Adhisty Zara Ogah Beli Masker dengan Harga yang Mahal

Imbas dari virus corona yang mulai masuk ke Indonesia, membuat permintaan masyarakat terhadap masker meningkat. Akibatnya, harga masker melambung tinggi. Bahkan, satu boks masker ada yang mencapai ratusan ribu rupiah.
Aktris muda Adhisty Zara angkat bicara mengenai fenomena tersebut. Pemain film Dilan 1991 ini mengaku tak mau membeli masker dengan harga yang mahal.
“Kalau aku, enggak akan beli (masker) yang harga segitu. Karena menurut aku, memang uang segalanya, ya? Aku bingung sih, orang yang ngejual itu, belinya berapa atau mungkin harga dari sana naik,” ucap Adhisty Zara saat ditemui di kawasan Duren Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).
Cewek berumur 16 tahun ini menyadari, bahwa kini, masyarakat mulai sulit mencari barang-barang yang berguna untuk mencegah penyebaran virus corona.
“Aku tahu cari masker susah banget, hand sanitizer susah banget, kayak semua orang begitu tahu ada berita virus corona sampai Indonesia, semua siap-siap, siaga, berbondong-bondong,” jelas Adhisty Zara.
“Bahkan, sudah ada yang nyetok beras dan mi di rumah. Mungkin kita enggak se-gercep mereka, jadi kita ketinggalan cari masker,” sambungnya.
Mantan personel JKT48 ini kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga diri. Dia juga mengingatkan bahwa masih ada masker yang dijual dengan harga yang wajar.
“Terserah kalian mau beli yang mana, aku cuma ingetin, jaga diri kalian, jaga kesehatan, jaga kebersihan,” jelas Zara.
Meski Zara khawatir dengan merebaknya virus corona, dia tetap profesional dalam bekerja. Dia dan pemeran lainnya tetap menjalani promo film Mariposa.
“Kita takut, sih, takut, tapi kita ada kewajiban buat kerja, sekolah. Kalau kita, sih, sejauh ini promo tetap berusaha menjaga kesehatan masing-masing, jaga kebersihan, cuci tangan, pakai masker ke mana-mana, cuma sekarang cari masker susah,” pungkas Adhisty Zara.
