Kumparan Logo

5 Berita Populer: Rayen Pono Desak Prabowo; Vidi Aldiano Didampingi 15 Pengacara

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musisi Rayen Pono didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Mabes Polri. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Musisi Rayen Pono didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Mabes Polri. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Rayen Pono desak prabowo agar Ahmad Dhani diperiksa polisi menjadi berita populer di hari Rabu (11/6).

Selain itu Vidi Aldiano didampingi 15 pengacara dalam menghadapi gugatan Keenan Nasution juga menjadi sorotan.

Berikut 5 berita populer di hari Rabu yang telah dirangkum kumparan.

1. Rayen Pono Desak Presiden Prabowo Izinkan Polisi Periksa Ahmad Dhani

Musisi Rayen Pono didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Mabes Polri. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Musisi Rayen Pono melalui kuasa hukumnya, Jajang, mendesak Presiden Prabowo Subianto agar memberikan izin kepada kepolisian untuk memeriksa Ahmad Dhani.

Rayen Pono melaporkan Ahmad Dhani yang merupakan politikus Partai Gerindra, ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap suku, ras, dan etnis, serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Laporan itu awalnya dimasukkan ke Bareskrim Polri. Setelah itu, Bareskrim melimpahkannya ke Polda Metro Jaya.

“Kami selaku dari kuasa hukum Bung Rayen mendesak kepada Presiden Pak Prabowo dan mendesak kepada Ketua DPR RI, surat yang sudah dikirimkan Polda Metro Jaya secepatnya untuk direspons karena perkara ini sudah menjadi atensi publik. Jangan sampai ini menjadi liar ke mana-mana," kata Jajang di kawasan Bangka, Jakarta Selatan.

Jajang menyampaikan desakan kepada Presiden dan Ketua DPR RI supaya tidak ada persepsi negatif yang muncul dari masyarakat terkait persoalan Rayen Pono dan Ahmad Dhani.

“Jangan sampai masyarakat hilang kepercayaan kepada pak Presiden dan DPR RI. Jangan sampai melindungi orang-orang yang melakukan tindakan tercela atau tindak pidana," tutur Jajang.

Sementara itu, Rayen Pono mengatakan pemberian izin dari Presiden sangat penting terkait pemeriksaan Ahmad Dhani.

"Ada Undang-undang yang menyebutkan bahwa ada imunitas bagi anggota DPR yang tersangkut kasus. Ketika dilakukan pemanggilan pemeriksaan harus minta izin ke Presiden, begitu sederhananya," ucap Rayen.

2. Sidang Wanprestasi Reza Gladys Digelar, Nikita Mirzani Dihadirkan saat Mediasi

dr Reza Gladys Dipl. AAAM. Foto: Instagram/@rezagladys

Sidang gugatan kasus dugaan wanprestasi yang dilayangkan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys kembali digelar hari ini, Rabu (11/6). Dalam agenda kali ini, kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, mengatakan bahwa majelis hakim masih akan memeriksa legalitas dari pihak turut tergugat.

"Jadi dalam hal ini akan diperiksa apakah turut tergugat satu, turut tergugat dua, dan turut tergugat tiga hadir. Apabila mereka hadir, nanti akan diperiksa legalitasnya siapa yang mewakili. Nah setelah itulah baru nanti majelis hakim akan mengambil sikap," ujar Fahmi Bachmid kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/6).

Jika legalitas dari para turut tergugat sudah dinyatakan valid, majelis hakim akan melakukan mediasi antara pihak tergugat, penggugat, turut tergugat.

"Apabila para pihak sudah lengkap atau sudah memenuhi syarat untuk diteruskan, maka harus dilakukan mediasi. Sebagaimana Peraturan Mahkamah Agung. Itulah mekanisme hari ini persidangannya," ucap Fahmi.

Jika proses mediasi digelar, menurut Fahmi, baru nantinya baik pihak penggugat maupun tergugat bisa menghadirkan para prinsipal.

"Kalau mediasi itu, maka para pihak diwajibkan mendatangkan penggugat prinsipal. Jadi misalnya saya diwajibkan mendatangkan Nikita dan Ismail marzuki, tergugat diwajibkan mendatangkan prinsipalnya," kata Fahmi.

3. Fahad Haydra Sempat Khawatir saat Perankan Anies Baswedan di Film Senyum Manies

Fahad Haydra dalam Gala premiere film Senyum Manies Love Story, XXI Epicentrum, Senin (9/6/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Aktor Fahad Haydra sempat merasa khawatir saat diminta untuk memerankan karakter Anies Baswedan dalam film Senyum Manies Love Story.

"Awal, sih, bingung ya. Sebenarnya ada rasa-rasa takutnya juga," kata Fahad Haydra di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/6).

Fahad Haydra merasa khawatir karena Anies Baswedan merupakan tokoh publik. Banyak masyarakat yang familiar dengan sosok Anies.

“Takutnya dengan apa yang aku peranin sebagai Anies Baswedan, takutnya menggiring opini dan lain-lain, atau gimana gitu kan. Kita enggak ada yang tahu kan,” tutur Fahad.

"Sedangkan yang kita bikinin juga film yang sebenernya terinspirasi. Dari kisah Anies Baswedan. Bukan film yang mengarah ke salah satu ranah tertentu," tambahnya.

4. Hadapi Gugatan Keenan Nasution, Vidi Aldiano Didampingi 15 Pengacara

Vidi Aldiano di Gereja HKBP Rawamangun, Jakarta, Jumat (5/5/2023). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Lanjutan sidang atas gugatan hak cipta yang dilayangkan Keenan Nasution dan Rudi Pekerti terhadap Vidi Aldiano digelar di PN Niaga Jakarta Pusat, Rabu (11/6).

Kedua belah pihak hadir diwakili oleh kuasa hukum masing-masing. Kendati demikian, sidang tersebut harus kembali ditunda karena pihak Vidi masih diminta untuk melengkapi berkas legalitas.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Keenan Nasution dan Rudi Pekerti, Minola Sebayang.

"Karena kuasa baru diberikan kemarin, jadi untuk legalitasnya belum terdaftarkan di PN Jakarta Pusat," kata Minola.

Minola mengatakan bahwa proses persidangan akan kembali digelar pada tanggal 17 Juni mendatang. Jika berkas dari pihak Vidi sudah dinyatakan lengkap, sidang akan masuk pada proses tanya jawab dari kedua belah pihak.

"Ternyata yang ditunjuk oleh Vidi ini adalah kuasa hukum yang sama pada waktu kami somasi. Mereka dari kantor Hasibuan Hasibuan, Yakup Hasibuan," kata Minola.

"Jadi belum ada pembicaraan, tapi kalau pun memangnya ada pembicaraan tentu ini menindaklanjuti pembicaraan yang telah ada," tambahnya.

Ditemui secara terpisah, kuasa hukum Vidi Aldiano, Sordame Purba, mengakui pihaknya baru ditunjuk belum lama ini. Sehingga mereka masih berupaya melengkapi legalitas.

"Kita baru terima kuasa hari ini, dan juga belum didaftar tadi," ungkap Sordame.

Sordame mengatakan bahwa Yakup Hasibuan akan memimpin tim kuasa hukum yang membela Vidi Aldiano dalam persidangan itu. Tim tersebut terdiri dari 15 pengacara.

"Kita ada banyak, ada 15 orang penerima kuasa," tandasnya.

5. Ucapkan Selamat kepada Film JUMBO, Manoj Punjabi: Sebuah Prestasi Baru

Manoj Punjabi di Gala Premier Desa Penari di Los Angeles. Foto: kumparan

CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, memberikan ucapan selamat kepada JUMBO yang telah menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa.

JUMBO menggeser KKN di Desa Penari dari puncak daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan perolehan 10.162.551 penonton.

“Selamat untuk geng Jumbo menjadi nomor 1 dengan pencapaian 10.162.551 penonton! “ tulis Manoj Punjabi dalam unggahan di akun Instagramnya, Selasa (10/6).

Manoj Punjabi Ungkap Pencapaian Film JUMBO Jadi Kebanggaan untuk Film Indonesia

Menurut Manoj Punjabi, pencapaian yang diperoleh film JUMBO menjadi kebanggaan untuk film Indonesia.

Keberhasilan JUMBO menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, kata Manoj, merupakan sebuah gebrakan.

“Sebuah prestasi baru bukan hanya drama, komedi dan horror. Animasi telah memberikan gebrakan untuk box office Indonesia,” tulis Manoj.