Food & Travel
·
15 Januari 2018 18:53

Bukan 8 Gelas Sehari, Ini Takaran Air Minum yang Diperlukan Tubuh

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bukan 8 Gelas Sehari, Ini Takaran Air Minum yang Diperlukan Tubuh (21813)
Minum air mineral (Foto: Thinkstock)
Air merupakan salah satu cairan yang sangat dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, banyak yang mengatakan bahwa setidaknya manusia harus minum delapan gelas air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan harian agar tubuh tetap terhidrasi.
ADVERTISEMENT
Namun hal ini masih menjadi perdebatan, karena tidak disebutkan ukuran gelas standar yang harus digunakan untuk mencapai kebutuhan minimun cairan per harinya.
Jadi, sebenarnya berapa banyak tubuh manusia memerlukan cairan agar tidak terkena dehidrasi yang dapat mengancam kesehatan?
Bukan 8 Gelas Sehari, Ini Takaran Air Minum yang Diperlukan Tubuh (21814)
Batasan konsumsi air mineral. (Foto: Thinkstock)
Dilansir Metro, European Food Safety Authority, menyatakan bahwa kebutuhan harian air putih antara laki-laki dan perempuan berbeda. Laki-laki setidaknya harus meminum 2 liter air, sedangkan perempuan memerlukan sebanyak 1,6 liter untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Ukuran tersebut setara dengan 4 botol air mineral untuk laki-laki dan sekitar 3 botol untuk perempuan.
Selain jenis kelamin, kebutuhan cairan juga dapat berubah karena beberapa faktor seperti usia, pengaruh aktivitas harian, tempat tinggal, hingga aktivitas seks.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya air putih, minuman lain seperti susu, air, teh, dan jus buah juga dapat menyumbang kebutuhan cairan harian. Yang perlu diperhatikan adalah takaran gula dan kafein yang ada dalam minuman.
Kafein dikenal memiliki sifat diuretik yang akan menyebabkan rasa ingin buang air kecil terus-menerus setelah mengkonsumsinya. Hal ini malah akan menyebabkan tubuh cepat terkena dehidrasi, karena banyaknya cairan yang hilang.
Bukan 8 Gelas Sehari, Ini Takaran Air Minum yang Diperlukan Tubuh (21815)
Konsumsi air mineral sehari. (Foto: Thinkstock)
Selain ancaman dehidrasi yang mengintai ketika kekurangan cairan. Ternyata kelebihan cairan juga sangat berbahaya bagi tubuh, lho.
Jika tubuh menerima asupan air yang terlalu banyak, hal itu akan menyebabkan kondisi yang disebut dengan hyponatraemia atau keracunan air yang dapat berujung pada kematian. Gangguan ini dapat menyerang jantung, ginjal hingga otak manusia.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, seorang peneliti dari Monash University di Australia, Michael Farrell mengatakan bahwa tidak perlu terpatok pada ukuran standar mininum cairan yang harus dikonsumsi. Ia menyarankan untuk minum sesuai dengan sinyal tubuh, minum ketika tenggorokan terasa kering.