kumparan
6 Apr 2019 9:14 WIB

Adera dan Ebiet G. Ade Berencana Garap Album Kolaborasi

Penampilan Ebiet G. Ade​ di TIM Foto: Dok. Yose Riandi
Musisi Ebiet G. Ade menggarap ulang lagu 'Untuk Kita Renungkan' pada 2019. Tak sendiri, kali ini ia mempercayakan anaknya, Adera, untuk mengaransemen ulang lagu tersebut.
ADVERTISEMENT
Ketika menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Wijaya Raya, Jakarta Selatan, Jumat (5/4), Indrawati Widjaja, produser Musica Studio's mengungkapkan bahwa single 'Untuk Kita Renungkan' hanya langkah awal dari kolaborasi Ebiet dan Adera.
"Bisa ada lagu baru nanti. Ya, kemungkinan kan ada saja. Keinginan dari kami, Musica Studio's, kolaborasi ini dibuat satu album, sih," ungkap perempuan yang akrab disapa Bu Acin tersebut.
Ebiet G. Ade rilis ulang lagu 'Untuk Kita Renungkan' berkolaborasi dengan Adera, Jum'at (5/4). Foto: Alexander Vito/kumparan
Rupanya, Ebiet dan Adera pun baru tahu bahwa pihak Musica Studio's menggagas rencana terkait pembuatan album kolaborasi mereka. Lantas, bagaimana tanggapan Adera yang selama ini diketahui berkarier tanpa sokongan nama besar sang ayah?
"Saya baru dengar, nih, Ibu Acin mau buat album. Ya, saya excited sekali dan penasaran, kira-kira lagu apa, nih, yang akan dibawakan. Ini jadi pelajaran dan pengalaman yang sangat baru, ya, buat saya," tutur Adera.
ADVERTISEMENT
Ebiet G. Ade menyambut positif niatan Musica Studios tersebut. Ia mengaku bersedia untuk berkolaborasi dan menyanyikan berbagai lagu hit Adera.
"Ya, kalau saya bisa, akan saya coba. Lagu Adera yang hits kan mudah juga, ya, masih pop. Saya juga bisa menafsirkan," ujarnya sebelum menyanyikan bagian chorus dari lagu 'Lebih Indah' karya sang anak.
Penampilan Adera pada konser Harmonia Titik Balik di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (14/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ebiet dan Adera tidak menutup diri apabila nanti akan membuat berbagai karya di luar lagu bersama-sama. Yang jelas, apa pun itu, mereka berniat merencanakan dan menggarapnya matang-matang.
"Saya belum terpikir apa-apa, sih. Rekaman ini juga sampai rilisnya belum sebulan. Tapi, kalau memungkinkan, kami akan melebar ke cabang lain, mungkin buat konten YouTube," kata Adera.
"Zaman kan sudah berubah. Kalau kita enggak bisa ikuti, nanti kita enggak akan maju juga," timpal Ebiet G. Ade.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan