Kunyit hingga Cabai, 7 Bumbu Dapur Ini Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

18 Oktober 2022 16:10
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
com-Alat cek gula darah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Alat cek gula darah. Foto: Shutterstock
Sadarkah kamu bahwa bumbu dapur yang biasanya digunakan untuk menambah rasa pada makanan, ternyata juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Khususnya, bagi kamu para penderita diabetes atau yang ingin menjaga kadar gula darah.
Ya, meskipun beragam bumbu dapur; seperti kunyit, cengkeh, kayu manis, dan lainnya memiliki ukuran yang kecil. Akan tetapi, bumbu tersebut telah terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Oleh karena itu, mengutip Boldsky, setidaknya terdapat tujuh bumbu dapur yang mudah untuk ditemukan, baik itu di pasar atau minimarket; yang ternyata berguna bagi gula darah kamu. Penasaran apa saja? Yuk, simak informasinya di bawah:

1. Kayu manis

Ilustrasi kayu manis Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kayu manis Foto: Shutter Stock
Biasanya, kayu manis digunakan untuk memberi aroma dan rasa pada kue atau minuman. Namun, rempah yang mempunyai rasa agak manis dan pedas ini juga memiliki manfaat bagi kadar gula darah, khususnya penderita diabetes tipe-2.
Menurut studi International Journal of Food Science tahun 2019, menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 3 hingga 6 gram kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa dalam waktu 30 hingga 40 hari. Selain itu, kayu manis juga dapat memengaruhi sensitivitas insulin dalam tubuh, sehingga lebih mudah memproses glukosa.

2. Kunyit

Ilustrasi kunyit. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunyit. Foto: Shutterstock
Rempah yang identik dengan warna kuning, yaitu kunyit juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini dibuktikan pada sebuah studi dalam jurnal Nutrients tahun 2019, yang menunjukkan bahwa kandungan kurkumin dalam kunyit dapat menunda perkembangan diabetes, meningkatkan fungsi sel beta, dan menurunkan risiko resistensi insulin.

3. Merica jamaika

Ilustrasi merica jamaika. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi merica jamaika. Foto: Shutterstock
Merica jamaika atau disebut juga allspice, adalah rempah aromatik yang umumnya tumbuh di Amerika Tengah, Meksiko, dan Kepulauan Karibia. Selain digunakan untuk pelengkap bahan masakan, merica jamaika juga mempunyai senyawa antioksidan penting; yaitu quercetin, asam galat, dan fitokimia.
Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal HHS Public Access tahun 2014, menunjukkan bahwa senyawa penting tersebut dapat membantu mencegah diabetes; dengan mengurangi kerusakan pada sel beta pankreas yang disebabkan karena stres oksidatif. Tentu, kesehatan pankreas menjadi penting karena merupakan organ yang bertanggung jawab untuk memproduksi insulin.

4. Cabai rawit

Cabai rawit di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (14/3/2022). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cabai rawit di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Senin (14/3/2022). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Cabai rawit atau ada yang menyebutnya cengek merupakan bumbu dapur yang biasa digunakan untuk menambah rasa pedas pada makanan. Namun, jika kamu mempunyai masalah dengan kadar gula darah, maka cabai rawit dapat menjadi solusi.
Hal ini dikarenakan cabai rawit memiliki senyawa aktif yang disebut capsaicin. Menurut sebuah studi dalam jurnal Agricultural and Food Chemistry tahun 2017, menunjukkan bahwa senyawa capsaicin dapat menyebabkan perubahan pada tingkat gen dan membantu dalam produksi insulin, atau hormon yang menyeimbangkan kadar glukosa.

5. Daun salam

Daun salam Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Daun salam Foto: dok.shutterstock
Daun salam merupakan bumbu berupa daun aromatik yang biasa digunakan dalam sajian nasi liwet dan nasi uduk. Namun, selain menambah aroma harum pada masakan, daun salam juga ternyata mempunyai manfaat bagi kadar gula darah. Menurut penelitian dalam jurnal Clinical Biochemistry and Nutrition tahun 2009, menunjukkan bahwa mengonsumsi satu hingga tiga gram daun salam per hari, dapat menurunkan komplikasi diabetes; seperti penyakit jantung.

6. Cengkeh

Cengkeh Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cengkeh Foto: Shutterstock
Cengkeh atau cengkih adalah bumbu dapur yang biasanya digunakan dalam masakan berkuah; seperti semur dan kari. Selain itu, menurut sebuah penelitian dalam jurnal BMC Complementary Medicine and Therapies tahun 2019, mengatakan bahwa kandungan polifenol dalam cengkeh; seperti asam galat, katekin dan quercetin dapat membantu fungsi organ hati secara optimal. Dengan begitu, hati akan turut membantu menjaga kadar gula darah dengan menyimpan kelebihan glukosa yang ada.

7. Mustard

Ilustrasi minyak mustard. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minyak mustard. Foto: Shutter Stock
Terakhir, saus mustard berwarna kuning yang berasal dari biji tanaman sesawi, ternyata juga memiliki manfaat bagi kadar gula darah. Pasalnya, sebuah penelitian dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine tahun 2011, yang dilakukan terhadap hewan pengidap diabetes dengan memberikan biji sesawi; menunjukkan bahwa kadar gula darah dapat turun dalam waktu yang singkat.
Nah, itulah tujuh bumbu dapur yang ternyata juga memiliki manfaat bagi kadar gula darah. Oleh karena itu, tak ada salahnya kamu mulai mengonsumsi atau menambahkan bumbu tersebut ke setiap makanan. Namun, perlu diingat juga untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai bumbu dapur apa yang boleh dan tidak untuk kamu konsumsi, ya.
Penulis: Riad Nur Hikmah