Pola Makan Vegan dan Nabati, Apa Perbedaannya dan Manakah yang Lebih Sehat?

22 Maret 2021 10:36
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pola Makan Vegan dan Nabati, Apa Perbedaannya dan Manakah yang Lebih Sehat? (413638)
zoom-in-whitePerbesar
Burger vegan Foto: Shutterstock
Adanya kesalahan persepsi mengenai pola makan nabati dan vegan yang akhir-akhir ini sering dianggap sama. Padahal, jika diperhatikan lebih lanjut lagi, maka keduanya masih memiliki perbedaan tersendiri.
ADVERTISEMENT
Terkadang beberapa orang yang menerapkan pola makan vegan menganggap dirinya sebagai seorang yang memakan asupan makanan nabati atau biasa disebut plant-based food. Faktanya, pola makan nabati ini diciptakan agar konsumsi akan nabati itu sendiri menjadi lebih menarik untuk kesehatan.
Mengutip New Food Magazine, istilah vegan pertama kali dikenalkan oleh Donald Watson, pendiri komunitas The Vegan Society pada tahun 1944. Saat itu, karena banyak orang masih cukup asing akan penerapan makanan vegan, barulah di tahun 1980-an istilah vegan mulai banyak dipahami dan diterapkan oleh sebagian orang.
Pola Makan Vegan dan Nabati, Apa Perbedaannya dan Manakah yang Lebih Sehat? (413639)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Vegan Foto: Shutter Stock
Secara filosofis, vegan diartikan sebagai pola hidup yang berusaha untuk meminimalisasi konsumsi akan produk hewani, dengan tujuan untuk mengesampingkan segala bentuk eksploitasi dan kekejaman yang terjadi pada hewan.
ADVERTISEMENT
Di saat yang sama, Dr. T Colin Campbell ikut menciptakan istilah untuk nabati pada penelitiannya di National Institutes of Health. Penelitian Campbell menunjukkan dampak terapeutik dari pola makan bersumber nabati yang tinggi serat dan rendah lemak.
Menurut Campbell makanan yang bersifat ‘wholefood’ dalam artian sumber pangan alami tanpa adanya proses teknologi pemurnian sebelumnya, bisa diklasifikasikan sebagai salah satu makanan nabati yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan.
Menarik kesimpulan akan perbedaan keduanya, vegan lebih pantang akan konsumsi makanan bersumber hewani. Sedangkan nabati atau plant-based, berfokus pada makanan yang memang memiliki kadar serat vitamin yang tinggi untuk kesehatan tubuh.
Pola Makan Vegan dan Nabati, Apa Perbedaannya dan Manakah yang Lebih Sehat? (413640)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Vegan Foto: Shutter Stock
Walau menurut sejarahnya, baik vegan maupun nabati sudah berbeda. Tapi, siapa sangka bahwa kini keduanya menjadi salah satu perdebatan serius antar asosiasi aktivis yang sering berkampanye akan penerapan pola hidup sehat ala veganisme maupun nabati (plant-based).
ADVERTISEMENT
Pola makan nabati kerap dianggap melunturkan perkembangan vegan yang sudah diakui oleh banyak orang sejak tahun 1990-an. Meski begitu, menurut beberapa pakar, istilah nabati sudah membantu peningkatan popularitas veganisme secara signifikan
Pertanyaan selanjutnya yang membuat keduanya menuai beberapa perdebatan yaitu apakah baik nabati maupun vegan, adalah makanan yang ramah lingkungan? Sebenarnya, untuk bisa dikatakan ramah lingkungan, makanan nabati lebih baik dibanding vegan.
Ini karena, vegan masih menyertakan produk makanan olahan seperti daging yang cenderung mengalami beberapa proses teknologi. Sehingga, makanan sudah tidak lagi utuh dari sumbernya. Sementara itu, nabati ialah yang selalu diambil langsung dari sumbernya, dan dapat disajikan sebagai makanan yang bernutrisi serta bergizi lengkap.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020