Kumparan Logo

5 Hal Tak Terlupakan di LaLaLa Fest 2018

kumparanHITSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Oh Wonder di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Oh Wonder di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Festival musik LaLaLa Fest 2018 telah selesai digelar di Orchid Forest Lembang, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/3). Tentu, ada kesan yang dirasakan usai melihat langsung pertunjukan musik.

LaLaLa Fest 2018 juga meninggalkan kesan yang mungkin tidak terlupakan bagi para penonton yang datang ke festival musik tersebut. Kesan itu tak hanya dari segi penampil, tetapi bisa juga berdasarkan lokasi.

kumparan (kumparan.com) telah merangkum lima hal tidak terlupakan di LalaLa Fest 2018.

1. Lokasi yang berada di area perbukitan

Suasana LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)

Festival musik LaLaLa Fest 2018 mengambil tempat di area perbukitan Orchid Forest Lembang, Bandung. Terdapat dua panggung yang diberi nama Navajo Stage dan Ombre Stage di festival musik ini yang berjarak cukup jauh. Ombre Stage berada di dekat pintu masuk, sedangkan Navajo Stage berada 500 meter dari pintu masuk dan lebih dekat ke pintu keluar.

Dari satu panggung ke panggung yang lainnya, para penonton yang hadir harus berjalan di sebuah jalan setapak. Jalurnya cukup curam karena berada di area perbukitan.

Suasana LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)

Ketika hujan mulai mengguyur lokasi festival saat penampilan Blackbear di Navajo Stage, tak sedikit orang-orang dari Ombre Stage yang tergelincir terburu-buru berlari untuk menonton penampilan rapper asal California, Lo Angeles, Amerika Serikat itu. Sebab, saat itu jalur begitu licin.

Area perbukitan Orchid Forest Lembang begitu sejuk. Sehingga, berjalan naik-turun dari satu panggung ke panggung di festival ini bisa dijadikan sebagai salah satu metode menghangatkan diri dan mencari keringat saat tubuh mulai kedinginan.

2. Camping site yang dijadikan spot berfoto oleh pengunjung

Berfoto di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Berfoto di LaLaLa Fest 2018. (Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan)

Selain penampilan menarik dari artis-artis internasional dan lokal yang hebat, LaLaLa Fest 2018 juga menawarkan suasana hutan pinus yang asri dan indah.

Para penonton akan rugi besar jika tidak datang ke LaLaLa Fest 2018 sejak siang hari. Sebab, sudah disediakan beberapa camping site yang tak hanya bisa dijadikan tempat untuk menonton konser, namun juga spot berfoto yang apik di siang hari.

Semua camping site tidak diberi dekorasi berlebih. Pihak penyelenggara hanya menyediakan sekitar 15 kursi busa warna-warni di bawah pohon pinus yang tinggi dan besar. Hanya ada satu camping site dekat Ombre Stage yang diberi dekorasi lampu bulat berwarna putih dan sangat laku digunakan sebagai spot foto oleh para pengunjung.

3. Serangga ketika penampilan RKCB dan Wafia

RKCB di Lalala fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
RKCB di Lalala fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Ombre Stage adalah satu dari dua panggung LaLaLa Fest 2018 yang bertempat di sebuah area kecil dan padat pinus. Serangga sempat menempel di tubuh dua penampil di panggung tersebut, RKCB dan Wafia.

Penampilan RKCB awalnya berjalan mulus. Namun, di tengah penampilan, sang vokalis Casey Barth mulai terlihat risih. Barth mengatakan pada penonton bahwa dirinya terus menerus diganggu oleh serangga selama bernyanyi.

“Ada serangga di kemejaku! Baiklah, ini adalah tiga lagu terakhir kami malam ini,” ungkapnya sebelum melantunkan single ‘Surreal’ dan ‘Baptized’. Meski mendapat gangguan karena serangga, RKCB merasa senang karena bisa tampil di LaLaLa Fest 2018.

Wafia di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Wafia di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Sementara, Wafia yang tampil tepat sesudah RKCB mulai merasa terganggu oleh serangga setelah selesai membawakan dua single, ‘83 Days’ dan ‘Let Me Love. Karena disambut dengan meriah oleh para pengemarnya di Indonesia, Wafia tidak merasa keberatan tampil dengan dikerubungi banyak serangga.

“Banyak sekali serangga di sini, tapi aku senang karena kalian ada di sana," kata Wafia.

4. Rapper blackbear tampil mengenakan batik

Blackbear di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Blackbear di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Pada awal penampilannya, Blackbear mengenakan jaket hitam. Namun, ia melepas jaketnya ketika menyanyikan lagu 'I Miss The Old You'.

Saat itu, terlihat Blackbear menggunakan batik berwarna merah. Di atas panggung, ia sempat mengungkapkan rasa cintanya pada Indonesia. Bahkan, ia mengaku tidak mau pulang karena sudah terlanjur suka dengan udara, keramahan penduduk, dan keasrian negara penyelenggara LaLaLa Fest 2018 tersebut.

“Aku mencintai negara ini! Aku tidak mau pulang ke negara asalku,” ungkapnya sebelum menyanyikan single ‘down 4 u’.

5. Oh Wonder yang fasih berbahasa Indonesia

Oh Wonder di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Oh Wonder di Lalala Fest 2018 (Foto: Garin Gustavian/kumparan)

Tampil tepat sebelum DJ Blonde menutup gelaran LaLaLa Fest 2018 di Navajo Stage, Oh Wonder mengundang banyak decak kagum dan tepuk tangan dari penonton.

Pasalnya, sang vokalis wanita yang merangkap sebagai pemain keyboard, Josephine Vander Gucht sangat fasih memperkenalkan dirinya dan rekannya, Anthony West dengan bahasa Indonesia.

“LaLaLa Fest apa kabar? Aku Josephine dan dia Anthony. Kami senang bisa ada di sini! We love you all,” kata Gucht.

Gucht pun membocorkan bahwa dirunya dan West sebenarnya sudah lama diberitahu oleh seorang kerabat tentang indah dan ramahnya Indonesia. Ketika tampil di LaLaLa Fest 2018 akhirnya ia membuktikan sendiri hal tersebut.