Food & Travel
·
20 November 2019 21:25

Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25170)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
Seiring dengan meningkatnya pola makan sehat, banyak orang tua yang ikut menerapkan pola makan vegan untuk anak. Di beberapa negara maju, seperti di benua Amerika Serikat dan Eropa, praktik ini sudah biasa terjadi.
ADVERTISEMENT
Biasanya, penerapan pola makan vegan untuk anak juga didasari karena orang tuanya yang juga menjalani diet vegan. Selebriti Hollywood seperti Jenna Dewan, misalnya. Telah menjalankan pola makan vegan sejak usia 10 tahun, kini ia pun menerapkan diet tersebut pada anaknya.
Membatasi konsumsi makanan berbasis hewani dan hanya menyantap makanan berbahan dasar tanaman saja, pola makan vegan pada anak memicu pro dan kontra.
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25171)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
Apalagi, ada beberapa kasus kematian atau malnutrisi pada anak akibat diet vegan yang bermunculan. Baru-baru ini, misalnya, seorang anak dari pasangan suami istri Irlandia-Amerika yang berusia 18 bulan mengalami kematian.
Dilansir NY Post, kematian balita tersebut disebabkan karena orang tuanya hanya memberinya makanan berupa buah-buahan dan sayuran mentah.
ADVERTISEMENT
Lalu, sebenarnya bolehkah orang tua menerapkan pola makan vegan bagi anak?
Menurut dr. Sylvia Irawati M.Gizi, sejatinya tidak ada larangan untuk menerapkan diet vegan pada anak. Dengan perencanaan makan yang tepat dan suplementasi bila diperlukan, Academy of Nutrition and Dietetics menyatakan bahwa pola makan vegan dapat dan aman dilakukan untuk segala kelompok usia.
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25172)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
Semua sumber nutrisi nabati, dengan komposisi dan pengaturan yang sesuai kebutuhan gizi, mampu memenuhi kebutuhan gizi anak vegan.
"Semua sumber nutrisi nabati, dengan komposisi dan pengaturan yang sesuai kebutuhan gizi, mampu memenuhi kebutuhan gizi anak vegan. Lebih mengutamakan pada whole food plant based food dan minim processed food," jelas dr. Sylvia saat dihubungi oleh kumparan.
Selaras dengan hal tersebut, dr. Dyan Mega Inderawati juga mengatakan, menerapkan pola makan vegan bagi anak sah-sah saja. Asalkan, asupan nutrisinya tetap seimbang. Tumbuh kembang anak tetap dapat dijaga optimal, dengan terus memperhatikan pemilihan menu.
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25173)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
"Orang tua bisa mencukupi kebutuhan energi anak dengan menambahkan minyak sayur, margarin vegan atau santan kelapa," jelas dr. Dyan.
ADVERTISEMENT
Bagaimana dengan asupan lemak yang berperan dalam perkembangan sel otak anak?
Dikatakan dr. Sylvia, asupan lemak pada anak-anak hingga usia 3 tahun sejatinya tidak dibatasi. Saat menerapkan pola makan vegan bagi anak, asupan lemak tersebut bisa didapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian, kacang polong, zaitun, dan susu nabati full fat.
Sumber protein juga masih bisa didapatkan dari kacang polong, kedelai, biji-bijian, gandum utuh, hingga sayuran.
Manfaat menerapkan pola makan vegan untuk anak
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25174)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
Asalkan menu makanan yang diberikan pada anak mengandung gizi dan nutrisi yang seimbang, diet vegan dapat memberikan keunggulan dari segi kesehatan.
dr. Sylvia menerangkan lebih lanjut, anak dengan pola makan vegan (whole food plant based diet) dapat memiliki tumbuh kembang yang normal.
ADVERTISEMENT
Selain itu, risiko menderita obesitas, penyakit jantung, serta diabetes juga lebih rendah ketimbang anak yang mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan makanan olahan. Alergi, jerawat, infeksi pernapasan, gangguan pencernaan biasanya pun lebih jarang terjadi.
Bolehkah Menerapkan Pola Makan Vegan untuk Anak? (25175)
Pola makan vegan bagi anak Foto: Shutter Stock
Yang terpenting, adalah bagaimana orang tua bisa memilih makanan yang paling optimal untuk tubuh secara keseluruhan.
Evaluasi perkembangan anak sesuai capaian usianya juga harus terus dilakukan, serta selalu memantau pertumbuhan anak pada grafik Kartu Menuju Sehat (KMS).
Jika perlu, diskusikan dengan dokter anak sebelum memutuskan untuk memperkenalkan diet vegan pada anak.
"Mau menerapkan pola makan vegan untuk anak atau tidak, setiap anak harus dipantau tumbuh kembangnya berdasarkan kurva pertumbuhan. Jadi, bila ada kecenderungan malnutrisi bisa dideteksi dini dan dicari solusinya," pungkas dr. Dyan.
ADVERTISEMENT