Perbedaan Minuman Tradisional Es Pisang Ijo dan Palu Butung, Kamu Tim Mana?
ยทwaktu baca 3 menit

Menyantap minuman tradisional khas Indonesia seperti aneka es memang paling menyegarkan. Terlebih menikmatinya saat cuaca panas atau ketika berbuka puasa. Selayaknya semangkuk es pisang ijo dan es palu butung yang menjadi dua minuman favorit masyarakat Indonesia.
Dua minuman asal Sulawesi Selatan ini kerap menjadi sajian andalan saat ingin melepas dahaga atau jadi menu buka puasa di bulan Ramadhan. Kedua jenis jajanan dingin ini sekilas tampak mirip. Namun, nyatanya menu minuman segar ini cukup berbeda, lho.
Meskipun begitu, es pisang ijo dan es palu butung dua-duanya memiliki rasa yang memang sudah diakui kenikmatannya. Lantas, bagaimana perbedaan kedua minuman segar tersebut?
Es pisang ijo, minuman es yang nyentrik
Kamu tentu hafal dengan penampilan es pisang ijo yang nyentrik; dengan kulit hijau yang membalut pisangnya. Kulit hijau bak selimut ini terbuat dari tepung beras dan santan lalu diberi perwarna hijau dari air rebusan pandan atau daun suji.
Es pisang hijau atau ijo lebih sering menggunakan pisang kepok karena teksturnya dinilai lebih empuk. Sebelum dihidangkan pisang harus dikukus dulu atau direbus agar tidak keras namun tetap empuk.
Saat es pisang ijo disajikan akan diberi pelengkap seperti bubur sum-sum dan sirup merah. Namun, biasanya es pisang ijo juga ada yang ditambahkan topping; seperti meses, kental manis, kacang merah, keju, sagu mutiara, dan masih banyak lagi. Tetapi, perlu diingat, ya sebelum dihidangkan pisang harus dikukus dulu atau direbus agar tidak keras.
Es palu butung yang manis nan gurih
Sementara untuk es palu butung biasa menggunakan pisang raja dan tidak dibalut adonan apa pun. Es ini hanya terdiri dari potongan pisang, bubur sum-sum dan sirup merah. Bubur sum-sumnya terbuat dari campuran tepung beras, santan, gula pasir, vanili, sedikit garam, dan daun pandan yang dimasak hingga kental.
Meski umumnya disajikan menjadi minuman es, palu butung juga cocok dihidangkan hangat, lho. Bahkan nikmat buat kamu yang sedang sakit tapi ngidam palu butung ini. Cita rasa kudapan satu ini akan cenderung gurih dan manis dengan sedikit asam dari pisangnya. Porsinya yang cukup melimpah kerap bikin kenyang juga.
Meskipun begitu, es pisang ijo maupun es palu butung tidak harus menggunakan jenis pisang kepok ataupun rasa. Sehingga, kalau kamu ingin membuatnya sendiri di rumah bisa menyesuaikan dengan stok pisang yang ada.
Kedua sajian es ini akan banyak kamu temukan tersebar di kota asalnya, yakni Makassar. Kendati persebaran kuliner tradisional Sulawesi yang kini sudah meluas kamu pun bisa menemukan makanan ini di restoran ala Makassar yang ada di kotamu.
Nah, jadi kamu tim es pisang ijo atau es palu butung, nih?
Penulis: Ade Naura Intania
