Menikmati Pengalaman Bersantap di The Coach Restaurant yang Pertama di Dunia
·waktu baca 4 menit

Jakarta kini menjadi rumah bagi The Coach Restaurant dan Coffee Shop pertama di dunia, sebuah destinasi yang membawa nuansa ikonik New York City ke ibu kota. Dibuka pada Maret, restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang memadukan gaya urban dan kemewahan khas kota yang tak pernah tidur tersebut.
The Coach Restaurant menyajikan makanan dan minuman untuk dinikmati sepanjang hari, mulai dari sarapan hingga koktail malam. Menu di sini menampilkan sentuhan modern atas kekayaan kuliner New York, terinspirasi dari berbagai elemen kuliner ikonis kota tersebut.
Pengunjung akan menemukan hidangan yang menghormati tradisi kuliner New York, seperti restoran steak yang ramai, kedai Italia yang nyaman, hingga restoran makanan laut dan bar yang elegan.
kumparanFOOD berkesempatan menikmati pengalaman bersantap di The Coach Restaurant. Dari awal, kami sudah disambut dengan makanan pembuka yang menggugah selera.
Hidangan pembuka pertama yang kami coba adalah parker house rolls dengan jalapeno dan smoked butter. Roti ini memiliki tekstur yang empuk dan rasa yang gurih, memberikan perpaduan sempurna antara kelezatan dan aroma khas.
Setelah itu, kami disajikan tuna tartare yang dipadukan dengan roti panggang renyah. Hidangan ini menawarkan kombinasi rasa segar dan tekstur yang memuaskan, dengan tuna yang segar, sriracha yang pedas, dan alpukat yang creamy.
Tidak ketinggalan, kami juga menikmati extra jumbo shrimp cocktail. Udang yang disajikan benar-benar lembut dan segar, dilengkapi dengan saus rexy cocktail, dan lemon segar, memberikan sentuhan akhir yang menyegarkan.
Hidangan berikutnya yang kami coba adalah oysters tockefeller. Saat pertama kali mencicipinya, saya merasakan kelembutan tiram yang gurih dan juicy yang berpadu sempurna dengan bayam yang dimasak lembut. Remah roti menambahkan tekstur renyah di setiap gigitan.
Hidangan pembuka ini sebagai bentuk penghormatan untuk kekayaan laut New York yang segar, membawa cita rasa autentik dan kemewahan khas kota tersebut ke tengah Jakarta.
Menu makanan kedua, kami dihidangkan dengan cacio e pepe, sebuah hidangan pasta klasik Italia. Hidangan ini menawarkan kombinasi rasa yang creamy dari keju pecorino yang meleleh dengan sempurna.
Hidangan ketiga yang kami nikmati di The Coach Restaurant adalah a very honest cheeseburger. Burger ini disajikan dengan waffle fries krispi yang digoreng dengan lemak bebek. Kombinasi ini menawarkan antara rasa gurih, keju yang meleleh, dan tekstur renyah dari kentang kentang goreng. Berturut-turut kami juga disajikan fresh caught barramundi dan New York strip steak.
Untuk hidangan penutup, kami disuguhkan 20-layer chocolate cake yang dilengkapi dengan es krim kopi. Setiap lapisan kue cokelat ini diisi dengan ganache cokelat hitam dan karamel yang creamy. Serta ditutup dengan iconic New york cheesecake yang sangat creamy dan lembut.
Di sini kamu juga bisa menikmati sejumlah koktail klasik Amerika, seperti Ritz, Manhattan, serta racikan yang jamak ditemui, misalnya long island iced tea. Namun, primadona di The Coach Restaurant adalah adalah Martini Program. Disajikan dalam porsi yang tak pelit, masing-masing koktail memiliki sebuah alat peracik yang dapat terisi kembali secara otomatis.
Mulai dari martini klasik coachmen yang terbuat dari dua jenis gin dan dua jenis vermouth; tabby martini yang diracik menggunakan vodka, liqueur St. Germain elderflower, dan sedikit white port; hingga blondie’s espresso martini, yang alih-alih diracik dari vodka seperti biasa, diganti dengan dark dan spiced rum dikombinasikan dengan kopi Blondies yang diambil dari coach coffee shop untuk memberikan sebuah keseimbangan dari rasa mewah dan cita rasa kopi espresso yang kuat.
Selain kreasi khas Martini diatas, The Coach Restaurant juga menawarkan berbagai pilihan lain yang menggoda seperti diamonds and pearls, troublemaker, dan cosmojito sour.
Jika The Coach Restaurant menawarkan pengalaman makan premium, Coach Coffee Shop menawarkan sebuah atmosfer kedai kecil New York yang menyenangkan. Dengan dinding bercorak semarak dan hidangan klasik yang cocok untuk dinikmati bersama secangkir kopi, kedai kopi ini melayani mereka yang menginginkan asupan kafein serta mereka yang membutuhkan sesuatu yang manis untuk sejenak menjauh dari rutinitas harian.
Sea salt brownie latte yang khas dan funfetti slice dengan warna menggoda menjadi opsi ideal untuk camilan sore. Selama menikmati kopi dan makanan ringan di sini, tamu juga dapat merasakan semangat kehidupan kota yang tak pernah melambat lewat ornamen lampu-lampu neon dan lantainya yang bercorak ramai.
Tak hanya itu, The Coach Restaurant juga menggelar hiburan live music akustik R&B dan soul setiap Kamis malam serta musik-musik disko persembahan disjoki yang hadir setiap Jumat dan Sabtu malam lewat program Coach After Dark. Sederet pesta dan acara yang akan hadir di masa mendatang merupakan bagian dari misi The Coach Restaurant untuk menjadi sebuah cultural hub di Jakarta yang menawarkan variasi opsi hiburan untuk menjaga para tamunya agar tetap semangat dan penasaran.
The Coach Restaurant dan The Coach Coffee Shop
Alamat: Arjuna Lobby, Grand Indonesia West Mall
