Adik Ipar soal Biaya RS Indra Bekti Tak Di-cover Asuransi: Baru Gabung 6 Bulan
ยทwaktu baca 3 menit

Indra Bekti masih menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo Jakarta sejak 28 Desember 2022 akibat pendarahan otak. Usai menjalani dua kali operasi, kini kondisi Bekti mulai berangsur-angsur membaik.
Selama Bekti menjalani perawatan, biaya pengobatan yang dikeluarkan oleh keluarga tidaklah sedikit. Adik Bekti, Cipta, mengungkapkan bahwa biaya pengobatan telah mencapai angka lebih dari Rp 600 juta.
"Kalau sampai angka pastinya, saya sendiri belum ada kesempatan untuk bertanya, nih, ke bagian administrasinya. Karena, kan, angka ini akan terus bertambah, ya, sesuai dengan obat apa yang dipakai lagi segala macam," ungkap Cipta, belum lama ini.
Alhasil banyak pihak yang bertanya-tanya apakah Bekti tidak memiliki asuransi kesehatan ataupun BPJS yang bisa meng-cover biaya pengobatannya selama di RS. Hal ini mencuat usai istri Bekti, Aldila Jelita, melakukan galang dana demi bisa meringankan biaya pengobatan sang suami.
Mengenai ini, adik ipar Aldila Jelita, Ricky Komo, akhirnya mencoba menjelaskan mengapa pengobatan Indra Bekti tak bisa di-cover asuransi.
"Untuk asuransi, Kak Bekti baru join sekitar 6 bulan atau 7 bulan, itu kalau gue enggak salah, ya. Penyakitnya sakit kritis dan sakit kritis ada masa tunggu satu tahun baru bisa di-cover asuransi dan dia baru gabung beberapa bulan," jelas Ricky seperti dikutip dari video yang diunggahnya di Instagram.
Ricky juga menegaskan bahwa penggalangan dana untuk Indra Bekti awalnya dicetuskan oleh rekan-rekan artis sejak hari pertama Bekti masuk rumah sakit. Awalnya keluarga pun menolak.
Namun, biaya pengobatan yang semakin besar, bahkan hingga mencapai Rp 1 miliar pada 3 Januari lalu, membuat keluarga akhirnya menerima uluran tangan orang-orang yang berbaik hati untuk Bekti.
"Untuk aset juga sudah dipikirin oleh keluarga. Makanya soal penggalangan dana ini awalnya dari rekan artis, makanya dikasih tahu sama Dila, 'Ya, sudah, monggo, silakan open donasi,' kepada teman-teman yang ingin berbuat baik kepada Kak Bekti," ujarnya.
"Untuk pindah rumah sakit juga enggak segampang itu. Harus cari dulu rumah sakitnya, rumah sakitnya sanggup atau enggak, bagaimana nantinya perpindahan dari rumah sakit ini ke satunya, karena kepalanya yang sakit, jadi harus banyak banget pertimbangannya," pungkasnya.
Sementara itu, di kesempatan berbeda, Cipta juga pernah mengabarkan bahwa asuransi yang diajukan oleh keluarga ditolak oleh pihak asuransi. Hanya saja Cipta tak mengetahui apa alasan penolakan tersebut.
"Enggak dijelasin (alasannya), cuma dikasih tahu gitu doang (ditolak). Ya, kalau (jumlah) itu saya juga enggak tahu, ya, asuransinya ada berapa, cuma saya dikasih tahunya kemarin seperti ini, tapi di-decline, ini lagi diusahakan yang lain," ucap Cipta.
Cipta juga memastikan keluarga akan terus berupaya yang terbaik untuk kesembuhan Indra Bekti.
