5 Bukti Agnez Mo Membanggakan Budaya Indonesia di Kancah Internasional

26 November 2019 15:43 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penyanyi Agnez Mo saat hadir di konferensi pers konser Sikat Habis di SCBD Sudirman, Jakarta. Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi Agnez Mo saat hadir di konferensi pers konser Sikat Habis di SCBD Sudirman, Jakarta. Foto: Ronny
ADVERTISEMENT
Baru-baru ini, Agnez Mo memberikan pengakuan bahwa dirinya tak punya darah Indonesia. Pernyataannya itu diungkapkan olehnya saat melakukan wawancara dengan media AS Build Series by Yahoo beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
"Sebenarnya, aku enggak punya darah Indonesia atau apapun itu. Aku (berdarah) Jerman, Jepang, China, dan aku hanya lahir di Indonesia," ucapnya dalam video yang diunggah ke YouTube pada 22 November lalu itu.
Agnez Mo. Foto: AFP/CHRIS DELMAS
Kalimat tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi dari netizen di media sosial. Ada yang pro, ada yang kontra. Karena namanya heboh diperbincangkan, pelantun 'Tak Ada Logika' itu memberikan klarifikasi melalui sebuah postingan di Instagramnya.
Postingan tersebut menampilkan cuplikan video dirinya sedang diwawacarai Build Series. Pada keterangan video, Agnez menuliskan klarifikasinya terhadap pernyataan dirinya yang tak punya darah Indonesia.
"Aku tumbuh dalam keberagaman budaya. Inklusivitas budaya adalah apa yang aku perjuangkan. Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Senang ketika aku bisa dapat berbagi sesuatu tentangku dan negaraku," tulisnya, Selasa (26/11).
ADVERTISEMENT
Ya, Agnez memang kerap memperlihatkan budaya Indonesia di media sosialnya hingga video klipnya. Berikut beberapa momennya membawa nama Indonesia ke kancah internasional.
Agnez Monica di video klip 'Coke Bottle'. Dok: YouTube/AGNEZ MO
Agnez Mo membuat heboh masyarakat Indonesia saat dia meluncurkan video klip lagu 'Coke Bottle' pada tahun 2014. Lewat video klip tersebut, Agnez membuktikan bahwa dirinya sudah berhasil go international. Dia juga berkolaborasi dengan musisi AS kenamaan, yakni Timbaland dan T.I.
Di salah satu adegan, Agnez terlihat mengenakan busana daerah dari Indonesia, yakni baju dodotan atau baju dodot khas Jawa. Dia mengemukakan hal ini lewat sebuah postingan di Instagram.
"Aku selalu mencoba untuk mememasukkan budayaku ke setiap penampilanku. Ini dimulai saat aku memakai baju dodot di video musik 'Coke Bottle' dengan T.I dan Timbaland," jelasnya.
ADVERTISEMENT
"Karena kami punya banyak sekali penampilan dan tradisi, kami tak punya pilihan untuk memeluk perbedaan-perbedaan itu. Bhinneka Tunggal Ika (yang artinya bersatu dalam perbedaan)," sambung Agnez.
Dia juga menjelaskan bahwa foto yang dia unggah menampilkan dua wanita sedang mengenakan baju tradisional Bali.
Agnez Mo di video klip 'As Long As I Get Paid'. Dok: YouTube/AGNEZ MO
Agnez Mo terlihat mengenakan dua jenis gaun batik di video klip internasionalnya yang ke-2, 'As Long As I Get Paid'. Salah satunya, memperlihatkan Agnez menggunakan mahkota besar warna emas, strapless jumpsuit berwarna hitam keemasan, ditutup dengan jubah panjang nan megah bermotif batik.
Gaun tersebut ternyata rancangan desainer ternama Tanah Air, Anne Avantie. Hal ini diketahui dari unggahan Anne di akun Instagramnya pada September 2017. Dia menuliskan bahwa Agnez Mo menghubunginya di pagi buta untuk membuat gaun tersebut.
Agnez Mo di video klip 'As Long As I Get Paid'. Dok: YouTube/AGNEZ MO
ADVERTISEMENT
Awal September lalu, Agnez meluncurkan single berjudul 'Diamonds' yang berkolaborasi dengan French Montana. Agnez pun memberikan informasi terkait lagu tersebut melalui akun Instagram-nya.
Pada foto yang dia unggah, Agnez terlihat mengenakan busana dan aksesoris dari Papua. Dia juga menuliskan 'We are Indonesians' di awal kalimat.
"Berlian adalah simbol kelangkaan dan keindahan. Kemurnian dan kepolosan. Namun, mewakili kekuatan dalam karakter dan etika. Loyalitas satu sama lain," tulisnya.
"Berlian. Keindahan dalam diri kita masing-masing. Kekuatan dalam keberagaman. Bhinneka tunggal ika. Bersatu dalam perbedaan," sambung pelantun 'Tak Ada Logika' itu.
Penampilan model rambut terbaru Agnez Mo. Foto: dok. @agnezmo/ Instagram
Sebagai figur publik, Agnez tentu tak segan untuk mengubah penampilannya. Beberapa waktu lalu, dia sempat tampil dengan rambut dikepang penuh.
ADVERTISEMENT
Penampilan baru Agnez tersebut malah mendulang komentar negatif dari netizen Indonesia. Alasannya, Agnez dianggap berusaha keras untuk bergaya bak kaum Afrika-Amerika sejak tinggal di AS dengan mengepang rambutnya.
Agnez pun memberi klarifikasi melalui media sosialnya. Dia bilang, kepangan rambutnya terinspirasi dari anyam rambut yang kerap dilakukan masyarakat Papua.
"Masyarakat Papua menyebut mengepang rambut sebagai 'tenun rambut' atau 'anyam rambut' dalam Bahasa Indonesia. Wanita Papua umumnya mengepang rambut mereka untuk kemudahan bekerja. Sekarang, ada banyak cara dan berbagai alasan untuk mengepang rambut. Tradisi ini sangat populer di Papua, sehingga berubah menjadi kompetisi tahunan di Jayapura, provinsi Indonesia dari ibu kota Papua," jelas Agnez.
"Bukankah menakjubkan betapa beraneka ragamnya kita sebagai manusia? Inilah yang diajarkan budayaku kepadaku. Bersatu dalam perbedaan," lanjutnya lengkap dengan tagar 'Bhinneka Tunggal Ika'.
ADVERTISEMENT
Hampir dalam setiap postingan Agnez di Intsgaram, di selalu menyertakan tagar 'Agnez Mo'. Selain itu, Agnez juga kerap menuliskan kata 'represents' yang artinya 'mewakili'.
Maksud Agnez, dia mewakili Indonesia sebagai seorang penyanyi. Salah satu contohnya, saat Agnez berfoto dengan bendera merah putih.
Apa komentarmu saat melihat Agnez Mo membanggakan budaya Indonesia seperti ini? Berikan pendapatmu di kolom komentar, ya!