Jakarta PSBB Ketat, Ini 5 Tips Aman Memesan Makanan Secara Take Away

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB mulai Senin (14/9). Bahkan PSBB Jakarta jilid 2 ini akan semakin diperketat. Imbasnya, selama masa tersebut, warung dan restoran kembali tak bisa menerima tamu untuk makan di tempat (dine-in).
Namun, dikutip kumparanNews, Anies mengatakan tempat makan atau restoran hanya boleh melayani secara take away. "Usaha makanan, restoran, kafe, diperbolehkan untuk tetap beroperasi, tapi tidak menerima pengunjung makan di lokasi," ujar Anies dalam konferensi pers pengumuman PSBB di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9).
Dengan begitu, buat kamu yang berencana untuk makan di kafe, restoran, atau sekadar minum di kedai kopi sebaiknya urungkan saja niatmu.
Namun, bila kamu pengin tetap membungkus makanan dari luar seperti yang disarankan selama PSBB ketat ini, berikut kumparan rangkum tips aman memesan secara take away. Disimak baik-baik, ya.
1. Perhatikan enam tanda tempat makan tak aman untuk dikunjungi
Sebelum kamu memutuskan untuk memesan makanan secara take away di sebuah restoran, pastikan dulu tempat makan tersebut aman untuk dikunjungi. Bagaimana caranya?
Dikutip dari Eat This, ada enam tanda restoran atau tempat makan tak aman untuk dikunjungi; yakni pelayannya tak memakai masker, menggunakan menu yang dipakai berulang, banyak orang menunggu di lobi tempat makan, ruangnya tampak penuh sesak, sirkulasi udara pengap, hingga masih terlihat barang-barang yang bisa digunakan bersama.
Nah, bila kamu sudah melihat ke-enam tanda ini sebaiknya segera beralih saja ke tempat makan lainnya. Sebab, ke-enam tanda ini bisa berarti tempat makan yang hendak kamu kunjungi tak serius menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di areanya.
2. Pastikan menjaga jarak selama proses pemesanan
Menerapkan sistem tak away berarti ada banyak tamu yang mengantre dalam satu area. Maka itu, penting untuk kamu selalu menerapkan social hingga physical distancing selama mengantre.
Bukan cuma itu, menurut Jaimie Meyer, asisten profesor kedokteran dan asisten profesor klinis keperawatan di Yale School of Medicine, kamu juga harus tetap menjaga jarak aman dengan pelayan restoran termasuk staf kasir saat memesan makanan.
3. Menunggu di tempat yang aman
Usai memesan makanan, Meyer menyarankanmu untuk sebaiknya menunggu saja di dalam mobil atau di luar area restoran. Saat makananmu telah siap, barulah kamu bisa kembali ke dalam untuk mengambil pesanan dan segeralah pulang.
4. Mencuci tangan hukumnya wajib
Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setiap saat hukumnya adalah wajib. Dilansir Insider, ahli kesehatan dunia di Northwell Health, Dr. Eric Cioe-Peña mengatakan cucilah tanganmu setiap usai menyentuh barang baik pribadi maupun yang ada di restoran. Termasuk, usai menerima dan meletakkan makanan dalam mobil.
Namun biasanya, restoran juga akan menyediakan hand sanitizer yang bisa kamu gunakan sembari menunggu makanan siap untuk dibawa pulang.
5. Buang kemasan begitu sampai di rumah
Sesampainya di rumah, segeralah cuci tangan dan sajikan makanan menggunakan alat makan bersih milikmu sendiri. Pastikan kamu juga langsung membuang kemasan ke tempat sampah. Usai membuang kemasan, dan sebelum menyantap makanan jangan lupa untuk mencuci tangan lagi, ya.
Itulah tadi tips aman memesan makanan secara take away. Akan lebih baik lagi bila kamu memesan secara driver thru atau delivery saja dari rumah.
