Bango Akan Hadirkan Food Truck Kuliner Kekinian Berbasis Kecap di 13 Kota
·waktu baca 4 menit

Bango kembali menghadirkan inovasi kuliner lewat peluncuran FoodTruck Jajanan Bango. Dengan hadir di 13 kota di Indonesia, food truck ini menawarkan eksplorasi ragam kuliner kekinian berbasis kecap, termasuk menu spesial nasi goreng saikoro.
Lendi Yuwarlian, Marketing Director Bango and Beverages, mengatakan bahwa generasi muda saat ini banyak membawa perubahan, termasuk dalam hal kuliner. Jika dulu budaya makanan Indonesia identik dengan jajanan legendaris, maka kini pengaruh media sosial dan para influencer mulai memengaruhi pilihan kuliner anak muda.
Ia juga menilai kalau kuliner berbasis kecap kini kian terpinggirkan. Menurutnya, kuliner berbasis kecap sekarang mulai jarang dilirik.
Data Menu Check Study Kantar 2024 bahkan mencatat, untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, hanya ada tiga menu berbasis kecap yang masuk daftar 15 makanan favorit orang Indonesia, yaitu nasi goreng, oseng tempe, dan mi goreng. Hal ini menandakan kalau kreasi hidangan kecap masih terbatas, padahal bisa dibuat lebih praktis dan bervariasi.
Melihat perubahan tersebut, Bango ingin memperkenalkan kembali kuliner berbasis kecap dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda. Salah satunya lewat FoodTruck Jajanan Bango yang menghadirkan jajanan kekinian berbasis kecap.
Lendi menjelaskan bahwa konsep ini berbeda dengan Festival Jajanan Bango yang biasanya menampilkan banyak booth kuliner. Dengan format food truck, Bango berharap bisa lebih mudah menjangkau masyarakat luas.
“Tahun ini kan kita memang enggak bikin festival (Jajanan Bango), kita bikin FoodTruck Jajanan Bango yang akan keliling ke 13 kota supaya gampang dijangkau masyarakat. Target kita menjangkau jutaan orang di Indonesia,” ujar Lendi saat konferensi pers FoodTruck Jajanan Bango, Rabu (24/9).
Adapun 13 kota yang akan disambangi yaitu Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Palembang, dan Lampung.
Meski detail lokasi belum diumumkan, food truck ini rencananya akan hadir di area publik yang populer sebagai tempat hangout anak muda. Misalnya di Jakarta, FoodTruck Jajanan Bango akan hadir di kawasan Dukuh Atas yang dikenal sebagai titik kumpul generasi muda.
Food truck ini menawarkan beragam menu, dengan nasi goreng saikoro sebagai andalan. Menu tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan food influencer Dimas Ramadhan Pangestu.
Dalam acara peluncuran, kumparanFOOD berkesempatan menyaksikan demo memasak nasi goreng saikoro oleh Dimas bersama mantan penyanyi cilik, Tasya Kamila. Cara memasaknya sederhana, yaitu dengan menumis nasi putih dengan kecap Bango, garam, bubuk kaldu, dan merica, lalu ditambahkan potongan daging saikoro sapi yang gurih dan lembut.
kumparanFOOD juga sempat mencicipi menu spesial ini. Nasi goreng saikoro yang dimasak dengan kecap menghadirkan rasa gurih, manis, sekaligus juicy dari potongan dagingnya sehingga menciptakan kombinasi yang unik dan lezat.
Ke depannya, pengunjung FoodTruck Jajanan Bango juga bisa menyaksikan langsung proses memasak menu-menu yang tersedia. Bango akan berkolaborasi dengan sejumlah food influencer untuk menunjukkan bahwa kuliner berbasis kecap bisa diolah dengan cara yang lezat, praktis, sekaligus bervariasi.
“Dengan misi baru ini, kami juga menjangkau generasi muda dengan berkolaborasi bersama sederet food influencer untuk menghadirkan inspirasi resep sehari-hari yang lezat dan mudah dicoba,” kata Lendi.
Selain menikmati jajanan dan demo masak, tersedia juga aktivitas seru lain seperti photobooth yang digemari anak muda. FoodTruck Jajanan Bango akan berkeliling mulai September hingga November mendatang. Jadwal lengkap lokasi dan waktu hadirnya bisa dipantau melalui media sosial resmi Bango.
Selain menghadirkan FoodTruck Jajanan Bango, Bango juga memperkenalkan kemasan baru dengan klaim “100 persen kecap di setiap tetesnya”. Sejak berdiri pada 1928, brand kecap ini telah menggunakan bahan alami tanpa pewarna maupun pengawet sehingga mudah dipadukan dengan berbagai jenis masakan.
Hal tersebut juga disambut baik oleh Tasya yang merasa kalau Bango bisa membuat masakannya jadi lebih praktis. Selain itu, ia juga senang dengan adanya foodtruck ini karena bisa menjadi cara mengeksplorasi menu baru yang bisa dicoba di rumah.
”Dulu masak kuliner lokal itu rasanya ribet, lama dan itu-itu aja, sekarang dengan Bango kita bisa masak lebih praktis. FoodTruck Jajanan Bango ini bisa membuat kita mengeksplor macam-macam menu kecap yang enak dan praktis, sekaligus bisa dicoba di rumah,” pungkasnya.
Reporter Salsha Okta Fairuz
