Kumparan Logo

Produsen Vodka Asal AS Tegaskan Produknya Tak Bisa Dijadikan Hand Sanitizer

kumparanFOODverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sabun cuci tangan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sabun cuci tangan. Foto: Pixabay

Merebaknya virus corona ke berbagai negara membuat peningkatan pembelian pada produk hand sanitizer. Bahkan, saking banyaknya yang memborong, sampai-sampai hand sanitizer mengalami kelangkaan.

Untuk mengatasi menipisnya persediaan hand sanitizer, tak sedikit yang mencoba meraciknya sendiri di rumah. Apalagi, ada beberapa 'resep' membuat hand sanitizer yang tersebar di internet.

Dan, sebagian besar merekomendasikan penggunaan minuman beralkohol --seperti vodka-- sebagai bahan utamanya. Kadar alkohol yang ada dalam minuman itu disebut-sebut bisa membunuh virus, selayaknya hand sanitizer.

Namun, hal tersebut ditampik oleh salah satu produsen vodka terkenal asal Texas, Amerika Serikat; bernama Tito's Handmade Vodka. Jenama produk minuman beralkohol tersebut baru saja mengklarifikasi disinformasi yang tersebar di media sosial.

embed from external kumparan

Dilansir Food & Wine, pihak Tito's Handmade Vodka mengungkapkan, bahwa informasi di media sosial yang menyebutkan kalau produk mereka bisa digunakan sebagai hand sanitizer sejatinya tidak benar.

"Meski hal ini berdampak positif bagi bisnis kami, tapi menggunakan produk vodka Tito dalam jumlah besar untuk pembersih tangan hanya membuang-buang minuman. Apalagi, kalau ternyata tidak bisa digunakan untuk membersihkan virus," jelas pihak Tito's Handmade Vodka.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan, mencuci tangan dengan air dan sabun adalah cara terbaik untuk membunuh kuman di hampir segala situasi. Kalau tak ada sabun dan air, kita baru bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol sebesar 60 persen.

"Tito's Handmade Vodka hanya mengandung kadar alkohol sebesar 40 persen, sehingga tak memenuhi rekomendasi dari CDC untuk bisa digunakan sebagai pembersih tangan," imbuh pihak Tito's Handmade Vodka dalam akun Twitternya.

embed from external kumparan

Jadi, sebaiknya kita mencari produk alkohol di apotek atau farmasi yang memang berkadar tinggi, dan memiliki fungsi untuk membunuh kuman. Perlu dicatat pula, untuk mengurangi risiko terkontaminasi virus, hand sanitizer sejatinya bukanlah penyelamat utama.

Yang paling penting untuk dilakukan, ialah sering mencuci tangan menggunakan air dan sabun, selama 20 detik. Hindari pula menyentuh wajah dengan tangan. Hand sanitizer sejatinya hanya menjadi opsi kedua bila tak ditemukan tempat cuci tangan yang memadai.

embed from external kumparan