Kumparan Logo

Corona Merebak, Ini 4 Tips yang Harus Kamu Ketahui saat Makan di Restoran

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rev Bistro, Bali Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rev Bistro, Bali Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Menyebarnya wabah virus corona membuat banyak orang paranoid dan mengurangi intensitas keluar rumah. Tak terkecuali, meminimalisasi kegiatan makan di restoran.

Di beberapa negara; seperti Amerika Serikat atau Italia, banyak restoran yang harus tutup lantaran tak banyak pelanggan yang datang. Di sisi lain, angka pemesanan secara delivery juga meningkat, karena orang-orang lebih memilih untuk makan di rumah.

Meski penularan corona bukan melalui udara, namun virus tersebut bisa menempel di permukaan meja, kursi, atau objek lainnya. Kendati demikian, kita sejatinya masih bisa makan di restoran tanpa perlu khawatir berlebihan. Karena ternyata, risiko penularan virus corona di restoran lebih kecil ketimbang tempat umum lainnya.

Berikut empat tips yang perlu kamu ketahui saat makan di restoran, terkait dengan menyebarnya wabah virus corona, di antaranya:

1. Selalu update informasi terkait virus corona

Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Dilansir The Washington Post, Leana Wen, seorang dokter dan profesor tamu untuk kebijakan dan manajemen kesehatan di Milken Institute School of Public Health di Universitas George mengungkapkan, bahwa penyebaran virus corona adalah situasi yang sangat cair dan selalu berubah.

Untuk itu, kita harus senantiasa memantau informasi terbaru. Dengan begitu, pengambilan keputusan untuk makan di luar atau tidak, bisa mengacu dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi.

2. Restoran selalu punya prosedur menjaga kebersihan dan higienitas

Ilustrasi mencuci tangan dengan hand sanitizer. Foto: Shutter Stock

Sedari dulu, restoran-restoran telah memiliki prosedur tertentu untuk menjaga higienitasnya. Apalagi, semenjak merebaknya wabah virus corona, beberapa restoran memperketat dan meningkatkan sanitasi mereka.

Banyak yang sudah menyediakan hand sanitizer untuk para pelanggan. Untuk itu, kita harus senantiasa mencuci tangan terlebih dahulu, atau menggunakan hand sanitizer sebelum mulai mengambil makanan.

Menurut Aubree Gordon, profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Michigan, sendok yang ada di restoran prasmanan tak mengandung banyak virus. Itu artinya, kita tak bisa menyebarkan virusnya dari tangan ke barang-barang pribadi.

"Yang jadi masalah, adalah ketika kita menyentuh sendok tersebut, lalu memegang wajah. Itu risiko yang paling besar," jelas Gordon.

3. Masalah bukan berasal dari makanan, tapi dari orang sakit

Tori miso ishiyaki noodle di Okamura Bali Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Tidak ada indikasi yang menyatakan kalau virus corona bisa menular melalui makanan. Namun, penyakit pernapasan tersebut akan menular melalui tetesan yang berasal dari bersin seseorang.

Itu artinya, peluang untuk tertular di restoran jauh lebih kecil ketimbang di tempat publik lainnya, seperti angkutan umum atau toko. Apalagi, di angkutan umum, risiko kita untuk berdempetan dengan orang lain lebih besar.

4. Selalu, dan selalu cuci tangan

Ilustrasi Cuci Tangan. Foto: Shutter Stock

Perlu diingat, akan tetap ada restoran yang kurang berhati-hati dalam menjaga kebersihan tempat makannya. Untuk itu, kita harus selalu waspada terhadap potensi terjadinya kontaminasi silang dari objek-objek yang ada.

Apalagi, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dawn Anderson, kepala Departemen Public & Allied Healt di Bowling Green University, bakteri paling banyak menempel di buku menu. Hal ini bisa terjadi juga pada virus.

Oleh karenanya, selalu cuci tangan setiap sebelum makan. Terutama, kalau kita baru saja menyentuh sesuatu.

embed from external kumparan