Kumparan Logo

Sejak 1973, Cita Rasa Steak Gandy Tak Pernah Berubah

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Steak ala Gandy Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Steak ala Gandy Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Restoran legendaris jumlahnya banyak, tapi mungkin tak semuanya mampu bertahan dan tetap ramai sampai sekarang. Namun tidak bagi Gandy Steak House yang berada di Menteng, Jakarta Pusat ini.

Restoran dengan dua lantai ini tetap berdiri kokoh sejak tahun 1973. Lokasi awalnya berada di Kelapa Gading, namun seiring berjalannya waktu kini menetap di Menteng. Dari depan bangunannya tampak klasik, bernuansa putih.

Tak heran, kalau tempat ini pernah jadi andalan kencan mewah di tahun 1990-an.

Gandy Steak House Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Memasuki restorannya, suasana restoran didominasi warna serba merah. Terasa romantis tentu, apalagi dengan hiburan musik setiap malamnya.

Tamu pun bebas memilih tempat duduknya sendiri. Sambil menunggu pesanan, roti beserta butter disajikan sebagai pembuka.

Bukan sourdough, tapi roti lembut nan empuk. Rotinya dibuat homemade sehingga fresh setiap harinya. Enggak heran, roti ini diam-diam jadi andalan.

Roti di Gandy Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Sesuai namanya, restoran ini menyajikan menu serba steak berbahan daging sapi atau ayam. Untuk menu favoritnya, cobalah steak ala Gandy (Rp 99 ribu). Steaknya menggunakan daging sapi yang sudah dicincang kasar, dan tanpa lemak.

Steaknya disajikan panas di atas hot plate. Masih mengepul, dagingnya terasa lembut dan empuk.

Rasanya juga sudah gurih, dengan butter yang meleleh lalu meresap ke dalam daging. Sehingga dimakan begitu saja sudah enak. Jika suka, tersedia juga tambahan saus jamur --lengkap dengan potongan jamur kancing-- yang disajikan terpisah.

Steak ala Gandy Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Sebagai makanan pendamping, tersedia kentang goreng, sayur rebus; ada jagung, buncis, dan wortel. Uniknya lagi, steak di Gandy biasa dimakan bersama acar bawang merah dan cabai rawit hijau.

Menurut salah satu pelayannya, Gunanto(50), penyajian steak dengan acar seperti ini sudah menjadi ciri khas Gandy sejak dahulu kala.

Saat dimakan bersamaan dengan dagingnya, rasa acarnya tidak merusak cita rasa dari steak ala Gandy ini. Justru perpaduannya jadi bikin bumbu steak terasa. Apalagi saat mengigit rawitnya memunculkan sensasi pedas yang mengigit.

Selain menu autentik tersebut, Gandy juga memiliki varian steak lainnya yang tak kalah menggoda. Ada chicken steak yang juga menjadi menu favorit, Gandy Steak Combination (daging dan ayam), Gandy Special Combo (ayam dan ikan), dan masih banyak lagi. Ada juga pilihan daging steak import asal Amerika Serikat atau Australia.

instagram embed

Bukan hanya steak, menu lainnya seperti pasta, sandwich, salad, omelette, sup, hingga makanan khas Asia lainnya juga tersedia. Harga makanannya pun bervariasi, mulai dari Rp 62 ribu sampai Rp 300 ribuan.

Saat ini, Gandy Steak House sudah memiliki lima cabang yang bisa disambangi; yakni di Hayam Wuruk, Menteng, Pondok Indah, Kuningan, dan Kedoya.

Namun, jika kamu ingin bernostalgia dengan cita rasa steak ala Gandy yang sudah ada sejak zaman dahulu datanglah ke cabang Menteng. Rasanya tak pernah berubah!

Gandy Steak House

Alamat: l. HOS. Cokroaminoto No.90, RT.2/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 1031.

Jam buka: 11.00 - 20.30 WIB.

embed from external kumparan