Delima Punya Antioksidan 3 Kali Lebih Banyak dari Teh Hijau, Ini 5 Manfaatnya
·waktu baca 2 menit

Delima, si merah yang memiliki cita rasa masam dan sedikit manis ini kerap dikonsumsi langsung atau dibuat jus buah. Tak jarang juga buah berbiji banyak ini menjadi campuran dalam berbagai makanan seperti salad hingga oatmeal. Selain itu, delima juga dikenal dengan segudang manfaatnya untuk kesehatan.
Buah dengan nama latin Punica granatum ini berasal dari Asia Tengah. Buah ini kemudian dibudidayakan di Timur Tengah dan telah tersebar hingga beberapa negara lainnya. Seperti Iran, Afghanistan, India Timur, China, Amerika Serikat, dan termasuk di Indonesia.
Buah yang masuk dalam kelompok berry ini mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Seperti protein, karbohidrat, serat, dan vitamin; termasuk vitamin C, vitamin B kompleks, folat, vitamin E, serta vitamin K.
Selain itu, delima juga mengandung berbagai mineral; di antaranya kalium, magnesium, zinc, dan tembaga, serta kaya antioksidan polifenol, termasuk antosianin. Buah yang berwarna cerah ini dikenal dengan biji berair dan bibir bunga yang sangat khas pada tampak luar.
Mengutip Food NDTV, menurut buku Healing Foods oleh DK Publishing, biji delima sudah dikenal baik untuk kesehatan karena sifat antivirus dan antibakteri. Selain itu, buah ini juga rendah kalori yang menjadikannya camilan sempurna untuk kudapan setiap hari.
Selanjutnya, Ahli gizi selebriti Luke Coutinho baru-baru ini mengungkapan bahwa buah delima memiliki kandungan antioksidan tiga kali lebih banyak daripada teh hijau. Hal itu pun ia bagikan melalui laman twitter pribadinya.
“Tahukah Anda bahwa buah delima memiliki antioksidan 3x lebih banyak daripada teh hijau atau anggur merah?,” tulisnya. Unggahannya tersebut juga memperlihatkan beberapa alasan mengapa seseorang harus memasukkan buah delima dalam menu makanan sehat sehari-hari.
Manfaat buah delima untuk kesehatan
5 Manfaat Delima untuk Kesehatan
Menurut ahli gizi, buah delima mengandung antioksidan 3 kali lebih banyak dari teh hijau. Yuk, ketahui juga manfaatnya untuk kesehatan.
1. Mampu menurunkan berat badan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa delima memiliki kalori yang rendah sehingga dapat membantu seseorang dalam upaya menurunkan berat badan. Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi pada buah ini juga dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan usus.
2. Melawan peradangan
Menurut buku Healing Foods, kandungan flavonol antioksidan dalam buah delima telah terbukti secara signifikan mampu mengurangi aktivitas protein yang menyebabkan kondisi peradangan, seperti radang sendi.
3. Meningkatkan hemoglobin
Diketahui rendahnya kadar hemoglobin dalam darah manusia itu dapat menyebabkan anemia dan gangguan kesehatan lain. Oleh karena itu, mengonsumsi delima secara rutin dipercaya bisa menghindari turunnya kadar HB. Hal ini lantaran buah satu ini adalah sumber yang kaya akan zat besi, sehingga mampu membantu meningkatkan sel darah merah dalam tubuh dan meningkatkan kadar hemoglobin.
4. Melawan plak gigi
Selain mengandung antioksidan yang tinggi hingga sumber yang kaya akan zat besi, delima juga memiliki sifat antivirus, sehingga baik untuk meningkatkan kesehatan gigi. Karena sifat antivirus dipercaya mampu membantu melawan plak pada gigi.
5. Mengelola tekanan darah
Manfaat kesehatan terakhir yang bisa seseorang rasakan ketika rutin mengonsumsi delima, adalah mampu mengelola tekanan darah. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Journal Clinical Nutrition, minum jus buah delima setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah hingga lebih dari 12 persen.
Reporter: Destihara Suci Milenia
