5 Berita Populer: Pengacara Saipul Jamil soal Petisi; Coki Pardede Minta Maaf
ยทwaktu baca 6 menit

Mengenai petisi boikot Saipul Jamil dari TV dan YouTube menjadi salah satu berita populer di hari Sabtu (4/9). Selain itu, Coki Pardede yang sempat meminta maaf atas perbuatannya melanggar hukum juga menjadi sorotan publik sepanjang hari kemarin.
Berikut 5 berita populer sepanjang hari Sabtu yang telah dirangkum kumparan.
1. Muncul Petisi Boikot Saipul Jamil dari TV dan YouTube, Ini Tanggapan Pengacara
Pedangdut Saipul Jamil bebas murni pada Kamis (2/9) lalu. Pria berusia 41 tahun itu telah merampungkan hukuman atas kasus pencabulan dan penyuapan yang dijalaninya di Lapas Kelas 1 Cipinang.
Di hari kebebasan, Saipul Jamil disambut bak seorang pahlawan dalam kemeriahan. Hal tersebut dinilai tak pantas dan menuai kecaman dari masyarakat.
Menyambung kecaman tersebut, muncul petisi bertajuk BOIKOT SAIPUL JAMIL MANTAN NARAPIDANA PEDOFILIA, TAMPIL DI TELEVISI NASIONAL DAN YOUTUBE di situs change.org. Pada Sabtu (4/9) pagi, petisi itu sudah ditandatangani sebanyak lebih dari 130 ribu kali.
"Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak di usia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma. Sungguh sangat berharap stasiun televisi melakukan hal yang sama dengan memboikot mantan narapidana pencabulan anak di usia dini (pedofilia) muncul," bunyi deskripsi dalam petisi tersebut.
Samsul Hidayatullah, kakak Saipul Jamil, enggan berkomentar mengenai munculnya petisi tersebut. Ia menyerahkan kuasa kepada pengacara keluarga untuk memberi tanggapan.
Natalino Atauro, pengacara keluarga Saipul Jamil, mengaku sudah mengetahui adanya petisi itu. Ia berpendapat, pria yang akrab disapa Bang Ipul itu punya hak untuk mendapat pekerjaan setelah bebas dari penjara, di mana pun, termasuk di TV.
"Setiap warga negara Indonesia, tanpa terkecuali, termasuk eks warga binaan pemasyarakatan di Indonesia, itu hak-hak hukum dan hak-hak asasinya sudah dijamin oleh UUD '45 bahwa setiap warga negara berhak untuk mencari dan memperoleh, mendapatkan, pekerjaan dan pengidupan yang layak. Jadi, sepanjang pekerjaan apa pun yang ditekuni, oleh salah satunya adalah Saipul Jamil, sepanjang tidak terbentur atau bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku, maka itu adalah sah-sah saja," tuturnya kepada kumparan.
2. Mengaku Tahu Coki Pardede Pemakai Sabu, Ini Alasan Tretan Muslim dan MLI Bungkam
Komika Coki Pardede telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Coki ditangkap di kediamannya pada 1 September lalu. Polisi juga menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram.
Kabar penangkapan Coki itu tak membuat Tretan Muslim sebagai salah satu rekan Coki, kaget. Tak hanya Tretan, pihak Majelis Lucu Indonesia juga tak kaget dengan kabar tersebut.
Hal ini terungkap dalam perbincangan Tretan dan Patrick Effendy yang merupakan petinggi MLI di podcast Deddy Corbuzier. Di situ Deddy sempat bertanya apakah Tretan dan Patrick tahu bahwa Coki seorang pengguna narkoba.
"Tahu," kata Tretan.
"Tahu," sambung Patrick.
Mendengar itu, Deddy pun kaget. Ia kemudian bertanya lebih lanjut apa alasan pihak MLI bungkam selama ini soal Coki.
"Kenapa kalau kalian tahu dia pengguna, kalian tidak laporkan, untuk direhab, kenapa membiarkan?" tanya Deddy.
Patrick kemudian mengungkapkan alasan mengapa ia dan MLI bungkam terkait kondisi Coki selama ini. Salah satunya karena kontrak pekerjaan.
"Satu, dari sisi kerjaan, kontrak dan segala macam. Tapi yang paling jadi pemikiran berat, harus ke siapa? ke BNN misalnya, ke mana? terus apa yang terjadi?" ungkap Patrick.
3. Coki Pardede Resmi Jadi Tersangka
Komika Coki Pardede tersandung kasus narkoba. Ia ditangkap Sat Narkoba Polres Tangerang Kota di kediamannya di kawasan Tangerang pada 1 September lalu. Dari penangkapan itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram.
Dalam rilis kasus narkoba yang digelar, Sabtu (4/9) di Polres Metro Tangerang Kota, Coki bersama dua orang lainnya, yaitu WL yang diduga sebagai kurir narkoba dan seorang pria berinisial RA yang merupakan pemasok, telah resmi menyandang status sebagai tersangka.Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.
"3 orang sementara sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita akan proses," ujar Yusri.
Dalam kesempatan itu, Yusri mengatakan bahwa WL yang menjadi kurir sabu untuk Coki ini sempat melakoni pekerjaan yang berkaitan dengan figur publik.
"(WL) Dia banyak mengenal beberapa public figure," tambahnya.
Dalam kasus ini, Coki disangkakan dengan Pasal 114 Ayat 1 subsider Pasal 112 juncto 132 Nomor 35 Tahun 2009 tentang Undang Undang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
4. Terancam Diboikot dari TV, Saipul Jamil: Saya tuh Orangnya Bodo Amat
Saipul Jamil tengah menuai kontroversi. Kebebasannya dari penjara yang disambut bak seorang pahlawan menuai banyak kecaman masyarakat. Banyak yang menilai Saipul tak layak mendapat sambutan seperti itu mengingat ia adalah pelaku pedofilia.
Selain itu, seruan untuk memboikot Saipul agar tidak tampil di TV juga ramai sejak ia menghirup udara bebas. Bahkan, muncul petisi bertajuk BOIKOT SAIPUL JAMIL MANTAN NARAPIDANA PEDOFILIA, TAMPIL DI TELEVISI NASIONAL DAN YOUTUBE di situs change.org. Pada Sabtu (4/9) siang, petisi itu sudah ditandatangani sebanyak lebih dari 175 ribu kali.
Saat ditemui di kawasan Tendean, Saipul mengaku bersyukur karena dirinya bisa kembali aktif di layar kaca usai menjalani hukuman penjara selama 8 tahun karena kasus pencabulan dan penyuapan.
Mantan suami Dewi Perssik ini pun seolah tak ambil pusing dengan segala polemik yang terjadi menyangkut dirinya. Ia merasa bahwa sejak lama dirinya selalu mendapat kecaman masyarakat.
"Sebenarnya dulu juga saya ada pro dan kontra kan. Cuma, ya, kayak gitu, saya tuh orangnya masa bodo. Lo mau omongin gue? gue bodo amat. Jadi orang mencibir saya abcd, saya biarin aja," katanya santai.
5. Terjerat Kasus Narkoba, Coki Pardede: Biarlah Saya Belajar dan Memperbaiki Diri
Coki Pardede tersangkut kasus narkoba. Ia ditangkap pihak kepolisian pada 1 September lalu di kawasan Tangerang. Dari penangkapan tersebut, polisi juga menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram.
Dalam rilis kasus narkoba yang digelar Polres Metro Tangerang Kota, Coki dihadirkan dengan mengenakan pakaian tahanan dan masker merah putih. Di situ Coki diberi kesempatan untuk bicara di hadapan media.
"Pertama-tama pengin minta maaf ke keluarga, terutama ke ayah dan ibu. Ingin meminta maaf juga ke manajemen karena ini berinteraksi langsung dengan pekerjaan saya," ungkap Coki Pardede, Sabtu (4/9).
Coki juga meminta maaf kepada para penggemar yang suka menikmati karyanya. Ia meminta mereka untuk bersabar selama dirinya menjalani masa hukuman atas perbuatannya.
"Karena akan sedikit tertunda karya-karya yang bisa teman-teman nikmati. Karena ada urusan yang lebih penting yaitu kesembuhan saya dari adiksi obat-obatan terlarang," lanjutnya.
Pemilik nama asli Reza Pardede ini mengatakan bahwa kasus hukum yang menjeratnya saat ini menjadi pelajaran berharga buatnya. Rekan kerja Tretan Muslim ini berharap selepas masa hukuman ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
"Biarlah ini menjadi pelajaran buat saya dan buat teman-teman di luar sana bahwa ketergantungan pada zat terlarang itu tidak ada ujungnya. Biarlah saya belajar dan memperbaiki diri dulu sehingga saat saya kembali ke panggung itu, saya jadi lebih baik, lebih bertanggung jawab dan bisa menghibur dua, tiga, atau empat kali lipat lebih baik dari saya yang sekarang," tutupnya.
