Kumparan Logo

5 Tahun Vakum, Avril Lavigne Luncurkan Single Baru pada 19 September

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Avril Lavigne (Foto: AFP/MARK RALSTON)
zoom-in-whitePerbesar
Avril Lavigne (Foto: AFP/MARK RALSTON)

Setelah 5 tahun absen dari dunia musik, Avril Lavigne kembali dengan kabar baik. Dia akan meluncurkan single barunya yang berjudul 'Head Above Water' pada 19 September mendatang.

Tak hanya itu, Avril juga mengungkap alasannya vakum dari dunia yang membesarkan namanya. Pelantun 'Complicated' ini mengatakan bahwa dirinya absen untuk berjuang melawan penyakit Lyme Disease, sebuah infeksi bakteri yang ditularkan lewat gigitan kutu binatang.

Baru-baru ini, Avril curhat lewat sebuah surat yang dia unggah ke website-nya. Penyanyi berumur 33 tahun ini menuliskan bahwa dia sudah tidak sabar untuk kembali ke industri musik. Dia juga bercerita soal perjuangannya melawan Lyme Disease.

"Lima tahun telah berlalu sejak aku merilis album terakhirku. Aku menghabiskan beberapa tahun terakhir di rumah untuk melawan Lyme Disease. Kala itu adalah tahun-tahun terburukku, apalagi aku juga melewati pertempuran fisik dan emosional. Tapi, aku mampu mengubah pertarungan itu menjadi sebuah musik yang aku banggakan," tulisnya.

Mantan istri Deryck Whibley 'Sum 41' ini menuturkan, dia menulis lagu-lagu untuk album barunya di tempat tidur dan sofa rumahnya. Dia juga melakukan rekaman di dua tempat itu.

"Kata-kata dan lirik yang sangat sesuai dengan pengalamanku mengalir keluar dengan mudah. Dengan menjaga semangat, mempunyai tujuan untuk hidup dan meraihnya, musikku membantu menyembuhkanku dan membuatku tetap hidup," ucapnya.

Avril Lavigne pun menyampaikan terima kasihnya pada para penggemar yang mau menunggunya dengan sabar. Menurutnya, sembuh dari Lyme Disease bak pertempuran seumur hidup. Hal itulah yang membuatnya yakin untuk menjadikan lagu 'Head Above Water' sebagai single pertamanya dalam lima tahun terakhir ini.

Avril Lavigne  (Foto: AFP/TIZIANA FABI)
zoom-in-whitePerbesar
Avril Lavigne (Foto: AFP/TIZIANA FABI)

'Head Above Water' adalah lagu pertama yang Avril tulis dari atas tempat tidurnya. Saat itu, Avril tengah mengalami sebuah momen paling mengerikan dalam hidupnya. Bahkan, Avril menuliskan bahwa dia telah 'menerima' kematian karena dia merasa tubuhnya mati dengan perlahan.

"Aku merasa seperti tenggelam. Seperti, tenggelam dan yang aku perlukan hanyalah mencari udara. Aku merasa seperti berada di sungai dan ditarik oleh arus, tanpa bisa bernapas. Aku berdoa kepada Tuhan agar Dia menjaga kepalaku untuk terus berada di atas air, untuk membantuku melihat saat cuaca sedang buruk. Aku semakin dekat dengan-Nya," jelasnya.

Tak hanya pada Tuhan, wanita yang pernah menikah dengan Chad Kroeger 'Nickelback' ini juga jadi dekat dengan ibunya. "Dalam pelukannya, aku menulis lagu pertama yang menceritakan tentang kisahku. Aku kemudian bertemu dengan jiwa yang indah, Travis Clark (vokalis We the Kings). Kami duduk di depan piano dan menyelesaikan lagu tersebut. Lalu, aku membawanya pada si jenius Stephan Moccio dan mencintai apa yang dia lakukan pada musikku," terangnya.

Avril Lavigne (Foto: AFP/KAZUHIRO NOGI)
zoom-in-whitePerbesar
Avril Lavigne (Foto: AFP/KAZUHIRO NOGI)

Avril pun menuturkan kenapa dia mau terbuka soal penyakitnya. Padahal, dia tidak ingin mengingatnya. Menurutnya, orang-orang harus sadar akan bahaya dari Lyme Disease.

"Satu gigitan serangga bisa membuatmu kesulitan. Orang-orang tidak sadar bahwa Lyme harus segera diobati. Seringkali jika mereka sadar, mereka tidak diobati hanya karena mereka tidak bisa mendapatkan diagnosis Lyme! Dan bahkan, ketika mereka mendapatkan diagnosis, seringkali mereka tidak mampu membayar biaya perawatannya," katanya.

Di akhir surat, Avril menyatakan bahwa hidupnya hanya untuk bermusik. Dia akan melakukan apa saja untuk kembali memainkan gitarnya, berlarian di atas panggung, dan bertemu dengan penggemarnya di seluruh dunia. Selain itu, Avril juga berharap suratnya mampu memberikan inspirasi bagi banyak orang.

"Aku akan melakukan semua yang aku bisa untuk naik ke panggung, bepergian, bernyanyi untuk kalian, untuk bekerja lagi. Tetapi, aku harus selalu mendengarkan tubuhku dan menjaga kesehatannya. Aku menulis dan merekam album ini, bagiku ini adalah sebuah momen kemenangan, sebuah pencapaian besar. Aku sangat bangga dan berterima kasih kepada semua orang yang menungguku dengan sabar, penuh cinta, dan mendukung proses ini," tutupnya.

Avril Lavigne merilis album debutnya yang berjudul 'Let Go' pada 2002. Setelahnya, dia meluncurkan album 'Under My Skin' (2004), 'The Best Damn Thing' (2007), dan 'Goodbye Lullaby' (2011). Album self-titled-nya sekaligus terakhirnya, rilis tahun 2013.