Entertainment
·
7 September 2020 7:06

5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal (42667)
Penyanyi Reza Artamevia saat dihadirkan pada rilis kasus narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9). Foto: Ronny
Reza Artamevia kedapatan memiliki barang bukti 0,78 gram sabu menjadi salah satu berita yang menyita perhatian pada Minggu (6/9). Selain itu, pengumuman bahwa Synchronize Fest 2020 batal digelar juga menjadi berita populer.
ADVERTISEMENT
Berikut ini kumparan merangkum lima kabar dari dunia artis yang menjadi sorotan sepanjang hari kemarin.

1. Reza Artamevia Kedapatan Miliki 0,78 Gram Sabu

Reza Artamevia ditangkap polisi di sebuah restoran di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (4/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia kedapatan memiliki narkoba jenis sabu.
"Barang bukti yang berhasil kita amankan adalah satu klip sabu-sabu seberat 0,78 gram, kemudian ada dompet, ada alat isap yang biasa kita tahu, bong, kemudian ada korek api," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di kantornya, Minggu (6/9).
Menurut Kombes Pol Yusri Yunus, 0,78 sabu tersebut ditemukan di dalam tas Reza Artamevia saat penangkapan dilakukan. Setelahnya, polisi menggeledah kediaman penyanyi berusia 45 tahun itu dan menemukan bong.
ADVERTISEMENT

2. Synchronize Fest 2020 Batal Digelar

5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal (42668)
Grup musik Project Pop tampil pada hari kedua Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Synchronize Fest 2020 batal digelar. Salah satu gelaran musik tahunan terbesar di Indonesia tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada 2—4 Oktober mendatang.
Batalnya Synchronize Fest 2020 diumumkan secara resmi melalui akun media sosial, Instagram hingga Twitter, pihak penyelenggara pada Minggu (6/9). Keputusan tersebut tentunya berkaitan erat dengan pandemi COVID-19 yang belum berakhir dan membuat setiap orang harus terus melakukan physical distancing.
"Dengan ini kami sampaikan bahwa Synchronize Fest 2020 yang direncanakan hadir pada 2, 3, 4 Oktober 2020, tidak akan terselenggara sesuai rencana. Pihak penyelenggara telah berusaha yang terbaik untuk mewujudkan perhelatan Synchronize Fest, namun ini adalah keputusan terbaik yang diambil demi memprioritaskan kesehatan dan keamanan seluruh pengunjung dan pihak yang terlibat," bunyi pengumuman resmi di akun Synchronize Fest.
ADVERTISEMENT
Sejak awal tahun, sekian ribu tiket Synchronize Fest telah laris terjual. Kini, para calon pengunjung yang telah memiliki tiket bisa menguangkannya kembali. Tiket yang sudah dibeli juga bisa digunakan untuk menghadiri Synchronize Fest 2021.

3. Polisi Dalami Kemungkinan Reza Artamevia Pakai Sabu Sejak Kasus Aa Gatot 2016

5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal (42669)
Penyanyi Reza Artamevia saat dihadirkan pada rilis terkait keterlibatan pemakaian dan penyalahgunaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9/2020). Foto: Ronny
Reza Artamevia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba setelah kedapatan memiliki barang bukti 0,78 gram sabu dan dinyatakan positif amphetamine. Kepada polisi, ia mengaku mengonsumsi sabu sejak empat bulan belakangan. Pengakuan tersebut hingga kini masih didalami pihak kepolisian.
Sebab, ini bukan pertama kalinya Reza Artamevia terlibat kasus narkoba. Ia sebelumnya pernah ditangkap bersama Gatot Brajamusti alias Aa Gatot di kamar 1100, Hotel Golden Tulip, Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Agustus 2016.
ADVERTISEMENT
Ketika itu, berdasarkan hasil tes urine, Reza Artamevia dinyatakan positif narkoba, begitu pula dengan Aa Gatot. Namun, atas perbuatannya itu, ia hanya menjadi saksi dalam kasus tersebut dan kemudian menjalani rehabilitasi rawat jalan.
"Pengakuannya sekitar empat bulan dia gunakan selama pandemi COVID-19 ini di rumah saja. Ini motif, masih. Kami masih mendalami terus, juga termasuk adanya hubungan dengan tahun 2016 yang lalu pada saat dia jadi saksi, sempat direhabilitasi sekitar dua bulan, seperti kita ketahui bersama," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di kantornya, Minggu (6/9).

4. Kasasi Ditolak MA, Nikita Mirzani dan Dipo Latief Resmi Cerai

5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal (42670)
Nikita Mirzani dan Dipo Latief. Foto: Munady Widjaja
Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan isbat nikah dan cerai yang dilayangkan Nikita Mirzani terhadap Dipo Latief pada 7 Oktober 2019. Namun, presenter yang akrab disapa Niki tersebut pada Mei lalu membeberkan bahwa ia belum menerima akta perceraian karena Dipo mengajukan kasasi.
ADVERTISEMENT
Kini, terungkap bahwa kasasi yang diajukan Dipo Latief telah ditolak MA (Mahkamah Agung). Mengenai itu diketahui dari situs resmi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI.
Dalam situs tersebut, tertulis bahwa perkara dengan nomor 478 K/AG/2020 dengan pemohon Ahmad Dipoditiro bin Abdul Latif dan termohon Nikita Mirzani binti Mawardi diputus pada 13 Agustus lalu dengan amar putusan tolak.
Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, sudah mengetahui mengenai putusan tersebut.
"Menolak, ya. Kalau dengan menolak, berarti secara hukum putusan yang berlaku adalah putusan yang sebelumnya. Artinya, putusan pengadilan agama yang menyatakan sah perkawinan dan seterusnya. Artinya, secara hukum dinyatakan sah, putusannya, dinyatakan cerai antara Nikita dan Dipo Latief," ujarnya ketika dihubungi kumparan, Minggu (6/9).
ADVERTISEMENT

5. Bukan Artis, Penjual Sabu ke Reza Artamevia Diburu Polisi

5 Berita Populer: Reza Artamevia Miliki 0,78 Gram Sabu; Synchronize Fest Batal (42671)
Penyanyi Reza Artamevia saat dihadirkan pada rilis kasus narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu, (6/9). Foto: Ronny
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pengedar yang menjual sabu kepada Reza Artamevia.
"Kita lakukan pendalaman kepada yang bersangkutan untuk tahu dari mana asal muasal barang haram ini, dan kemudian tersebut satu yang sekarang menjadi DPO pengejaran kita. Inisialnya adalah F. Masih terus kita lakukan pengejaran terhadap F ini," ujar Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di kantornya, Minggu (6/9).
Pengedar berinisial F ini, menurut Kombes Pol Yusri Yunus, bukan rekan sesama artis.
"Ini bandar biasa, pengedar, tak ada hubungannya dengan public figure yang lain. Kita masih mendalami terus. Kita masih melakukan pengejaran. Kita masih lakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan dan saksi-saksi lain," tuturnya.
ADVERTISEMENT