Food & Travel
·
12 Januari 2021 12:50

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29511)
Ilustrasi menyimpan makanan di Kulkas. Foto: Shutterstock
Menyimpan makanan dalam kulkas merupakan cara umum untuk membuat bahan masakan bisa bertahan lebih lama. Buah-buahan, sayuran, bumbu, atau beberapa bahan makanan biasanya langsung kita susun dalam kulkas sepulang berbelanja. Tidak hanya itu, kita bahkan menyimpan makanan sisa semalam untuk dinikmati esok hari.
ADVERTISEMENT
Namun, ternyata tidak semua bahan makanan dapat kamu simpan dalam kulkas, lho. Mengutip Independent, beberapa makanan malah akan lebih cepat rusak, kehilangan rasa dan tekstur, atau bahkan membusuk bila disimpan di kulkas. Jadi, sebelum kamu menyusun semuanya ke kulkas, simak 5 makanan yang sebaiknya tidak kamu simpan di sana!

1. Tomat

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29512)
Ilustrasi menyimpan makanan dalam kulkas. Foto: Shutterstock
Menyimpan tomat dalam kulkas akan mencegahnya matang, sekaligus bisa mematikan rasanya. Hal ini karena menempatkan tomat di lemari pendingin dapat mengubah struktur kimianya dan mengurangi jumlah senyawa volatil dalam buah, yang akhirnya memengaruhi rasa tomat.
Jika kamu menempatkannya dalam suhu di bawah 5 derajat celsius, maka tekstur dan warna tomat juga berubah, serta membuat buah menjadi lunak dan berlubang.
ADVERTISEMENT

2. Kentang

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29513)
Kentang Foto: Pixabay
Kentang perlu disimpan dalam tempat yang sejuk dan kering, baik dilapisi kertas atau kantong berlubang agar tetap kering —tetapi tidak dalam kulkas. Menyimpannya di kulkas dapat mengubah pati kentang menjadi gula. Hal ini dapat memengaruhi tekstur kentang dan menyebabkannya berubah warna, serta akan terasa manis setelah dimasak.

3. Bawang

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29514)
Ilustrasi Bawang Bombay Foto: Shutterstock/NUM LPPHOTO
Bawang bombai yang belum dikupas juga perlu disimpan dalam tempat yang kering, sejuk, dengan banyak ventilasi udara —bukan kulkas yang dingin. Sama halnya dengan bawang putih, atau jenis bawang lain. Bawang harus disimpan dalam suhu kering dengan sedikit cahaya untuk menghindari umbi bertunas.
Menurut National Onion Association, bawang bombai yang dapat dimasukkan ke dalam kulkas adalah bawang yang sudah terkupas atau dipotong sebelumnya. Namun, bawang ini juga harus disimpan dalam tempat yang kering, tidak lembab, dan lebih baik dalam wadah tertutup.
ADVERTISEMENT

4. Roti

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29515)
Ilustrasi roti putih Foto: Dok.Shutterstock
Kulkas sangat buruk untuk roti, menurut Serious Eats. Jika selama ini kamu menyimpan roti di kulkas, maka lebih baik ubah kebiasaan ini sekarang. Meskipun membekukan roti bisa menghambat proses yang membuat makanan tersebut basi, menyimpannya dalam kulkas justru akan mempercepatnya. Suhu dingin menyebabkan pati mengkristal jauh lebih cepat daripada dalam ruangan —mempercepat proses yang membuat roti menjadi keras dan basi.

5. Pisang

Catat! Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Kamu Masukkan ke Kulkas (29516)
Olahan pisang apakah kamu? Foto: Toshiko/kumparan
Menyimpan pisang matang di kulkas akan membantunya tetap matang selama beberapa hari, tetapi jika kamu memasukkannya saat warnanya masih agak hijau dan keras, maka buah kuning ini tidak akan matang sama sekali. Setelah kamu mengeluarkannya dari lemari pendingin, malah kulit pisang akan menghitam.
Menurut A Moment of Science, hal ini terjadi karena pisang adalah buah tropis, ia tidak memiliki pertahanan alami terhadap dingin pada dinding selnya. Sehingga saat keluar dari suhu dingin, selnya akan pecah dan menghasilkan enzim pencernaan buah keluar yang membuat kulit pisang menjadi hitam.
ADVERTISEMENT
Reporter: Natashia Loi