Kumparan Logo

Riset: Hilang Nafsu Makan, Penciuman, dan Rasa di Lidah Termasuk Gejala COVID-19

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tidak nafsu makan Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tidak nafsu makan Foto: Shutter Stock

Sakit berkepanjangan ditambah demam hingga sesak napas, memang merupakan gejala COVID-19 yang paling kita waspadai. Namun, hasil penelitian baru yang diterbitkan Mei 2020 menemukan bahwa indikator utama terserang virus corona adalah hilangnya penciuman, rasa di lidah, hingga nafsu makan.

Dilansir Eat This, penelitian tersebut merupakan hasil kerjasama riset antara Massachusetts General Hospital (MGH) dan King's College London.

Menurut penjelasan Dr. Tim Spector, profesor epidemiologi genetik di King's College London dan penulis utama studi tersebut kepada New York Times, mengatakan itu merupakan gejala yang tidak terjadi pada kebanyakan penyakit lainnya.

Para peneliti di Universitas Harvard pun merinci metodologi dalam penelitian yang diterbitkan jurnal Nature Medicine itu. Untuk memahami lebih soal gejala umum yang ditimbulkan oleh penyakit ini, peneliti menggunakan sampel 18.000 pasien yang telah dinyatakan positif SARS-CoV-2.

Petugas medis melakukan pengetesan virus corona kepada seorang pasien di di tenda di luar Rumah Sakit Universitas Skane di Lund, Swedia. Foto: Kantor Berita TT / Johan Nilsson via REUTERS

Peneliti pun menemukan, 65 persen dari jumlah pasien tersebut dilaporkan merasakan kehilangan penciuman, pengecapan, kelelahan, batuk terus-menerus, hingga tak lagi nafsu makan.

"Kemudian, kami juga menerapkan model penelitian ini kepada lebih dari 800 ribu peserta yang belum diuji dan menentukan bahwa sekitar 140 ribu dari mereka kemungkinan besar terinfeksi virus corona, lebih dari 5 persen dari seluruh populasi penelitian," tambah para peneliti Harvard.

Parapraxis mengatakan isi pikiran tanpa sadar. Foto: Thinkstock

Dari hasil penemuan ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memasukkan gejala baru tersebut dalam daftar resmi mereka. Sebelumnya, CDC telah memasukkan daftar gejala umum COVID-19 seperti demam, menggigil, batuk, sesak napas, nyeri di tubuh, kelelahan, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, mual, muntah, dan diare.

Maka para peneliti pun menyarankan, bila kini di antara kalian merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter sebelum terlambat. Dan tentunya, tetap selalu jaga kebersihan serta kesehatan dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi.

embed from external kumparan

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona