kumparan
Food & Travel1 November 2019 15:35

Food Waste: Tips Mengolah Sisa Makanan agar Tak Terbuang Percuma

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi kulit pisang
Ilustrasi kulit pisang Foto: Shutterstock
Sampah rumah tangga masih menjadi permasalah besar di Indonesia. Setiap harinya ribuan ton sampah dihasilkan yang bersumber salah satunya dari rumah tangga.
ADVERTISEMENT
Sisa makanan yang terbuang sangatlah banyak, atau yang kini dikenal dengan fenomena food waste. Tentu ini tak baik untuk lingkungan dan masa depan, bukan?
Untuk itu, kita bisa mencegah dimulai dari rumah sendiri. Bijak kelola sampah sendiri, bisa menjadi langkah awal untuk mungkin perubahan yang besar. Bagaimana caranya?
Selain disarankan untuk memilah-milah sendiri sampah di rumah, sebenarnya ada beberapa jenis makanan yang masih bisa diolah agar tak terbuang percuma. Apa saja dan bagaimana tips mengelola sisa makan di rumah? Mengutip BBC, yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
1. Nasi
nasi
nasi Foto: Shutterstock
Limbah sampah menghasilkan gas efek rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana. Ini jelas akan berdampak buruk bagi lingkungan. Salah satu limbah makanan yang sering ditemukan adalah nasi.
ADVERTISEMENT
Bagaimana tidak, nasi menjadi makanan pokok di Tanah Air, yang terkadang dalam jumlah memasaknya suka berlebihan --takut kehabisan begitu alasannya. Kemudian, akhirnya nasi sisa jadi basi dan dibuang percuma.
Namun ini bisa dicegah dengan cara, tentunya masaklah nasi secukupnya --lebih baik kekurangan lalu masak lagi, daripada menyisa dan jadi sampah.
Selain itu, cara lain adalah disimpan dalam lemari es, ke esokkannya baru dipanaskan atau dimasak kembali --jadi nasi goreng misalnya. Perlu diingat, nasi sebaiknya hanya dipanaskan sekali agar nutrisinya tak hilang, dan kandungan gulanya tak semakin banyak.
2. Roti
Ilustrasi Roti Lapis Gula dan Mentega
Ilustrasi Roti Lapis Gula dan Mentega Foto: Shutterstock/Rassamee Cafe
Faktanya ada 20 juta irisan roti yang terbuang setiap hari, dan setiap tahunnya bertambah hingga 7,3 miliar. The Standards Agency Food (FSA) menyarankan, agar tak mengonsumsi roti yang sudah berjamur. Lalu bagaimana jika rotimu tak berjamur namun baunya sudah agak berubah?
ADVERTISEMENT
Sebenarnya keadaan roti yang tak berjamur --selama disimpan dalam kulkas-- namun baunya agak sedikit menyengat masih bisa dikonsumsi. Caranya dengan menjadikannya puding roti, dipanggang, atau dibakar. Kamu juga bisa menambahkan topping sesuai selera agar rasanya semakin nikmat.
3. Pasta
Ilustrasi merebus pasta
Ilustrasi merebus pasta Foto: Shutter Stock
Pasta yang dipanaskan kembali justru mengurangi kandungan pati di dalamnya, dan membuatnya jadi makanan rendah kalori. Lalu, mengapa harus dibuang? Kalau ternyata, pasta sisa yang kemudian dipanaskan kembali bisa menjadi makanan rendah kalori yang enak. Jika berniat memanaskannya kembali, maka baiknya simpan dahulu dalam lemari pendingin agar tak basi.
4. Daging steak
Resting steak.
Resting steak. Foto: Dok. Pixabay
Porsi steak yang cukup banyak kadang membuat orang yang memakannya jadi tak habis. Nah kalau begini, jangan buru-buru membuang dagingnya ya, sayang. Kamu masih bisa mengolahnya menjadi campuran untuk tumisan dengan mengirisnya kecil-kecil.
ADVERTISEMENT
Tapi pastikan, ketika menyimpannya jangan berbarengan dengan daging mentah, ya. Sebab jika disatukan, bisa terjadi kontaminasi silang yang membuat daging tak lagi baik untuk disantap. Jadi simpanlah dalam wadah terpisah, sehingga daging steak sisa bisa tahan 3-4 hari.
5. Keju
Makanan hamil 1
Keju potong. Foto: Pixabay
Menurut penelitian 3,1 juta sisa potongan keju terbuang setiap tahunnya di Inggris. Biasanya ini dilakukan karena munculnya jamur pada permukaan keju.
Namun ini tak perlu dikhawatirkan, karena keju tersebut masih bisa dikonsumsi, kok. Caranya cukup dengan memotong bagian keju yang terkena jamur saja, sisanya masih bisa diolah kembali. Hal ini juga disarankan oleh The United States Department of Agriculture (USDA).
6. Kentang
Ilustrasi Kentang
Ilustrasi Kentang Foto: Instagram @sajn27
Di Inggris kentang juga menjadi salah satu masalah food waste karena jumlah limbahnya mencapai 4,4 juta. Memang, kentang dengan keadaan hijau, keriput, lembek, atau berjamur sebaiknya jangan dimakan. Tapi apabila masih terlihat kokoh dan hanya tumbuh tunas, kamu cukup membuang tunasnya saja lalu bisa mengolah kentang kembali. Dibuat mashed potato, direbus, dipanggang, atau digoreng, rasa kentang akan tetap enak.
ADVERTISEMENT
7. Pisang
Ilustrasi smoothie  kulit pisang
Ilustrasi smoothie kulit pisang Foto: Shutterstock
Buah kuning ini juga kerap dibuang begitu saja jika warnanya berubah kehitaman. Padahal pisang hitam belum tentu busuk. Bisa jadi itu hanya terlalu matang, dan sebenarnya rasanya masih layak makan.
Selain itu, pisang yang memiliki bintik cokelat di permukaan kulitnya ternyata bersifat anti kanker. Dilansir Boldsky, pisang yang sering dianggap hampir busuk ini justru kaya antioksidan, yang berguna menangkal radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan