Kumparan Logo

Bukan Cuma untuk Kecantikan, Ini 5 Manfaat Bengkuang

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bengkuang Foto: dok.pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bengkuang Foto: dok.pixabay

Bengkuang dikenal karena manfaatnya yang bisa mencerahkan kulit. Tak heran, umbi ini menjadi bahan utama dalam beberapa produk kecantikan. Tapi tahukah kamu? Bukan cuma untuk kecantikan, bengkuang juga kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Umbi putih ini bisa dimakan sebagai penambah nutrisi harian tubuh. Rasanya juga enak, kok! Manis, berair, dan renyah. Selain dijadikan rujak, bengkuang juga bisa dimasak sebagai pengganti lobak pada sup.

Untuk mengetahui apa saja manfaat bengkuang, nih simak ulasannya di bawah ini.

1. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Thinkstock

Dalam penelitian The Cochrane Database of Systematic Reviews tahun 2016, menemukan adanya pengaruh serat bengkuang terhadap penurunan kolesterol jahat (LDL). Umbi dengan nama lain jicama ini juga mengandung kalium, yang membantu menurunkan tekanan darah, dan melindungi dari stroke.

Ditambah mengutip dari nutritiondata.self.com, bengkuang juga mengandung zat besi dan tembaga yang keduanya diperlukan untuk kesehatan sel darah merah. Dalam satu cangkir bengkuang mengandung setidaknya 0,78 mg besi dan 0,62 mg tembaga.

2. Meningkatkan pencernaan

Usus besar dan saluran pencernaan manusia. Foto: Elionas2 via pixabay

Sudah jelas bahwa makanan berserat banyak tentu baik untuk kesehatan pencernaan. Menurut World journal of gastroenterology tahun 2012, mengonsumsi bengkuang bisa membuat buang air besar lebih lancar.

Maka dari itu, nikmatilah secangkir bengkuang (130 gram) yang mengandung 6,4 gram serat. Dengan begitu asupan serat harian kita sudah terpenuhi.

3. Makanan baik untuk bakteri di usus

Ilustrasi bengkuang Foto: dok.pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bengkuang Foto: dok.pixabay

Bengkuang juga bisa menjadi asupan sehat untuk bakteri baik di usus. Umbi ini mengandung prebiotik alami yang tentunya meningkatkan sistem pencernaan.

Selain itu, makanan kaya prebiotik seperti ini juga meningkatkan populasi bakteri baik, dan mengurangi bakteri jahat di usus.

4. Membantu menurunkan berat badan

Ilustrasi timbangan berat badan naik. Foto: Shutter Stock

Pencernaan lancar, maka berat badan pun bisa stabil. Ya, mengonsumsi bengkuang yang kaya serat, air, dan rendah kalori ini dapat menahan rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, porsi makan pun bisa berkurang perlahan sehingga berat badan lebih terkontrol.

Selain itu, bengkuang juga bermanfaat mengurangi risiko resistensi insulin yang menjadi penyebab obesitas. Ini biasanya terjadi, ketika sel-sel menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga glukosa sulit masuk ke sel-sel lain yang membutuhkannya untuk diubah jadi energi.

5. Kaya antioksidan

Ilustrasi bengkuang Foto: dok.flickr/dinaapriana

Selain kaya serat, air, zat besi, dan tembaga, bengkuang juga mengandung banyak vitamin C. Yang mana, vitamin C menjadi sumber antioksidan baik guna menangkal radikal bebas di udara.

Menurut Department of Health & Human Services, Amerika Serikat antioksidan berperan melawan kanker, penyakit kardiovaskular, dan diabetes.

embed from external kumparan