Kumparan Logo

5 Berita Populer: Sidang Cerai Boiyen; Dugaan Penghindaran Pajak Cha Eun Woo

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pernikahan Boiyen dan Suami. Foto: Instagram/@boiyenpesek
zoom-in-whitePerbesar
Pernikahan Boiyen dan Suami. Foto: Instagram/@boiyenpesek

Sidang cerai perdana Boiyen menjadi berita populer pada hari Kamis (29/1).

Selain itu, dugaan penghindaran pajak yang menyeret nama Cha Eun Woo juga menjadi sorotan.

Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

Digelar Perdana 27 Januari, Sidang Cerai Boiyen Akan Dilanjutkan 3 Februari 2026

Pernikahan Boiyen dan Suami. Foto: Instagram/@boiyenpesek

Komedian dan presenter Boiyen, yang dikenal dengan nama asli Yeni Rahmawati, kini tengah menjadi perbincangan hangat. Proses perceraiannya dengan Rully Anggi Akbar sedang berjalan di Pengadilan Agama Tigaraksa, dengan gugatan yang terdaftar sejak 20 Januari 2026.

Sidang perdana telah digelar pada 27 Januari lalu, menandai awal dari babak baru dalam kehidupan pribadi sang selebriti.

Humas PA Tigaraksa, Mohammad Sholahuddin, mengonfirmasi bahwa sidang akan dilanjutkan pada 3 Februari 2026. Meski belum bisa memberikan rincian pasti mengenai agenda sidang selanjutnya atau kehadiran Boiyen dan Rully pada sidang perdana, Sholahuddin menegaskan bahwa Boiyen berstatus sebagai pihak penggugat.

Gugatan cerai ini cukup mengejutkan publik, mengingat Boiyen dan Rully baru saja merajut rumah tangga pada 15 November 2025.

Di tengah proses ini, Rully Anggi Akbar juga sedang terjerat kasus penipuan dan penggelapan dana investasi, yang semakin menambah kompleksitas situasi yang dihadapi pasangan tersebut.

Khaby Lame Jual Perusahaan Rp 15 T, Tonggak Sejarah Baru bagi Ekonomi Kreator

Influencer dan TikToker Khaby Lame difoto saat wawancara dengan AFP pada 18 September 2024 di Milan. Foto: Gabriel Bouys / AFP

Khaby Lame, bintang TikTok dengan pengikut terbanyak di dunia, kembali bikin heboh jagat maya. Bukan soal konten humorisnya, kali ini Khaby jadi sorotan karena kesepakatan bisnis fantastis dengan Rich Sparkle.

Ia menjual saham perusahaannya senilai USD 900 juta atau sekitar Rp 15 triliun.

Deal ini bukan cuma soal nominal gede, tapi juga tentang pergeseran model bisnis di ekonomi kreator. Rich Sparkle kini memegang hak eksklusif atas aktivitas komersial global Khaby selama 36 bulan, meliputi kemitraan merek, dukungan, lisensi, hingga e-commerce.

Menariknya, Khaby juga akan menjadi pemegang saham pengendali di Rich Sparkle, memposisikannya sebagai mitra kreatif sekaligus pemilik saham dalam infrastruktur komersial mereknya. Ini bukan sekadar akuisisi, melainkan "revolusi dalam model e-commerce konten global."

Terobosan paling epic adalah potensi pengembangan 'AI Digital Twin' dari Khaby Lame. Rich Sparkle berhak membuat replika AI wajah, suara, dan perilaku Khaby untuk konten komersial. Artinya, Khaby bisa 'muncul' di berbagai iklan atau event global tanpa harus hadir secara fisik.

Bantah Isu Child Grooming, Rian D'Masiv: Itu Sudah Pernah Diproses Hukum

Vokalis grup musik D'Masiv Rian tampil menghibur pada Synchronize Fest 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/10/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Vokalis band D'Masiv, Rian Ekky Pradipta, memberikan tanggapan atas isu yang kembali menyeret namanya di media sosial. Rian secara tegas membantah tuduhan dugaan child grooming yang dikaitkan dengan salah satu mantan anggota grup idola JKT48, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

Menurut Rian, isu ini bukanlah hal baru. Tuduhan serupa pertama kali mencuat pada tahun 2021 dan kala itu sudah pernah diproses secara hukum.

Ia menyerahkan detail penanganan kasus kepada kuasa hukumnya untuk menghindari kesalahan informasi, dan memilih menyikapi rumor ini dengan kepala dingin karena merasa berada di posisi yang benar.

Meski demikian, isu child grooming ini sempat diunggah ulang oleh seorang netizen di platform Threads, lengkap dengan tangkapan layar percakapan yang diklaim sebagai bukti.

Boiyen Ajukan Gugatan Cerai, Pihak Rully Anggi Akbar: Kami Belum Bisa Tanggapi

Suami komedian Boiyen, Rully Anggi Akbar (tengah) saat ditemui di kawasan Cempaka Putih. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Gugatan cerai yang dilayangkan komedian Boiyen kepada suaminya, Rully Anggi Akbar, kini tengah menjadi buah bibir. Pihak kuasa hukum Rully, Husor Hutosoit dan Ben Zebua, memberikan tanggapan awal terkait kabar ini.

Mereka menyatakan belum bisa memberikan banyak komentar lantaran belum bertemu langsung dengan klien dan belum menerima konfirmasi resmi mengenai alasan gugatan tersebut.

Ben Zebua menegaskan bahwa timnya akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku jika memang sudah ada pemanggilan resmi dari pihak pengadilan.

Namun, fokus utama tim kuasa hukum Rully saat ini justru pada laporan polisi terkait kasus penipuan dan penggelapan dana investasi yang menjerat klien mereka, bukan pada perkara perceraian Boiyen. Mereka bahkan menegaskan belum ada surat kuasa untuk mewakili Rully dalam persidangan cerai.

Meski demikian, Ben memastikan kondisi mental dan fisik Rully Anggi Akbar dalam keadaan baik dan fit, tanpa ada tekanan mental berarti. Kasus perceraian Boiyen dan Rully ini memang mengejutkan publik, mengingat pernikahan mereka baru terjalin singkat pada 15 November 2025, di tengah permasalahan hukum Rully yang juga sedang hangat.

Cha Eun Woo Minta Maaf Usai Dituding Terlibat Penghindaran Pajak

Aktor Korea, Cha Eun Woo. Foto: Julien De Rosa/AFP

Aktor sekaligus penyanyi top Korea Selatan, Cha Eun Woo, kini menjadi perbincangan hangat setelah dituding terlibat dalam kasus penghindaran pajak senilai 20 miliar Won, atau setara dengan Rp 229 miliar.

Melalui akun Instagram pribadinya @eunwoo.o_c, ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada publik atas kekhawatiran dan kekecewaan yang ditimbulkan oleh pemberitaan ini.

Dalam klarifikasinya, Cha Eun Woo menjelaskan bahwa insiden ini terjadi karena dirinya melewatkan prosedur investigasi pajak saat harus mendaftar wajib militer tahun lalu, yang tidak bisa lagi ditunda.

Meski demikian, ia merasa bertanggung jawab penuh atas kesalahpahaman yang terjadi, yang juga diakuinya berasal dari kekurangan diri sendiri. Ia berjanji akan kooperatif dalam prosedur terkait pajak di masa mendatang dan akan menerima keputusan akhir dari pihak berwenang.

Skandal dugaan penghindaran pajak ini bermula dari temuan Dinas Pajak Nasional sebelum Cha Eun Woo mendaftar wamil pada Juli 2025. Dinas Pajak Nasional menduga adanya 'perusahaan fiktif' yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo sebagai jalur pendapatan.

Agensi Cha Eun Woo, Fantagio, juga telah mengajukan banding, namun menekankan bahwa belum ada keputusan akhir mengenai apakah perusahaan tersebut dikenakan pajak yang sebenarnya.