5 Novel Asma Nadia yang Difilmkan

17 Mei 2018 13:21
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Film-film yang diangkat dari buku Asma Nadia (Foto: IMDb)
zoom-in-whitePerbesar
Film-film yang diangkat dari buku Asma Nadia (Foto: IMDb)
ADVERTISEMENT
Banyak karya-karya film yang dibuat berdasarkan kesuksesan dari sebuah novel atau buku. Sebut saja, film 'Assalamualaikum Beijing' yang terinsipirasi dari novel dengan judul yang sama karangan Asma Nadia.
ADVERTISEMENT
Mengenai Asma Nadia, bukan kali pertama novel karangannya tersebut diaktualisasikan dalam bentuk film. kumparan telah merangkum lima novel karya perempuan berhijab tersebut yang diadaptasi menjadi sebuah film.
1. 'Emak Ingin Naik Haji'
Novel berjudul 'Emak Ingin Naik Haji' diterbitkan pada tahun 2009. Genre novel yang terkandung di novel tersebut masih terkait dengan kehidupan agama. Novel ini sangat laku di pasaran sehingga akhirnya diangkat menjadi sebuah film.
Film ini bercerita tentang tokoh Emak, seorang wanita lanjut usia yang sabar, tulus, penuh kebaikan hati, dan ingin menunaikan ibadah haji. Sayangnya, Emak tidak memiliki biaya untuk mewujudkan keinginannya.
Kehidupan Emak sehari-hari hanya bergantung pada hasil jualan kue. Walaupun Emak tahu pergi haji adalah salah satu hal yang sulit diraih, Emak tidak putus asa. Dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank.
ADVERTISEMENT
Film ini dirilis pada tahun 2009 dan dibintangi oleh Reza Rahadian, Aty Cancer Zein, hingga Almarhum Didi Petet.
2. 'Rumah Tanpa Jendela'
Film 'Rumah Tanpa Jendela' juga merupakan sebuah karya yang diadaptasi pada novel berjudul sama yang diterbitkan pada tahun 2011.
Novel ini bercerita tentang anak perempuan bernama Rara yang tinggal di perkampungan kumuh tempat para pemulung. Rumah-rumah tersebut tidak memiliki jendela. Rara ingin sekali mempunyai rumah yang memiliki jendela. Ia kemudian bertemu serta berteman dengan anak laki-laki bernama Aldo yang hidupnya mewah. Rara takjub dengan rumah mewah yang ditinggali Aldo.
Novel tersebut kemudian difilmkan pada tahun 2011 dan disutradarai oleh Aditya Gumay. Emir Mahira, Raffi Ahmad, Yuni Shara, hingga Indra Bekti adalah selebriti yang bermain dalam film ini.
ADVERTISEMENT
'Rumah Tanpa Jendela' juga memberikan kesempatan kepada Emir Mahira untuk menjadi 'Pemeran Utama Pria Terbaik' di ajang Festival Film Indonesia pada tahun 2011.
3. 'Assalamualaikum Beijing'
'Assalamualaikum Beijing' juga merupakan sebuah novel karya Asma Nadia yang diterbitkan pada tahun 2013.
Novel ini bercerita tentang seorang wanita bernama Asmara yang telah menjalin dengan pria bernama Dewa. Mereka berencana untuk menikah. Tetapi, rencana tersebut harus kandas karena ada wanita lain bernama Anita yang menggoda pria tersebut.
Untuk mengobati rasa sakit hatinya, Asmara kemudian mencari ketenangan dengan pergi ke Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Di sana ia bertemu dengan Zhongwen. Pertemuan tersebut lantas membuat Zhongwen jatuh cinta kepada Asmara hingga menjadi seorang mualaf. Namun, jalinan kasih antara Asmara dan Zhongwen tidaklah berakhir mulus. Asmara mengidap penyakit yang susah untuk disembuhkan.
ADVERTISEMENT
Novel tersebut kemudian difilmkan pada tahun 2014. Disutradarai oleh Guntur Soeharjanto dan dibintangi oleh Revalina S. Temat, Laudya Cynthia Bella, Morgan Oey hingga Ibnu Jamil, film ini sukses ditonton oleh 560.465 penonton di bioskop.
4. 'Surga yang Tak Dirindukan'
Setelah beberapa karyanya difilmkan, perempuan berusia 46 tahun tersebut kembali membuat novel yang kemudian difilmkan dengan judul 'Surga yang Tak Dirindukan'.
Novel tersebut bercerita tentang kehidupan keluarga kecil yang sangat romantis. Isu perselingkuhan tidak mampu menggoyahkan bahtera rumah tangga. Namun pada suatu ketika, ada wanita yang yang ingin bunuh diri saat akan melangsungkan pernikahan karena ditipu oleh calon suaminya. Pria tersebut mencoba menolongnya hingga akhirnya wanita yang ingin bunuh diri mencintai pria tersebut. Pria tersebut akhirnya melakukan poligami tanpa meminta izin dari istrinya.
ADVERTISEMENT
Ternyata, kejadian tersebut pernah menimpa ayah dari istrinya yang juga melakukan poligami tetapi dirahasiakan oleh ibu mertuanya. Hingga akhirnya, istrinya mengetahui bahwa suaminya telah berpoligami. Bahtera rumah tangga yang ideal kemudian runtuh seketika.
Novel tersebut kemudian difilmkan pada 2015. Film ini dibintangi oleh Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah, Reza Rahadian, hingga Zaskia Adya Mecca. Beberapa penghargaan berhasil diraih oleh film tersebut, seperti Festival Film Bandung 2015, i-Cinema Awards 2015, Indonesia Box Office Movie Awards 2016, dan hingga Piala Antemas 2016.
Film ini juga ditonton oleh 1,5 juta orang di bioskop. Sementara, sekuelnya ditonton lebih dari 1,6 orang di bioskop.
5. 'Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea'
Novel Asma Nadia berikutnya yang difilmkan ialah 'Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea'. Novel ini diterbitkan pada tahun 2015.
ADVERTISEMENT
Novel ini berkisah tentang seorang penulis internasional bernama Rania yang sejak kecil selalu diceritakan tentang kisah-kisah Ibnu Batuta dari ayahnya. Ibnu Batuta sendiri merupakan seorang muslim yang sangat rajin untuk melakukan rihlah ke berbagai negara.
Rania kemudian terinspirasi dari pengembara muslim tersebut untuk melakukan perjalanan keliling dunia. Pada saat berada di Korea, Rania menghadapi dilema karena ia mendapatkan lamaran dari pria yang sudah lama dikenalnya.
Tetapi, di sisi lain, Rania mulai jatuh cinta pada pria Korea yang menjadi tour guide-nya, yakni Hyeun Geun. Dihadapkan pada dua pilihan tersebut, akhirnya Rania memilih Hyeun Geun sebagai pelabuhan cintanya.
Novel tersebut kemudian difilmkan pada tahun 2016. Bunga Citra Lestari, Giring Ganesha, Morgan Oey, dan Ringgo Agus Rahman adalah artis-artis yang bermain dalam film itu..
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020