Kumparan Logo

Minum Kopi Setiap Hari Efektif Kurangi Risiko Paparan COVID-19? Ini Kata Ahli

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menyeduh kopi drip instan Foto: dok.Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyeduh kopi drip instan Foto: dok.Shutterstock

Penemuan terkait manfaat minum kopi memang sudah sejak lama kita ketahui. Semisal, rutin minum kopi bisa mencegah ragam penyakit kronis. Namun, penelitian terbaru kali ini mengkaitkan manfaat minum kopi dengan risiko paparan virus corona.

Para peneliti percaya, secangkir kopi mampu mengecilkan risiko terserang COVID-19. Mereka menemukan adanya hubungan yang kuat dari secangkir kopi terhadap serangan virus. Para peneliti menjelaskan pula kalau orang-orang yang rutin mengonsumsi kopi, sistem imunnya lebih terjaga.

Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Nutrients oleh Fakultas Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern (20/6). Peneliti mengkaji pola makan sehari-hari dari 38.000 individu di Biobank Inggris. Melalui pola makan tersebut mereka menghubungkan dengan intensitas infeksi COVID-19.

kumparan post embed

Kopi mampu kurangi risiko paparan COVID-19 hingga 10 persen

Ilustrasi minum kopi Foto: dok. Unsplash

Kebanyakan respondennya, adalah mereka yang berada dalam rentang usia 40-70 tahun. Setelah mengamati pola makan para responden, peneliti kemudian mengambil sampel tes COVID-19 tiap individu. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Maret sampai November 2020. Tiap individu juga rutin menjalankan tes deteksi COVID-19 tersebut.

Tim peneliti lalu menemukan beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi. Di antaranya teh, daging olahan, kopi, daging merah, ikan omega 3, buah-buahan, serta sayuran. Rupanya, dari banyaknya jenis asupan tersebut, kopi menduduki peringkat teratas sebagai asupan yang dinilai paling mampu mencegah paparan COVID-19.

kumparan post embed

“Seseorang yang rutin minum secangkir kopi setiap hari, besar kemungkinan mereka terhindar dari virus ini. Risiko penurunannya pun cukup mengesankan, yakni 10 persen, bisa mengurangi gejala dan infeksi virusnya, dibanding mereka yang kurang atau jarang konsumsi kopi,” lapor salah satu perwakilan tim peneliti, dikutip dari Eat This.

Ilustrasi kopi hitam. Foto: Toshiko/kumparan

Rupanya, cukup banyak penelitian terdahulu yang juga menemukan kopi sebagai minuman sehat peningkat kekebalan tubuh. Ini karena, kopi menjadi penyumbang utama asupan polifenol dan fenolik.

Keduanya mempunyai sifat antioksidan serta anti-inflamasi, yang mana sangat baik untuk mencegah kematian akibat terpapar COVID-19. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan risiko pneumonia yang lebih rendah pada orang tua .

Menariknya lagi, para peneliti juga mengungkapkan bahwa kopi dikaitkan dengan risiko infeksi COVID-19 yang lebih rendah, sekalipun individu tersebut sudah terpapar. Adanya hasil tersebut menyimpulkan kalau kopi cukup efektif dalam mencegah tubuh dari paparan virus.

Maka dari itu, peneliti menyetujui kalau memasukkan kopi dalam kebiasaan makan memang tidak ada salahnya. Sebab, minuman berkafein itu juga memberikan efek baik untuk imunitas tubuh. Namun, perlu diingat, baiknya konsumsi kopi hitam murni dari biji kopi asli yang segar, dan tanpa menggunakan tambahan bahan lainnya supaya khasiat yang diterima pun maksimal.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed