Kumparan Logo

Tips Mengatur Pola Makan Bagi Penderita Diabetes saat Berpergian

kumparanFOODverified-green

comment
17
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi makan di mobil Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makan di mobil Foto: Shutter Stock

Momen libur Natal kerap dimanfaatkan banyak orang untuk berpergian, entah mudik pulang kampung, atau sekadar berwisata bersama kerabat. Selain menggunakan transportasi umum seperti pesawat atau kereta api, tak sedikit pula yang memilih untuk mengendarai mobil sendiri, atau istilahnya --road trip.

Tanpa disadari, kegiatan traveling ini bisa membuat jadwal makan dan tingkat gula darah kita berantakan. Hal ini tentu jadi momok bagi penderita diabetes.

Tenang saja, untuk mencegah munculnya masalah saat harus bepergian jauh, ada sederet tips terkait makanan yang bisa diterapkan oleh penderita diabetes. Gula darah tetap terkontrol, kesehatan terjaga, mudik pun tetap lancar.

Dikutip dari The Portland Clinic, berikut lima tips mengatur pola makan saat bepergian bagi penderita diabetes:

1. Ngemil dengan makanan yang rendah kalori

kacang almond Foto: Shutterstock

Ketika duduk di mobil sepanjang hari, kebutuhan energi kita akan berkurang sebanyak 300-1000 kalori dalam 24 jam. Nah, untuk memenuhi kebutuhan energi dan kalori selama perjalanan, kita bisa menyantap salad atau sayuran rebus. Kedua makanan tersebut dapat memenuhi membuat kita merasa kenyang, dan mengandung sedikit kalori.

Usahakan juga untuk membatasi ngemil. Bila ingin membawa camilan sebagai bekal perjalanan, kacang almond, oatmeal, atau yoghurt bisa jadi pilihan yang sehat dan nikmat.

2. Bawa bekal makanan manis yang menyehatkan

Pilih jus buah murni yang lebih sehat Foto: Shutterstock

Bila kamu menggunakan suntikan insulin atau obat-obatan yang menyebabkan hypoglikemia (gejala kekurangan gula darah seperti pusing, atau gemetar), siapkan bekal makanan berkarbohidrat yang bisaa bereaksi dengan cepat. Misalnya saja, kentang, oatmeal, atau jus buah kemasan.

Kendati gejala hypoglikemia dapat mereda dengan mengonsumsi makanan manis, hindari untuk menyimpan persediaan permen di mobil. Sebab, hal ini akan memancing kita untuk terus menyantapnya saat sedang bosan dan mengantuk.

3. Ingin menyantap fast food? Perhatikan dulu nilai nutrisinya

Ilustrasi restoran fast food Foto: flickr/ Rodstarz Fast Food

Tergoda ingin mampir ke restoran fast food, dengan niat untuk beristirahat sejenak? Bila terpaksa harus makan fast food, penderita diabetes harus mengecek kandungan nutrisi dari makanan yang akan disantap. Caranya, dengan melihat situs website restoran yang kamu tuju, atau menggunakan panduan nutrisi restoran tersebut.

Pilih menu dengan panduan sebagai berikut; perempuan dewasa hanya disarankan untuk menyantap 300-500 kalori, 10-2 gram lemak, dan 500-800 mg sodium. Sementara laki-laki dewasa sebesar 500-800 kalori, 20-30 gram lemak, dan 500-800 sodium.

4. Siapkan jenis makanan yang kadar karbohidratnya rendah

Tomat ceri Foto: Pixabay

Selalu sediakan makanan dan minuman yang rendah karbohidrat, seperti permen karet bebas gula, dan teh bebas gula.

Tempatkan aneka sayuran mentah yang bisa kamu santap di jalan; misalnya seledri, tomat ceri, dan timun di dalam plastik zip lock. Kalau perlu, letakkan camilan lain yang tinggi kalori dan karbohidrat di tempat duduk yang sulit kita jangkau supaya tak mudah tergoda.

5. Beli buah saat mampir ke supermarket

Ilustrasi Supermarket. Foto: Pixabay

Kalau bosan berada di jalan terus menerus dan ingin menepi untuk istirahat sejenak, supermarket terdekat bisa jadi pilihan. Ketika mampir ke supermarket, kamu bisa membeli salad dan beberapa buah segar. Keduanya bisa membatasi asupan kalori dan karbohidratmu sepanjang perjalanan.

Hati-hati, jangan sampai tergoda untuk membeli camilan gorengan atau jajanan tinggi gula yang bisa meningkatkan berat badan, dan berbahaya bagi penderita diabetes.

embed from external kumparan