Kumparan Logo

Rendah Vitamin, Benarkah Selada Bokor Tak Layak Dikonsumsi?

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Memotong selada bokor Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Memotong selada bokor Foto: Shutter Stock

Selada kerap menjadi bahan utama dalam pembuatan salad. Sayuran segar nan renyah satu ini tak dapat kita lupakan begitu saja kala menghidangkan menu sehat tersebut. Bahkan, terdapat menu salad yang mengkhususkan sayuran utama berisi aneka jenis selada.

Sayangnya, sebagian orang percaya kalau tak semua selada memberi nutrisi baik pada tubuh. Selada bokor atau iceberg lettuce misalnya, jenis selada satu ini dinilai rendah kadar nutrisi. Oleh karena itu, tak jarang orang-orang menghindari konsumsi sayuran tersebut.

Anggapan inilah yang kini menjadi pertanyaan. Apakah mungkin, selada bokor benar-benar tak memiliki nutrisi baik? Mengutip The List, perdebatan tentang selada tersebut awalnya kisruh di media sosial. Para pengguna menyarankan untuk jangan mengonsumsinya, lantaran selada bokor tak memiliki vitamin maupun mineral baik.

kumparan post embed

Tetapi, di satu sisi, varietas sayuran tersebut mengandung banyak air. Kandungan air membantu tubuh dapat tidur dengan nyenyak. Memang, dibanding romaine maupun arugula sampai kale, selada bokor tidak sekaya itu nutrisinya.

Selada 1 US Dollar di Kanada Foto: Pixabay

Mengutip EatingWell, sebetulnya penilaian tentang selada bokor tak seburuk itu. Jauh dari penilaian umum dan pendapat di media sosial semata, selada bokor sejatinya masih aman dikonsumsi dan lezat dijadikan olahan apa pun.

Meskipun komposisi nutrisinya tak sebanyak jenis selada lain, setidaknya seporsi selada bokor dapat memberi asupan kalium sampai vitamin A yang baik bagi tubuh. Mengutip Healthline sayuran hijau itu dinilai mempunyai kandungan kalori terlampau sangat sedikit; yakni hanya satu kalori per lembar.

kumparan post embed
Jenis-jenis daun salad Foto: Shutterstock

Kendati, memasukkannya dalam pola makan sehat, membantu tubuh mendapat 10 miligram kalsium, 80 miligram kalium, 1 gram serat, dan 286 IU vitamin A. Komposisi vitamin A selada bokor merupakan antioksidan yang kuat dalam meningkatkan kesehatan mata, hingga mendukung pembentukan sel dalam tubuh.

Sementara, kalsiumnya mampu menguatkan otot dan tulang. Begitu pula dengan kandungan lainnya, semuanya tak kalah bernutrisi dan menyehatkan. Ini menunjukkan, selada bokor tidak selamanya dinilai tak bermanfaat, bukan?

Pada kenyataannya, sayuran segar tersebut masih menyimpan manfaat makanan yang baik bagi kesehatan. Selain sehat, tekstur selada bokor sangat renyah menjadi keunikan tersendiri kala makan sayuran hijau satu ini.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed