Kumparan Logo

7500 Anak Disabilitas Nonton Bareng Film Istimewa di Hari Pertama Tayang

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Film Istimewa. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Film Istimewa. Foto: Istimewa

Sekitar 7.500 anak penyandang disabilitas dari berbagai komunitas di Indonesia ikut menonton film Istimewa di hari pertama penayangannya, Kamis (17/9). Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut pemutaran perdana film drama keluarga produksi Kairos Pictures itu di bioskop Indonesia.

Produser Istimewa, Abdullah Mansuri atau yang akrab disapa Ayah Mansuri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk merayakan film bersama komunitas penyandang disabilitas yang kisahnya turut menjadi inspirasi dalam cerita.

“Film Istimewa adalah film kita semua. Hari ini, sekitar 7.500 anak istimewa dari berbagai komunitas di seluruh provinsi Indonesia nonton bareng untuk merayakan penayangannya. Kami ingin kebahagiaan atas hadirnya film ini bisa dirasakan bersama oleh teman-teman istimewa,” ujar Abdullah Mansuri.

Film Istimewa. Foto: Istimewa

Disutradarai Ruben Adrian, Istimewa terinspirasi dari berbagai kisah nyata penyandang disabilitas. Ceritanya berfokus pada keluarga, kehilangan, dan penerimaan, dengan menghadirkan sejumlah talenta penyandang disabilitas sebagai pemeran utama.

Film tersebut berkisah tentang Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul yang tinggal di Rumah Istimewa bersama Pak Mahendra, sosok yang mereka panggil Ayah.

Kehidupan mereka berubah ketika Ayah tiba-tiba tak lagi bersama mereka. Kelimanya kemudian memutuskan untuk mencari keberadaan Ayah dan harus menghadapi berbagai pengalaman baru di luar rumah.

Bagi mereka, Ayah bukan sekadar sosok yang tinggal bersama, tetapi seseorang yang membuat mereka merasa dicintai dan diterima apa adanya. Ikatan tersebut menjadi bagian penting dalam cerita Istimewa.

Di tengah penayangan film tersebut, Abdullah Mansuri juga menyampaikan rencana untuk membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi di Indonesia apabila Istimewa berhasil mencapai satu juta penonton.

Film Istimewa. Foto: Istimewa

Rumah singgah tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

Istimewa dibintangi Mathias Muchus sebagai Pak Mahendra, bersama Yanni Melwani, Zulfadli Aldiansyah, Bambang Ceper, Rein, Niatus Sholihah, Salsabila Bella, Maxime Mustofa, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Komo Ricky, dan sejumlah pemain lainnya.

Film Istimewa mulai tayang di bioskop Indonesia pada 17 September 2026.