Kumparan Logo

Apa yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Saat Musim Hujan?

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi makanan dan minuman yang cocok untuk musim hujan. Foto: RachenArt/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan dan minuman yang cocok untuk musim hujan. Foto: RachenArt/Shutterstock

Memasuki bulan Januari, hampir seluruh daerah di Indonesia mulai diguyur hujan. Cuaca yang basah dan lembap ini membuat tubuh jadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, mulai dari pilek, flu, demam berdarah, hingga diare.

Salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat selama musim hujan adalah dengan memperhatikan asupan makanannya. Ya, saat di musim hujan, imunitas tubuh memang cenderung menurun, sehingga risiko terkena penyakit pun meningkat.

Ditambah lagi, kelembapan udara yang tinggi membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sementara kondisi lembap dan kotor menjadi tempat berkembang biak kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Agar tubuh tetap kuat menghadapi musim hujan, ada beberapa makanan yang sebaiknya sering dikonsumsi, dan ada juga yang lebih baik dihindari. Apa saja itu? Yuk, simak selengkapnya seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Berikut daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi:

Minuman Herbal

Ilustrasi minuman herbal dari meniran Foto: dok.shutterstock

Menurut Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Fitri Hudayani, musim hujan bisa jadi waktu yang pas untuk mengonsumsi minum-minuman herbal alami. Minuman seperti jahe, kunyit, atau teh rempah dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.

"Saat hujan kita cenderung senang mengonsumsi minuman hangat. Hal ini dapat dimanfaatkan juga untuk mengkonsumsi minuman herbal yang alami," kata Fitri dikutip dari Antara, Rabu (10/12).

Makanan Hangat

Menu soto ayam ala Ria Ayam Penyet. Foto: Monika Febriana/kumparan

Sup, sayur, dan soto ayam membantu menghangatkan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan gizi saat musim hujan.

Teh Hijau

Ilustrasi teh hijau. Foto: Shutterstock

Teh hijau kaya flavonoid dan antioksidan yang bersifat anti-inflamasi, sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan flu.

Buah Jeruk

Panen jeruk di sebuah pertanian di El Nobaria, timur laut Kairo, Mesir Foto: MOHAMED ABD EL GHANY/REUTERS

Jeruk kaya vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah flu, serta mengurangi keparahan pilek, terutama saat cuaca dingin.

Berikut daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari:

Kopi

Ilustrasi kopi. Foto: Shutterstock

Kopi punya efek diuretik yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil, sehingga panas tubuh jadi ikut terbuang bersama urine, membuat suhu tubuh kita jadi lebih dingin ketimbang temperatur udara.

Gorengan dan Makanan Pedas

Gorengan dan makanan pedas sebaiknya dibatasi karena dapat mengganggu pencernaan, tinggi kalori, serta berisiko memicu kenaikan berat badan ketika aktivitas fisik cenderung berkurang.

Buah dan Sayuran Mentah Kecuali Dikupas

Ilustrasi sayuran kecambah brokoli atau broccoli sprout. Foto: Michelle Lee Photography/Shutterstock

Buah dan sayuran mentah sebaiknya dibatasi karena kelembapan tinggi dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan virus yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Daging Mentah Setengah Matang

Ilustrasi mencuci ayam mentah Foto: dok.ShutterStock

Kelembapan tinggi memicu pertumbuhan bakteri sehingga daging dan ikan mentah atau setengah matang lebih mudah terkontaminasi dan berisiko menyebabkan penyakit.

Soda

Ilustrasi wanita minum soda. Foto: Shutter Stock

Sebaiknya dihindari karena kandungan kafein dan gulanya dapat memicu efek diuretik yang membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan berisiko dehidrasi.