Kumparan Logo

Kulit Bisa Jadi Oranye Saat Kebanyakan Makan Wortel

kumparanFOODverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wortel. (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Wortel. (Foto: Pexels)

Konon makan wortel dalam jumlah banyak bisa membuat kulit menjadi kekuningan dan agak oranye. Ini benar adanya. Bahkan bukan cuma wortel saja yang bisa membuat warna kulitmu berubah, tapi makanan lain yang mengandung beta karoten.

University of Arkansas for Medical Sciences (UAMS) menjelaskan perubahan warna kulit menjadi kekuningan dan agak oranye ini disebut karotenemia. Karotenemia disebut juga karotenodermia. Ketika seseorang mengalami hal ini artinya terdapat kadar beta karoten yang tinggi dalam darah.

Wortel salah satu sumber vitamin A. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Wortel salah satu sumber vitamin A. (Foto: Thinkstock)

Biasanya bagian tubuh yang paling terlihat perubahan warnanya adalah telapak tangan dan telapak kaki. Kondisi yang kadang disalahartikan dengan karotenemia adalah jaundice. Bedanya pada orang yang mengalami jaundice, matanya ikut berubah jadi kekuningan, sedangkan pada karotenemia tidak ada perubahan di warna mata.

Nah, warna oranye pada wortel terbuat dari beta carotene. Kandungan inilah yang akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh manusia. Menurut The World's Healthiest Foods, vitamin A sebenarnya membantu membuat warna kulit normal, tetapi saat terlalu banyak bikin kulit jadi kekuningan.

jus wortel (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
jus wortel (Foto: Pixabay)

Karotenemia sering dikaitkan dengan kondisi tertentu seperti penyakit hati, masalah ginjal, dan hipotiroidisme. Alasannya kondisi-kondisi ini memungkinkan beta karoten lebih mudah meningkat. Pada bayi, karotenemia juga lebih rentan terjadi.

Tidak Cuma Wortel

Ya, bukan hanya kebanyakan makan wortel saja yang akan membuat seseorang mengalami karotenemia. Kebanyakan makan ubi jalar juga bisa mengakibatkan seseorang mengalami karotenemia.

Labu kuning untuk MPASI Bayi (Foto: Shutter stock)
zoom-in-whitePerbesar
Labu kuning untuk MPASI Bayi (Foto: Shutter stock)

Labu juga termasuk makanan yang jika kebanyakan dimakan menyebabkan karotenemia. Departemen Kedokteran UCLA memaparkan buah-buahan berwarna oranye seperti blewah dan jeruk juga merupakan sumber makanan untuk beta karoten.

Bahkan kacang hijau yang tidak berwarna oranye juga bisa menyebabkan karotenemia saat dimakan dalam jumlah besar. Pun bayam, kale, dan brokoli. Dalam sayuran berwarna hijau tua, memang 'menyembunyikan' karoten di dalamnya. Demikian dikutip dari Live Strong.