Pilih Interaksi Langsung dengan Pelanggan, Starbucks akan Hapus Kedai Grab & Go
·waktu baca 3 menit

Starbucks berencana menghapus konsep kedai grab and go yang melayani pemesanan dan pengambilan pesanan hanya lewat aplikasi pada tahun 2026. Padahal, konsep ini awalnya dibuat untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi pelanggan.
CEO Starbucks, Brian Niccol, mengatakan bahwa layanan ini pertama kali diperkenalkan di New York pada 2019 untuk mempercepat pembelian kopi. Namun, menurutnya, konsep ini terasa terlalu transaksional dan kurang menghadirkan kehangatan serta interaksi manusia yang selama ini menjadi ciri khas Starbucks.
"Kami memiliki layanan digital yang kuat dan percaya dapat memberikan tingkat kenyamanan yang sama melalui kedai kopi komunitas kami dengan pengalaman pemesanan dan pembayaran lewat aplikasi yang lebih baik," kata Niccol seperti dikutip dari Today, Rabu (13/8).
Niccol berharap perubahan ini bisa memperkuat dan mentransformasi fondasi bisnis Starbucks di Amerika Utara, sekaligus mengembalikan momen koneksi antara barista dan pelanggannya.
Meski layanan grab and go akan dihapus, Starbucks tetap mempertahankan pemesanan lewat aplikasi. Menurut juru bicara perusahaan, layanan pemesanan lewat aplikasi bahkan menyumbang 31% transaksi mereka. "Yang kami hentikan adalah konsep kedai yang hanya melayani pemesanan dan pengambilan lewat aplikasi," kata dia.
Saat ini, Starbucks dilaporkan memiliki sekitar 80-90 kedai mobile pickup. Perusahaan menegaskan bahwa tidak semua toko tersebut akan ditutup. Beberapa kemungkinan akan diubah menjadi kedai kopi tradisional dengan area tempat duduk agar bisa lebih melayani pelanggan dan komunitas.
Meski demikian, Starbucks belum mengumumkan jadwal pasti penutupan maupun daftar lengkap lokasi kedai yang akan dialihfungsikan. Berdasarkan informasi di situs resminya, layanan grab and go Starbucks tersebar di berbagai wilayah Amerika Serikat.
Dikutip dari Today, beberapa lokasi layanan ini berada di bandara, termasuk Terminal E di Houston, Texas, yang memiliki tiga titik pengambilan pesanan, masing-masing di Gate 1, Gate 5, dan Gate 18.
Di negara bagian Arizona, layanan ini hadir di Tempe, Phoenix, Tucson, dan Chandler. California menjadi salah satu wilayah dengan jumlah lokasi terbanyak, termasuk di Redondo Beach, Rancho Cucamonga, Glendale, Los Angeles, San Francisco, Santa Monica, hingga Half Moon Bay. Selain itu, layanan serupa juga hadir di Colorado, Connecticut, Georgia, Hawaii, dan Florida.
Di wilayah Midwest, kedai grab and go dapat ditemukan di Illinois, Michigan, Minnesota, dan Ohio. Beberapa di antaranya berada di pusat kota Chicago, kampus universitas seperti Ohio State University di Columbus, serta area komersial ramai di Minneapolis. New York memiliki lokasi yang signifikan, terutama di Manhattan, dengan titik di kawasan 13th Street, 5th Avenue, Broadway, hingga dekat Pace University.
Layanan ini juga tersebar di negara bagian lain seperti North Carolina, Oklahoma, Oregon, Pennsylvania, South Carolina, Tennessee, Texas, Virginia, dan Washington. Beberapa di antaranya berada di gedung perkantoran, kampus, pusat perbelanjaan, serta kawasan strategis lainnya.
