Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2

ADVERTISEMENT
Tubuh memerlukan asupan seimbang setiap hari untuk menunjang kesehatan . Cara paling mudah menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi yang kaya nutrisi. Sayangnya, saking ke-enakan, kamu terkadang mungkin melupakan kaidah makan sehat yang benar.
ADVERTISEMENT
Ujung-ujungnya muncul-lah beberapa tanda dari gangguan kesehatan; yang biasa saja tak kamu sadari. Misalnya, tubuh kita bisa, lho mengeluarkan tanda-tanda akibat kelebihan asupan garam, gula, hingga air minum.
Untuk mengetahui selengkapnya, yuk ketahui lebih lanjut dari tanda gangguan kesehatan akibat kelebihan suatu asupan nutrisi berikut ini:
1. Kelebihan asupan air minum
Menurut European Food Safety Authority, laki-laki membutuhkan dua liter air minum untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Sedangkan perempuan setidaknya harus meminum 1,6 liter air setiap harinya.
Meskipun air minum sangat dibutuhkan tubuh, tapi ada batasannya, lho supaya enggak kelebihan. Sebab, terlalu banyak cairan yang masuk ke tubuh justru bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan.
Biasanya ditandai dengan seringnya buang air kecil, urine berwarna bening, telapak tangan dan kaki yang membengkak, kembung, hingga sakit kepala.
ADVERTISEMENT
Dalam kasus lebih serius bahkan dapat menyebabkan hiponatremia, yaitu gangguan kesehatan akibat rendahnya kadar natrium di dalam darah. Gangguan ini bisa menyebabkan mual, kram otot, kejang, bahkan kehilangan kesadaran.
2. Kelebihan asupan garam
Di balik manfaatnya yang dapat membuat makanan terasa lebih lezat, garam juga menyimpan dampak bagi kesehatan. Saat tubuh menerima terlalu banyak asupan garam, biasanya ada beberapa gejala yang muncul dan dapat mengakibatkan aktivitas harian terhambat.
Mulai dari rasa gelisah, kurang fokus, hingga naiknya berat badan. Tak hanya itu, dilansir Reader's Digest, kelebihan garam juga membuatmu mudah merasa haus, karena garam mengandung sodium yang dapat menyerap dan merusak keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Edema atau pembengkakan pada bagian tubuh tertentu juga bisa menjadi salah satu ciri tubuh kelebihan asupan garam. Bikin semakin tidak nyaman, adalah hilangnya kemampuan indera pengecap lantaran lidah terlalu intens merasakan asin dari kandungan garam yang ada pada makanan tersebut.
ADVERTISEMENT
3. Kelebihan asupan gula
Tak kalah penting dan mungkin menjadi yang paling kamu khawatirkan adalah kelebihan asupan gula . Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa gula menjadi penyebab utama penyakit mematikan seperti diabetes.
Tak hanya itu, penelitian berjudul Diet-driven microbiota dysbiosis is associated with vagal remodeling and obesity tahun 2017 mengungkapkan, gula bisa mengurangi keberagaman bakteri sehat di pencernaan hanya dalam waktu seminggu. Akibatnya, kinerja pencernaan jadi lebih lamban dan terganggu.
Tanda-tanda lain dari tubuhmu kelebihan asupan gula, yakni timbulnya jerawat di wajah (breakout), sulit buang air besar, susah fokus, selalu merasa suatu hidangan kurang manis, meningkatnya rasa lapar, hingga depresi.
4. Kelebihan asupan protein
ADVERTISEMENT
Meski makan olahan daging seperti steak atau sate memang enak, sayangnya bila dikonsumsi berlebihan malah mendatangkan petaka. Menurut Liz Weinandy, RD dari The Ohio State Wexner Medical Center, menjelaskan makan terlalu banyak protein bisa menimbulkan masalah kesehatan serius seperti gangguan ginjal.
"Jika kita makan protein dalam jumlah besar terutama untuk waktu yang lama, maka itu bisa membuat ginjal stres yang meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal," jelas Weinandy, seperti dikutip Eat This.
Selain itu, bila tubuh kelebihan asupan protein juga bisa ditandai dengan berat badan bertambah, bau mulut tidak sedap, sembelit, dan gangguan pencernaan lainnya.
5. Kelebihan asupan vitamin C
Di tengah wabah COVID-19 ini memang penting untuk kita mengonsumsi makanan hingga suplemen vitamin C tambahan. Meskipun begitu, tubuhmu juga bisa, lho kelebihan asupan vitamin C. Bagi orang dewasa idealnya mengonsumsi vitamin C sekitar 60 mg per hari, seperti dikutip dari The Daily Meal.
ADVERTISEMENT
Sebuah artikel di The New York Times pada tahun 1998 pernah mengutip sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi 500 mg vitamin C --terutama bersumber dari suplemen-- dalam sehari, dapat menimbulkan pro-oksidan yang merupakan tanda dari rusaknya genetik dan DNA seseorang.
"Suplemen vitamin C bisa memobilisasi zat besi dalam tubuh sehingga mampu mengubah zat besi menjadi senyawa yang berbahaya, yang menginduksi kerusakan pada jantung dan organ lainnya," ucap dr. Victor Herbert, profesor kedokteran di Mount Sinai School of Medicine, New York.
Bahkan sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam The Journal of the American Medical Association, menyebutkan bahwa banyak mengonsumsi suplemen vitamin C juga dapat mengakibatkan pembentukan batu ginjal.
ADVERTISEMENT
Nah, itulah tadi beberapa tanda hingga akibat yang bisa ditimbulkan saat kamu kelebihan asupan jenis nutrisi tertentu. Untuk menghindarinya, maka sebaiknya tetap terapkan pola makan gizi seimbang sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI, ya.