Riset: Minat Masyarakat Indonesia Terhadap Bahan Alami Meningkat Selama Pandemi

Tak dapat dipungkiri, pandemi membuat masyarakat sadar akan bahan alami yang memiliki manfaat untuk kesehatan. Konsumsi makanan sehat pun meningkat, seiring dengan imbauan untuk menjaga sistem imun selama pandemi COVID-19.
Dikutip dari rilis ASEAN yang kumparan terima, sebuah riset terbaru menemukan bahwa minat konsumen terhadap bahan makanan alami di Indonesia terus meningkat hingga 78 persen pada bulan Juli, dibanding Mei hanya 67 persen.
Penelitian yang dilakukan FMCG Gurus, salah satu lembaga riset global yang berfokus pada penelitian pasar mengenai makanan dan minuman, menemukan pada bulan Juli 2020 minat konsumen mengalami peningkatan sebesar 11 persen dari bulan Mei 2020.
Survei yang sama juga menemukan, bahwa pandemi mendorong 95 persen konsumen di Indonesia untuk melakukan upaya yang lebih besar menjaga tubuh tetap sehat di masa mendatang.
Peningkatan kesadaran masyarakat juga didukung oleh tren global gaya hidup sehat. Menerapkan gaya hidup sehat, konsumen mulai beralih ke produk-produk alami yang terbuat dari alam dan bebas bahan kimia.
Penelitian FMCG Gurus yang berjudul “The Future of Naturalness 2020” menemukan bahwa makanan alami dianggap autentik, bergizi, berkelanjutan, dan layak dipercaya oleh konsumen. Selain itu, turut pula peningkatan minat masyarakat terhadap pola hidup khusus seperti, plant-based, vegetarian, dan flexitarian. Pola hidup tersebut dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan.
Kepercayaan masyarakat akan bahan alami juga didukung pengetahuan akan bahaya bahan buatan. Beberapa bahan olahan dan buatan, salah satunya pewarna makanan, dapat menyebabkan peningkatan level hiperaktif pada anak-anak. Penelitian akan bahaya enam jenis pewarna makanan tersebut telah dilakukan oleh Universitas Southampton pada tahun 2007.
Belasan tahun setelah penemuan tersebut, masyarakat mulai kembali ke alternatif pewarna alami dari bahan natural; seperti dari tumbuhan, sayuran, dan mineral. Untuk menjaga kebiasaan hidup tetap sehat, konsumen perlu jeli memperhatikan label pada makanan kemasan. Kamu perlu memperhatikan daftar bahan-bahan makanan sebelum mempercayai klaim ‘sehat’ atau ‘alami’ dalam sebuah kemasan.
Reporter: Natashia Loi
