampuan jahe dalam melawan berbagai jenis bakteri.

Para peneliti juga mengeksplorasi kemampuan jahe dalam menyembuhkan mabuk laut, mual, dan menurunkan kadar gula darah.

4. Kunyit

Bubuk kunyit Foto: Pixabay

Selain mengandung komponen anti-inflamasi, kunyit juga memiliki kandungan antibakteri. Kunyit memiliki efek antimikroba yang bisa melawan seluruh bakteri patogen dan membersihkan organ vital tubuh.

Bukan itu saja, kunyit juga bisa bekerja sama dengan antibiotik yang kita konsumsi --termasuk ampicillin-- sehingga meningkatkan efektivitas pengobatan.

5. Oregano

Minyak oregano Foto: Shutterstock

Makanan lainnya yang bisa mencegah infeksi bakteri, adalah oregano. Beberapa penelitian menyebutkan, oregano bisa meningkatkan sistem imun dan berfungsi sebagai antioksidan. Rempah ini juga mengandung komponen anti-inflamasi.

Penelitian Antibacterial and Antifungal Activities of Spices menunjukkan, oregano adalah antibiotik yang efektif, terutama bila diolah dalam bentuk minyak.

embed from external kumparan