Padukan Jamu dan Hot Chocolate, Ini Minuman Hangat dan Sehat ala Krakakoa

Industri kuliner menjadi salah satu lini yang cukup terdampak virus corona. Bukan hanya restoran yang tutup, tapi juga keberlangsungan hidup karyawannya ikut terancam.
Beberapa industri makanan pun mulai menampakan usaha-usahanya untuk bisa bertahan di tengah terpaan pandemi ini. Setelah muncul tren kopi jamu, kini ada cokelat jamu ala Krakakoa.
Cokelat asli Indonesia yang namanya sudah sampai benua Eropa ini turut memutar otak untuk mempertahankan eksistensi produknya. Diakui Sabrina Mustopo, founder Krakakoa, perusahaanya termasuk yang terdampak dengan adanya wabah COVID-19 ini.
Kini ia harus selalu memastikan agar produksi dan penjualan cokelatnya tetap berjalan, setidaknya untuk tetap memberi kesempatan kerja kepada para karyawannya, hingga petani yang diajak kerjasama.
Salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan menghadirkan pilihan minuman cokelat baru yakni jamu hot chocolate. Sabrina mengisahkan, awalnya produk ini ia buat hanya untuk diberikan kepada karyawan dan komunitas Krakakoa.
Minuman ini juga datang dari kesadaran Sabrina akan kesehatan serta daya tahan tubuhnya. Seperti kita ketahui, bahwa penyakit ini bisa menyerang tanpa gejala, sehingga perempuan 35 tahun itu merasa perlu juga membentengi tubuhnya dengan asupan yang baik untuk imunitas.
Kekhawatirannya tersebut membuahkan jamu hot chocolate; yang ia padukan dengan rempah-rempah.
"Saya mulai meneliti tentang jenis-jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, dan mulai membuat cokelat panas sendiri. Dengan menggunakan cokelat batangan dan mencampurkannya dengan jamu. Saat sedang enggak enak badan, saya menemukan minuman ini membuat saya jadi lebih baik," ungkapnya saat kumparan hubungi lewat pesan singkat, Senin (4/5).
Meski awalnya hanya dibagikan untuk sebatas lingkungan perusahaan, kini jamu hot chocolate dipasarkan secara online. Minuman cokelat ini berisi bubuk kakao, gula arenga, bubuk jahe, dan bubuk temulawak.
Kami pun mendapat kesempatan untuk mencoba jamu hot chocolate. Ada beberapa saran penyajian yang cocok untuk menikmati minuman ini; mulai dari menyeduhnya langsung dengan air panas, hingga menambahkan susu. Kami pun memilih untuk menambahkan sedikit susu segar.
Begitu membuka kemasannya, wangi khas jamu langsung tercium cukup tajam. Tampilan bubuk cokelatnya tak segelap biasanya, melainkan agak kekuning-kuningan. Saat diseduh, harum ala jamu dan cokelat juga langsung menguar.
Bagaimana rasanya? Untuk rasa cokelat dan jamunya cukup tebal, jadi tak mendominasi satu sama lain. Pahit khas cokelat dan jamu pun juga begitu terasa. Sangat cocok buat kamu yang biasa mengonsumsi jamu atau empon-empon selama pandemi ini. Kehadiran minuman cokelat ini bisa menjadi cara baru dalam menikmati jamu.
Lebih lanjut, Sabrina mengatakan kalau ia dan timnya memang belum melakukan penelitian lebih dalam soal minuman ini. Namun berdasarkan penelitian yang sudah ada, ia percaya bahwa produknya dapat bermanfaat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh; karena mengandung jahe dan temulawak. Apalagi cokelat juga memiliki manfaat yang bisa meningkatkan suasana hati, sehingga cocok dikonsumsi pula untuk meredakan stres selama masa karantina ini.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
