kumparan
21 Jan 2019 7:08 WIB

Mengapa Sarapan Itu Penting?

Yoghurt dan susu baik bagi tubuh (Foto: Pexels)
Ada banyak alasan kuat untuk kita skip sarapan. Mungkin sedang malas bangun pagi, malas menyiapkannya, atau justru sengaja karena sedang diet ketat. Padahal, sarapan punya banyak manfaat penting untuk kesehatan kamu.
ADVERTISEMENT
Menurut National Health Service, sarapan itu baik untuk kesehatan, karena bisa mengurangi resiko obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan juga diabetes. Kenapa begitu? Dengan membiasakan diri menyantap sarapan, pola makan kamu akan tetap terjaga, sehingga bila rutin dilakukan, dampaknya sangat baik untuk kesehatan.
Dilansir berbagai sumber, berikut adalah beberapa manfaat sarapan yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk melewatkan sarapan itu sendiri.
1. Awal yang baik
Ilustrasi sarapan sehat. (Foto: Thinkstock)
Melewatkan sarapan membuat kebutuhan vitamin dan nutrisi tubuh kamu sulit terpenuhi. Dengan sarapan, kamu punya asupan serat, kalsium, dan berbagai vitamin yang bisa kamu gunakan untuik memulai hari dengan baik.
2. Lindungi tubuh dari penyakit
Makanan Sehat (Foto: Thinkstock)
Sebuah studi yang melibatkan para perempuan yang tidak sarapan mengungkap bahwa kadar kolesterol jahatnya cenderung lebih tinggi dibanding mereka yang sarapan. Ini adalah alasan di balik mengapa sarapan bisa mengurangi resiko obesitas, diabetes, dan penyakit lain akibat kadar kolesterol.
ADVERTISEMENT
3. Baik untuk diet
Diet (Foto: Pexels)
Yap, sarapan lebih baik dan efektif untuk menurunkan berat badan. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa kenaikan berat badan itu kebanyakan disebabkan oleh terlalu sering melewati sarapan.
Kenapa bisa begitu? Ketika kamu tidak sarapan, kamu cenderung makan siang lebih banyak. Kamu akan lebih lapar mata dan keinginan kamu untuk makan segalanya akan lebih meningkat.
4. Bikin kamu lebih fokus
Ilustrasi perempuan yang sedang bekerja (Foto: dok.Pixabay)
Kebiasaan sarapan pagi membuat kamu punya energi lebih untuk melakukan aktivitas harianmu. Menghindari sarapan justru akan membuat daya pikir kamu menurun.
Lagipula, sarapan juga meningkatkan mood positif. Rasa lapar justru membuat suasana hati memburuk serta stres di pagi hari.
Menu sarapan seperti apa yang dianjurkan?
Oatmeal Dapat Mengurangi Risiko Kanker (Foto: Thinkstock)
Untuk yang malas sarapan, kamu harus pintar-pintar untuk memilih menu sehingga kamu juga tidak cepat bosan. Namun, perlu diperhatikan kalau kamu sedang mengincar manfaat sarapan, bukan memuaskan nafsu makan kamu.
ADVERTISEMENT
Oleh karenanya, untuk pemilihan dan kreasi menu sarapan baiknya harus yang enak, sehat, dan bergizi. Beberapa alternatif sarapan sehat yang tak kalah nikmat adalah oatmeal dengan aneka buah, granola, muesli dengan yoghurt atau susu rendah lemak, sereal dengan potongan buah, atau mungkin roti gandum.
Sebaiknya juga kamu memulai sarapan sekitar 30 menit hingga satu jam setelah bangun. Lebih baik lagi bila sarapan di bawah jam 09.00. Alasannya terkait dengan jam memulai aktivitas kamu.
Normalnya, orang mulai beraktivitas jam 09.00-10.00. Satu jam sebelum aktivitas dimulai, kadar gula darah dalam tubuh cenderung menurun. Untuk memperbaiki keadaan ini, diperlukan nutrisi yang diperoleh dari sarapan pagi. 
Jadi, sudahkah kamu memulai hari dengan sarapan?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan